
<p>Apakah kemenangan itu?</p>
<p>Sebagai penulis, pembicara, dan konsultan pengembangan kepemimpinan  saya katakan pada individu dan perusahaan:  “Anda masih bisa menang!”  Saya juga menulis buku dengan judul yang sama dan memberikan ceramah  pada berbagai kelompok dengan topik serupa.</p>
<p>Ini seperti anugerah: Jika  Anda bertanya pada kebanyakan orang apakah mereka ingin menang, mereka  akan mengatakan “ya,” tanpa ragu,  tapi seberapa sering kita benar-benar  menguji apa yang dimaksud dengan kemenangan?</p>
<p>Kondisi ekonomi saat ini tidak banyak memiliki keyakinan pada inti  yang mereka miliki bahwa mereka bisa menang. Saya yakin orang yang  memasarkan resesi adalah pemenangnya.   Mereka memiliki banyak individu  dan perusahaan  meski kebanyakan dari mereka tidak tahu mengapa mereka  melakukannya.</p>
<p>Sering saya dengar banyak orang yang membicarakan “lingkungan,” tapi  menurutku itu hanya sekedar kata kode untuk dunia psikologi yang takut  mereka bantah.  Anda lihat mengapa ini berat bagi banyak orang dan  perusahaan untuk menang. Mereka pikir masalah “lingkungan”  lebih  tertuju pada kesimpulan yang dikembangkan oleh orang lain daripada  kesimpulan positif yang bisa mereka ciptakan melalui pemikiran  kepemimpinan yang sebenarnya.</p>
<p>Mari kita lihat apa kemenangan itu;  kemenangan adalah proses  mencapai tujuan —  biasanya ketika mengatasi dampak dari menentang  tenaga atau kerugian. Ini memerlukan bahwa Anda “bermain” dalam  serangkaian aturan yang ditetapkan dan mengarah pada eskpresi terbaik  Anda.  Yang paling penting dibutuhkan adalah Anda tahu halangan yang  sesungguhnya Anda hadapi. Ini yang seringkali terlewatkan.</p>
<p>Saya tidak berpikir bahwa kebanyakan orang atau perusahaan  benar-benar menyadari hambatan mereka yang sesungguhnya. Mereka berpikir  ini masalah ekonomi, atau  Dow Jones Averages,  atau indikator ekonomoi  lainnya. Aku percaya ini tidak masuk akal. Selalu ada orang dan  perusahaan yang menjadi pemenang. Nyatanya mereka adalah musuh.  Pertentangan atau kerugian biasanya yang mereka pikirkan.</p>
<p>Pendapat umum yang menyatakan mengalahkan orang lain bukan yang saya  maksud dengan kemenangan – meski harus saya akui bahwa kemenangan di  situasi tertentu tidak diragukan lagi akan membuat pihak lain  menyimpulkannya mereka sudah kalah.  Meski demikian, kemenangan lebih  dari sekedar proses internal dibandingkan proses eksternal.  Pemenang  sejati harus mengatasi hambatan internal seperti ketakutan dan keraguan.    Saya membicarakan tentang suara-suara yang seringkali terdengar,  “Saat yang berat,” “Banyak perusahaan baru,” dan “ekonomi yang buruk.”</p>
<p>Menurut definisi, kemenangan memiliki hambatan. Untuk menjadi  pemenang, Anda harus melakukan yang terbaik “dalam permainan” sementara  orang lain atau sesuatu menghalangi Anda meraihnya.  Banyak yang  menganggap kemenangan sebagai situasi dimana seseorang, perusahaan, atau  kelompok mendominasi yang lainya, tapi bukan bagaimana Anda  menyimpulkan dibandingkan dengan orang lain melainkan bagaimana Anda  menyimpulkan dibandingkan dengan potensi yang penting.</p>
<p>Kemanangan bukanlah hal terjadi secara kebetulan. Kemenangan terjadi  ketika seseorang atau  perusahaan memutuskan untuk menang.  Bukan  masalah kompetisi – tapi tentang Anda, proses yang sangat spesifik dan  individu.  Jadi, lain waktu Anda bertanya-tanya jika kemenangan adalah  hal yang memungkinkan dalam hidup, karir, atau bisnis Anda, lupakan  sekitar. Hadapi musuh. Anda masih bisa menjadi pemenang!</p>
<p>Oleh: André Taylor adalah penulis You Can Still Win! Seorang pakar  bisnis dengan berbagai pengalaman termasuk posisi di Wall Street,  memimpin kegiatan marketing di organisasi multi-nasional dan membangung  perusahaan entreprenur yang sukses  Klien-klien di bidang pengembangan  kepemimpinan meliputi individu, profesional, dan organisasi besar di  dunia.</p>
<p>Sumber: <a href="http://www.leadershiparticles.net">http://www.leadershiparticles.net</a></p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com</p>
<p>Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 