
<p><strong>Pertanyaan</strong>:</p>
<blockquote>
<p>
Ustadz, mau tanya:</p>
<ol>
<li>Apakah punggung telapak tangan termasuk <em>aurat</em> saat shalat atau bukan?</li>
<li>Pernah seorang pemateri parenting mengatakan hadits <em>dhaif</em> bisa<br>
digunakan untuk penyemangat amal dan doa, apa benar?</li>
</ol>
<p>Atas jawabannya <em>jazakallah khairan.</em></p>
</blockquote>
<p><strong>Jawaban</strong>:</p>
<ol>
<li>Ada tiga pendapat ulama mengenai apa yang boleh dinampakkan oleh seorang muslimah ketika dia mengerjakan shalat.<br>
<strong>Pertama</strong>, hanya wajah saja. Ini adalah <em>madzhab</em> Imam Ahmad.<br>
<strong>Kedua</strong>, wajah dan <em>kaffain</em> (dua telapak tangan). Ini adalah pendapat Imam Malik, Syafii dan Ahmad dalam salah satu dari dua pendapatnya.
<p><strong>Ketiga</strong>, wajah, dua telapak tangan dan dua telapak kaki. Ini adalah pendapat Imam Abu Hanifah <em>[Syarh Syurutus Shalah wa Arkaniha wa Wajibatiha karya Syaikh Muhammad bin Abdul Wahhab oleh Syaikh Abdul Muhsin al Abbad hal 82 dalam Kutub wa Rasail Abdul Muhsin al Abbad jilid 5 hal 82, Darat Tauhid Riyadh, cet kedua 1428 H].</em><br>
<em>Kaffain</em> dalam bahasa arab mencakup punggung dan bagian dalam telapak tangan.<br>
Sehingga berdasarkan pendapat Imam Malik dan Syafii <stron>
 </stron></p>
</li>
</ol>
