
<p style="text-align: left;">Hari-hari ini kita menghadapi musibah wabah pandemi corona yang merata hampir di seluruh dunia. Namun, sedahsyat apapun wabah ini terjadi seorang muslim tidak seharusnya berputus asa dari pertolongan Allah Ta’ala, oleh karenanya dalam artikel kali ini kita akan membahas 10 nasihat yang akan menyuburkan iman kita di masa pandemi ini</p>

<h2><strong><span style="font-size: 21pt;">Nasihat Pertama</span></strong></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Kita harus </span><strong>meyakini </strong><span style="font-size: 12pt;">bahwa apa pun yang terjadi, maka itu semua telah ditetapkan oleh Allah <i>Subhanahu wa Ta’ala</i>.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dari ‘Abdullah ibn ‘Abbas </span><i><span style="font-weight: 400;">radhiyallahu ‘anhuma</span></i><span style="font-weight: 400;"> bahwa Nabi </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> bersabda,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">واعلم أن الأمة لو اجتمعت على أن ينفعوك بشيء لم ينفعوك إلا بشيء قد كتبه الله لك، ولو اجتمعوا على أن يضروك بشيء لم يضروك إلا بشيء قد كتبه الله عليك، رُفعت الأقلام وجفت الصحف.</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Ketahuilah bahwa jika seluruh umat bersatu untuk memberikanmu suatu manfaat, maka mereka tidak akan bisa memberikanmu manfaat kecuali sesuai apa yang telah Allah tuliskan untukmu. Dan jika mereka bersatu untuk memberikanmu suatu madharat, maka mereka tidak akan bisa memberikanmu madharat kecuali sesuai apa yang telah Allah tuliskan untukmu. Pena telah diangkat dan lembaran-lembaran telah kering.”</span></i></p>
<h2><strong><span style="font-size: 21pt;">Nasihat Kedua</span></strong></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bertakwa dan bertawakkal kepada Allah <i>Subhanahu wa Ta’ala</i> akan memudahkan kita untuk mendapatkan jalan keluar.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">وَمَن يَتَّقِ اللَّـهَ يَجعَل لَهُ مَخرَجًا * وَيَرزُقهُ مِن حَيثُ لا يَحتَسِبُ ۚ وَمَن يَتَوَكَّل عَلَى اللَّـهِ فَهُوَ حَسبُهُ</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Barangsiapa yang bertakwa kepada Allah maka Dia akan memberikan baginya jalan keluar dan memberikan baginya rezeki dari arah yang tidak disangka-disangka. Dan barangsiapa yang bertawakkal kepada Allah maka Dia adalah cukup baginya.”</span></i></p>
<h2><strong><span style="font-size: 21pt;">Nasihat Ketiga</span></strong></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Menempuh sebab untuk mencegah dan menghindari wabah corona tidaklah menafikan tawakkal kepada Allah <i>Subhanahu wa Ta’ala</i>.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Syaikhul-Islam Ibn Taimiyyah </span><i><span style="font-weight: 400;">rahimahullah</span></i><span style="font-weight: 400;"> berkata,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">الالتفات إلى الأسباب شرك في التوحيد، ومحو الأسباب أن تكون أسبابا نقص في العقل، والإعراض عن الأسباب بالكلية قدح في الشرع.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Bersandar pada sebab adalah kesyirikan dalam bertauhid, menafikan sebab adalah kecacatan dari akal, dan berpaling dari sebab seluruhnya adalah celaan terhadap syari’at.”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Di antara kesalahan lainnya dalam masalah ini adalah berkata, “Kita tidak takut kepada corona, kita hanya takut kepada Allah,” kemudian tidak menempuh sebab sama sekali untuk mencegah dan menghindari wabah corona. Ketahuilah bahwa Nabi </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> adalah yang paling takut kepada Allah, akan tetapi setiap sebelum berangkat perang beliau </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> dan para sahabatnya </span><i><span style="font-weight: 400;">radhiyallahu ‘anhum</span></i><span style="font-weight: 400;"> selalu melakukan persiapan, seperti perbekalan, senjata, dan baju perang.</span></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;"><strong>Nasihat Keempat</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Meyakini bahwa wabah ini terjadi karena dosa-dosa kita, sembari ber-<i>husnuzhan</i> kepada Allah dan kepada orang lain.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Syaikh Sulaiman ar-Ruhailiy </span><i><span style="font-weight: 400;">hafizhahullah</span></i><span style="font-weight: 400;"> berkata,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">من الأدب عند نزول البلاء أن يسيء الإنسان الظن بنفسه فيقول: لعل الله ابتلاني وابتلى الناس بسبب ذنوبي، فيتوب، ويحسن الظن بالله ويعلم أن لله في ذلك حكمة، ويحسن الظن بغيره ويقول: لعل الله أراد رفعتهم.