
<p>Seperti yang kita ketahui perubahan adalah hal yang konstan. Ini  adalah kecepatan yang membuat perubahan yang efektif menjadi penting dan  merencanakan apa yang akan terjadi kemudian adalah imperatif. Lihatlah  pada dampak alat jaringan sosial seperti  Twitter dan  Facebook;  siapapun dimanapun bisa mengutarakan opini mereka terhadap siapapun,  apapun, kapanpun yang bisa bisa memberikan perubahan dengan cepat.  Fenomenal!</p>
<p>Jadi bagaimana mengelola dan mengarahkan perubahan yang efektif dalam  bisnis? Pertama pertimbangkan hal berikut ini :</p>
<ol>
<li> Seperti apa bentuk pengelolaan perubahan yang efektif yang diambol  dalam organisasi Anda? dan</li>
<li> Pengalaman apa yang diterima dan dihasilkan ?</li>
</ol>
<p>Pertimbangkan pertanyaan ini secara obyektif yang memberikan peluang  yang unik untuk meningkatkan percepatan perubahan ketika menggunakannya  dengan tepat untuk organisasi dan orang-orangnya. Tidak ada solusi yang  ‘satu ukuran untuk semua’. Perubahan yang baik membutuhkan teknik yang  teruji. Teknik ini bukan roket penelitian tapi terkadang kita butuh  mengingat hal dasar. 10 tips berikut ini membawa kita ke dasar untuk  memperbaiki perspektif, mengurangi kerusakan dan akselerasi langkah  untuk pencapaian.</p>
<p><strong>Tip 1 – Menetapkan sasaran yang jelas </strong></p>
<p>Sasaran SMART = Specific (spesifik), Measurable (terukur), Achievable  (bisa dicapai), Realistic (realistis), dengan waktu penyelesaian yang  sudah ditetapkan. Lihat pandangan yang jujur pada input yang digunakan  untuk menetapkannya. Perlakukan seperti balon; putar dan bentangkan ke  arah yang memungkinkan dengan menjaga kebutuhan organisasi sebagai pusat  di sepanjang waktu.</p>
<p><strong>Tip 2 – Menilai semua kekuatan dan kelemahan </strong></p>
<p>Manajer tahu tujuan dan pentingnya analisa SWOT. Anggap ini sebuah  bawang dan kupas bagian atas untuk mengupas lapisan demi lapisan untuk  mengekspos hasil SWOT. Jangan ada satupun yang tidak terkupas untuk  melihat apa yang tidak terlihat dan tidak diharapkan.</p>
<p><strong>Tip 3 – Rencana, Rencana, Rencana</strong></p>
<p>Seperti potongan jigsaw puzzle, sebuah rencana memiliki banyak  komponen. Tahu dimana mereka, hubungannya, tanggung jawab untuk  pengiriman, pengukuran yang sukses, dan taktik untuk hal yang tidak  terduga.  Tidak semuanya bisa diaplikasikan dengan sempurna, jadi  sediakan rencana tindakan sebagai cadangan yang tidak bisa  diimplementasikan.</p>
<p><strong>Tip 4 – ‘Walk the Talk’</strong></p>
<p>Berhati-hati dengan apa yang Anda minta. Lakukan dengan integritas  sepanjang waktu dan jangan berharap  membeli saat hanya diberikan  lip-service.  Lakukan seperti yang saya lakukan bukan lakukan seperti  yang saya katakan.</p>
<p><strong>Tip 5 – Pengetahuan adalah  Power</strong></p>
<p>Lihat dan dengarkan. Pengamatan adalah ketrampilan yang  powerful  yang memperkuat kepercayaan mengurangi keyakinan bahawa dengan berbagi  pengetahuan adalah memberikan power. Bersifat tulus dalam upayanya untuk  meningkatkan tingkat kenyamanan dan memaksimalkan pembagian  pengetahuan.</p>
<p><strong>Tip 6 – Mendengarkan dengan pemikiran terbuka </strong></p>
<p>Dengarkan apa yang tidak diucapkan. Tinggalkan  ide-ide yang  dikandung sebelumnya dan terbuka dengan pandangan orang lain. Ini  mungkin tidak segera mempengaruhi situasi tapi tidak mendukung respon  yang berbeda di masa datang.</p>
<p><strong>Tip 7 – Belajar berkata-kata</strong></p>
<p>Fleksibel dan pragmatis saat penyampaian. Mengadopsi situsasi sebelum  atau ketika mereka muncul dan berkolaborasi dengan orang lain untuk  melepaskan tekanan dan memperbaiki jalan yang dilalui.</p>
<p><strong>Tip 8 – Tetap pada jalur </strong></p>
<p>Saat meninjau progres cek arah serta tujuan. Jika tujuannya telah  bergeser atau aktivitas keluar dari jalur, jangan ragu membuat  penyesuaian yang dibutuhkan dengan cepat untuk mengurangi kemungkinan  terbuang sia-sia.</p>
<p><strong>Tip 9 – Membuat keputusan sulit </strong></p>
<p>Tidak semua keputusan mudah dibuat. Terkadang situasinya yang sulit,  bukan keputusannya. Saat menghadapi keputusan sulit ambil sikap seperti  Nike – Just do it!</p>
<p><strong>Tip 10 –  Merenungkan segala sesuatunya</strong></p>
<p>Pengelola perubahan yang efektif tidak hanya berakhir saat  pengiriman.  Pembelajaran sejati membutuhkan perenungan tanpa penilaian   atau kesalahan. Hanya ketika semua yang terjadi di ketahui maka  penilaian bisa dilakukan dan memberikan pengalaman selanjutnya yang  berbeda.</p>
<p>Oleh: Deanne Earle adalah konsultan bisnis global dan manajer  program/project dengan spesialiasi di bidang perubahan organisasi.</p>
<p>Sumber: www.articlebase.com</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com</p>
<p><a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 