
<p>Senin, 31 Maret 2014 , 18:32:50<br>
Oleh : Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc</p>
<p>Imam Malik bin Anas rahimahullah berkata..</p>
<p>Empat orang yang tidak boleh diambil ilmunya..;</p>
<p>Orang dungu yang menampakkan kedunguan..</p>
<p>Pengikut hawa nafsu yang mengajak manusia kepadanya..</p>
<p>Orang yang suka berdusta dalam pembicaraanya..</p>
<p>Walaupun tidak berdusta atas Rasulullah..</p>
<p>Orang yang mempunyai keutamaan dan keshalehan..</p>
<p>Namun tidak peduli dengan hadits yang ia sampaikan..</p>
<p>(shahih Jami Bayanil ilmi hal 304)..</p>
<p>Tidak peduli dengan hadits yang ia sampaikan..</p>
<p>Apakah hadits itu shahih atau lemah..</p>
<p>Nabi bersabda yang artinya..</p>
<p>Siapa yang menyampaikan hadits dariku..</p>
<p>Yang diduga dusta maka ia termasuk salah satu dari dua orang yang berdusta..</p>
<p>HR. Muslim..</p>
<p>Ibnu Hibban berkata..</p>
<p>Maka setiap orang yang ragu pada apa yang ia riwayat kan..</p>
<p>Apakah shahih atau tidak shahih..</p>
<p>Ia masuk dalam makna hadits tersebut..</p>
<p>(Al Majruhin 1/9)..</p>
<p>Maka berhati-hati lah dalam menebarkan hadits..</p>
 