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Di antara adab ketika turun musibah adalah hendaknya seseorang berpikir buruk tentang dirinya dengan berkata, ‘Mungkin Allah mengujiku dan orang-orang lainnya karena dosa-dosaku,’ sehingga dia pun bertaubat. Dan hendaknya dia ber-</span><i><span style="font-weight: 400;">husnuzhan</span></i><span style="font-weight: 400;"> kepada Allah dan mengetahui bahwa Allah memiliki hikmah di balik semua ini. Dan hendaknya dia ber-</span><i><span style="font-weight: 400;">husnuzhan</span></i><span style="font-weight: 400;"> kepada orang lain dengan berkata, ‘Mungkin Allah hendak mengangkat derajat mereka.’”</span></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;"><strong>Nasihat Kelima</strong></span></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;">Bersabar atas musibah yang menimpa kita, dan meyakini bahwa pasti ada hikmah dan pahala yang besar dari Allah di balik semua ini.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">وَاصبِروا ۚ إِنَّ اللَّـهَ مَعَ الصّـٰبِرينَ</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Bersabarlah. Sesungguhnya Allah bersama orang-orang yang sabar.”</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">وَلَنَبلُوَنَّكُم بِشَىءٍ مِنَ الخَوفِ وَالجوعِ وَنَقصٍ مِنَ الأَموٰلِ وَالأَنفُسِ وَالثَّمَرٰتِ ۗ وَبَشِّرِ الصّـٰبِرينَ * الَّذينَ إِذا أَصـٰبَتهُم مُصيبَةٌ قالوا إِنّا لِلَّـهِ وَإِنّا إِلَيهِ رٰجِعونَ * أُولـٰئِكَ عَلَيهِم صَلَوٰتٌ مِن رَبِّهِم وَرَحمَةٌ ۖ وَأُولـٰئِكَ هُمُ المُهتَدونَ</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Dan sungguh Kami akan berikan cobaan kepadamu, dengan sedikit ketakutan, kelaparan, kekurangan harta, jiwa, dan buah-buahan. Dan berikanlah kabar gembira kepada orang-orang yang sabar. Yaitu orang-orang yang apabila ditimpa musibah, mereka mengucapkan, ‘Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.’ Mereka itulah orang-orang yang mendapat keberkahan dan rahmat dari Rabb mereka, dan mereka itulah orang-orang yang mendapat petunjuk.”</span></i></p>
<h2><strong><span style="font-size: 21pt;">Nasihat Keenam</span></strong></h2>
<p><span style="font-size: 12pt;"><strong>Lihatlah betapa lemahnya manusia di hadapan Allah <i>Subhanahu wa Ta’ala</i>! Renungkanlah bagaimana canggihnya teknologi dan majunya ilmu pengetahuan, yang selama ini banyak disombongkan oleh orang-orang kafir dan fasiq, ternyata tidak mampu untuk menahan dan menghindari salah satu dari makhluk Allah yang sangat kecil!</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">وَلِلَّـهِ جُنودُ السَّمـٰوٰتِ وَالأَرضِ ۚ وَكانَ اللَّـهُ عَزيزًا حَكيمًا</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Dan kepunyaan Allah-lah tentara langit dan bumi. Dan Allah adalah Dzat Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.”</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">وَخُلِقَ الإِنسـٰنُ ضَعيفًا</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Dan manusia diciptakan bersifat lemah.”</span></i></p>
<h2><strong><span style="font-size: 21pt;">Nasihat Ketujuh</span></strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Kembalikan setiap perkara kepada ahlinya, yang dalam masalah ini adalah para ulama’ dan umara’. Bertanyalah kepada para ulama’ jika kita tidak tahu hukum dari sebuah permasalahan, sehingga kita tidak berkata dan berbuat tanpa dilandasi ilmu. Dengarkanlah dan patuhilah himbauan dan perintah dari pemerintah selama tidak ada kemaksiatan di dalamnya, apalagi jika himbauan dan perintah tersebut adalah untuk kemashlahatan umum di tengah wabah corona ini. Demikian pula, bertanyalah kepada para dokter tentang permasalahan wabah corona ini sehingga kita mendapatkan informasi dan ilmu yang benar, bukan informasi bohong atau hoaks.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">فَسـَٔلوا أَهلَ الذِّكرِ إِن كُنتُم لا تَعلَمونَ</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Bertanyalah kepada ahli ilmu jika kamu tidak mengetahui.”</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">وَإِذا جاءَهُم أَمرٌ مِنَ الأَمنِ أَوِ الخَوفِ أَذاعوا بِهِ ۖ وَلَو رَدّوهُ إِلَى الرَّسولِ وَإِلىٰ أُولِى الأَمرِ مِنهُم لَعَلِمَهُ الَّذينَ يَستَنبِطونَهُ مِنهُم</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Dan apabila datang kepada mereka suatu berita tentang keamanan ataupun ketakutan, mereka lalu menyiarkannya. Kalau mereka menyerahkannya kepada Rasul dan ulil-amri di antara mereka, tentulah orang-orang yang bisa menarik kesimpulan yang benar tentangnya akan dapat mengetahuinya.”</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><i><span style="font-weight: 400;">Subhanahu wa Ta’ala</span></i><span style="font-weight: 400;"> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">يـٰأَيُّهَا الَّذينَ ءامَنوا إِن جاءَكُم فاسِقٌ بِنَبَإٍ فَتَبَيَّنوا أَن تُصيبوا قَومًا بِجَهـٰلَةٍ فَتُصبِحوا عَلىٰ ما فَعَلتُم نـٰدِمينَ</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Wahai orang-orang yang beriman, jika datang kepada kalian orang fasiq membawa suatu berita, maka periksalah dengan teliti agar kalian tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum karena kejahilan kalian yang menyebabkan kalian menyesal atas perbuatan kalian tersebut.”</span></i></p>
