
<h2><span style="font-weight: 400;"> Amal Sholih Yang Sempurna</span></h2>
<p><span style="font-weight: 400;">عن جعفر بن محمد أنه قال الثوري: لا يتم المعروف الا بثلاثة بتعجيله وتصغيره وستره</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ja’far bin Muhammad berkata kepada Sufyan ats-Tsauri, “Amal sholih itu hanya akan sempurna dengan terkumpulnya tiga hal:</span></p>
<ol>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Segera dilakukan.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Dianggap kecil oleh pelakunya.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;">Dilakukan sambil sembunyi-sembunyi.” (Ihya Ulumuddin 1/267)</span></li>
</ol>
<p><span style="font-weight: 400;">Inilah tiga faktor berkualitas nya sebuah amal sholih dan amal ibadah. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Segera dilakukan tanpa ditunda-tunda. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Meski amal yang dilakukan itu bernilai besar pelakunya tetap merasa bahwa amal tersebut dalam pandangan nya remeh, sepele dan sedikit. Dia tidak merasa telah melakukan hal yang besar, hebat dan wah. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Pelaku berupaya untuk melakukannya tanpa ada orang lain yang mengetahuinya. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hal ini tentu saja hanya untuk amal yang memang bisa disembunyikan terutama yang nilainya sunnah, bukan wajib.</span></p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
 