
<p style="text-align: left;"><em>Baca pembahasan sebelumnya <a href="https://muslim.or.id/35403-al-hadi-yang-memberi-petunjuk-bag-2.html">Al-Hadi (Yang Memberi Petunjuk) bag. 2</a></em></p>
<ol start="2">
<li><b> Hidayah Irsyad dan Bayan (Hidayah petunjuk dan penjelasan)</b></li>
</ol>
<p><span style="font-weight: 400;">Nama sinonim untuk hidayah Allah yang satu ini adalah </span><i><span style="font-weight: 400;">hidayah Ad-Dalalah wal Bayan </span></i><span style="font-weight: 400;">(Hidayah petunjuk dan penjelasan) </span><i><span style="font-weight: 400;">atau hidayah Al-‘Ilmi wal Irsyad </span></i><span style="font-weight: 400;">(Hidayah ilmu Syar’i dan penjelasan).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Makna hidayah Irsyad dan Bayan ini adalah pengajaran ilmu Syar’i, penjelasan tentang ajaran agama Islam ini kepada hamba Allah, penjelasan jalan kebenaran dan kebatilan, perkara yang baik dan buruk, pahala dan siksa, serta surga dan neraka.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hidayah jenis ini adalah <em>hujjah</em> Allah atas makhluk-Nya, yang tidaklah diazab seorang pun di antara mereka kecuali setelah ditegakkan <em>hujjah</em> ini kepadanya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><em><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></em><span style="font-weight: 400;">berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><b>أَنْ تَقُولَ نَفْسٌ يَا حَسْرَتَا عَلَىٰ مَا فَرَّطْتُ فِي جَنْبِ اللَّهِ وَإِنْ كُنْتُ لَمِنَ السَّاخِرِينَ </b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“(56)</span><i><span style="font-weight: 400;"> supaya jangan ada orang yang mengatakan: ‘Amat besar penyesalanku atas kelalaianku dalam (menunaikan kewajiban) terhadap Allah, sedang aku sesungguhnya termasuk orang-orang yang memperolok-olokkan (agama Allah)’</span></i></p>
<p style="text-align: center;"><b>أَوْ تَقُولَ لَوْ أَنَّ اللَّهَ هَدَانِي لَكُنْتُ مِنَ الْمُتَّقِينَ </b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">(57) </span><i><span style="font-weight: 400;">atau supaya jangan ada yang berkata: ‘Kalau sekiranya Allah memberi petunjuk kepadaku tentulah aku termasuk orang-orang yang bertakwa'” </span></i><span style="font-weight: 400;">(QS. Az-Zumar: 56-57).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><em><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></em><span style="font-weight: 400;">berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><b>وَأَمَّا ثَمُودُ فَهَدَيْنَاهُمْ فَاسْتَحَبُّوا الْعَمَىٰ عَلَى الْهُدَىٰ فَأَخَذَتْهُمْ صَاعِقَةُ الْعَذَابِ الْهُونِ بِمَا كَانُوا يَكْسِبُونَ </b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Dan adapun kaum Tsamud, maka mereka telah Kami beri petunjuk tetapi mereka lebih menyukai buta (kesesatan) daripada petunjuk, maka mereka disambar petir adzab yang menghinakan disebabkan apa yang telah mereka kerjakan” </span></i><span style="font-weight: 400;">(QS. Fusshilat: 17).<br>
</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Maksudnya: Kami telah jelaskan kepada mereka</span> <span style="font-weight: 400;">(kaum Tsamud) dan Kami beri petunjuk kepada mereka, namun mereka tidak mau mengambil pelajaran.</span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-weight: 400;">Allah </span><em><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></em><span style="font-weight: 400;">berfirman :</span></p>
<p style="text-align: center;"><b>وَمَا كَانَ اللَّهُ لِيُضِلَّ قَوْمًا بَعْدَ إِذْ هَدَاهُمْ حَتَّىٰ يُبَيِّنَ لَهُمْ مَا يَتَّقُونَ ۚ إِنَّ اللَّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ </b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Dan Allah sekali-kali tidak akan menyesatkan suatu kaum sesudah Allah memberi petunjuk kepada mereka sehingga dijelaskan-Nya kepada mereka apa yang harus mereka jauhi. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu” </span></i><span style="font-weight: 400;">(QS. At-Taubah: 115).</span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-weight: 400;">Hidayah yang dimaksud dalam ayat ini adalah hidayah Irsyad dan Bayan, sehingga Allah </span><em><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></em><span style="font-weight: 400;">memberi petunjuk kepada suatu kaum dengan jenis hidayah ini, namun mereka tidak mengambil petunjuk tersebut, maka Allah sesatkan mereka sebagai hukuman atas sikap mereka meninggalkan petunjuk-Nya tersebut.</span></p>
<p> </p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sesungguhnya Allah </span><em><span style="font-weight: 400;">Ta’ala</span></em><span style="font-weight: 400;"> memberikan kemampuan kepada manusia untuk memberi hidayah Irsyad dan Bayan ini kepada sesamanya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah </span><em><span style="font-weight: 400;">Ta’ala </span></em><span style="font-weight: 400;">berfirman kepada Rasul-Nya </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wasallam</span></i><span style="font-weight: 400;">,</span></p>
<p style="text-align: center;"><b>وَإِنَّكَ لَتَهْدِي إِلَىٰ صِرَاطٍ مُسْتَقِيمٍ </b></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“</span><i><span style="font-weight: 400;">Dan sesungguhnya kamu benar-benar memberi petunjuk kepada jalan yang lurus”</span></i> <span style="font-weight: 400;">(QS. Asy-Syura: 52).</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Maksudnya adalah engkau benar-benar mendakwahi manusia dengan menjelaskan jalan yang lurus (Islam) kepada mereka dan menyemangati mereka untuk melaksanakannya, melarang dan memberi peringatan kepada mereka agar tidak menempuh jalan yang bertentangan dengan jalan yang lurus. </span><span style="font-weight: 400;">Dengan demikian, berdasarkan ayat ini, Rasulullah </span><i><span style="font-weight: 400;">shallallahu ‘alaihi wasallam</span></i><span style="font-weight: 400;"> dinyatakan mampu memberi hidayah jenis ini, bahkan dalam kenyataannya, beliaulah yang terbaik dan paling bersemangat dalam berdakwah menyebarkan jenis hidayah yang satu ini.</span></p>
<p><b>[Bersambung]</b></p>
<p><em><strong>Baca juga:</strong></em></p>
<ol>
<li><a href="https://muslim.or.id/29994-kebahagiaan-melihat-wajah-allah-taala-di-akhirat.html">Kebahagiaan Melihat Wajah Allah Ta’ala di Akhirat</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/29958-takut-kepada-allah-kisah-nyata-dari-negeri-seberang-02.html">Takut kepada Allah: Kisah Nyata dari Negeri Seberang (02)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/29558-konsekuensi-kalimat-tauhid-laa-ilaaha-illallah.html">Konsekuensi Kalimat Tauhid Laa Ilaaha Illallah</a></li>
</ol>
<p>Penulis: <span class=""><span class="author xt-post-author"><a title="Posts by Sa'id Abu Ukkasyah" href="https://muslim.or.id/author/abu-ukkasyah" rel="author" data-slimstat-clicked="false" data-slimstat-type="2" data-slimstat-tracking="false" data-slimstat-callback="false">Sa’id Abu Ukkasyah</a></span></span><br>
Artikel: <a href="http://muslim.or.id">Muslim.or.id</a></p>
 