<h2><strong><span style="font-size: 21pt;">Nasihat Kedelapan</span></strong></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Janganlah futur ketika wabah merebak dan setelah wabah berakhir nanti </span><i><span style="font-weight: 400;">bi-idznillah</span></i><span style="font-weight: 400;">. Gunakan waktu yang banyak selama periode berdiam diri di rumah ini untuk menuntut ilmu syar’iy, beramal ibadah, dan mengerjakan kewajiban kita yang lainnya. Walaupun kajian-kajian ilmu diliburkan sementara, manfaatkan media yang ada untuk tetap menuntut ilmu. Dan ke depannya jangan sia-siakan lagi kajian ilmu yang ada. Demikian pula, saat ini kita tidak bisa shalat jama’ah di masjid, sehingga membuat banyak orang sangat merindukannya, bahkan orang-orang yang selama ini tidak pernah pergi ke masjid. Oleh karena itu, ke depannya jangan sia-siakan lagi kesempatan untuk shalat jama’ah ke masjid ketika wabah corona ini sudah mereda </span><i><span style="font-weight: 400;">bi-idznillah</span></i><span style="font-weight: 400;">.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dari Abu Hurairah </span><i><span style="font-weight: 400;">radhiyallahu ‘anhu</span></i><span style="font-weight: 400;"> bahwa Nabi </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> bersabda,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">احرص على ما ينفعك، واستعن بالله، ولا تعجز.</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Bersemangatlah untuk apa-apa yang bermanfaat untukmu, mintalah pertolongan kepada Allah, dan jangan lemah.”</span></i></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;"><strong>Nasihat Kesembilan</strong></span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Tolonglah orang yang mengalami kesulitan, terutama mereka yang terdampak dengan merebaknya wabah corona ini. Bantu mereka untuk memenuhi kebutuhan mereka. Bantu para dokter dan tenaga medis dengan berdiam diri di rumah jika tidak ada hal darurat yang mengharuskan kita untuk keluar rumah. Dan bantu mereka dengan mendonasikan sebagian rezeki kita untuk membeli APD dan alat-alat kesehatan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dari Abu Hurairah </span><i><span style="font-weight: 400;">radhiyallahu ‘anhu</span></i><span style="font-weight: 400;"> bahwa Nabi </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> bersabda,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">والله في عون العبد ما كان العبد في عون أخيه.</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Allah senantiasa menolong hamba-Nya selama hamba tersebut menolong saudaranya.”</span></i></p>
<h2><span style="font-size: 21pt;"><strong>Nasihat Kesepuluh</strong></span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">Tidak boleh menimbun bahan makanan, masker, APD, dan barang-barang lainnya yang sangat dibutuhkan saat ini dengan kadar yang melebihi kebutuhan dirinya dan keluarganya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Dari Ma’mar ibn ‘Abdillah </span><i><span style="font-weight: 400;">radhiyallahu ‘anhu</span></i><span style="font-weight: 400;"> bahwa Nabi </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> bersabda,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">لا يحتكر إلا خاطئ.</span></p>
<p><i><span style="font-weight: 400;">“Tidaklah seseorang menimbun kecuali dia adalah pendosa.”</span></i></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Disadur dari buku “Tuntunan Ibadah Ramadhan di Tengah Wabah Corona” (</span><a href="https://bit.ly/TuntunanRamadhandiTengahCorona"><span style="font-weight: 400;">download di sini</span></a><span style="font-weight: 400;">)</span></p>
<p><strong>Penulis: <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/author/andylatief" data-darkreader-inline-color="">Dr. Andy Octavian Latief, M.Sc.</a></span></strong></p>
<p><strong>Artikel: <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="http://Muslim.or.id" data-darkreader-inline-color="">Muslim.or.id</a></span></strong></p>
<p><strong>Personal Web: <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="http://andylatief.net" data-darkreader-inline-color="">andylatief.net</a></span></strong></p>
 