
<h2>Apakah Seorang Muallaf Wajib Memotong Kuku?</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong><br>
Apakah seorang muslim yang baru masuk Islam (<em>muallaf</em>) wajib memotong kuku, mencukur kumis, mencukur bulu kemaluan, dan mencabut bulu ketiak?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong><br>
Semua ini merupakan perkara fitrah yang dilakukan seorang muslim ketika ada sebab-sebabnya. Jika ia masuk Islam dan memiliki bulu kemaluan, kumis, atau bulu ketiak yang panjang, maka ia diberi pengarahan untuk menghilangkannya dengan cara yang <em>ma’tsur</em> (sesuai contoh Nabi <em>shalallahu ‘alaihi wa sallam</em>). Bila ia memiliki kuku-kuku yang panjang, maka ia diberi pengarahan untuk memotongnya seperti halnya kaum muslimin lainnya.</p>
<p>Namun, tidak diharuskan memotong kuku dan rambut, bila kuku dan rambutnya pendek, tapi cukup dibertahukan tentang hukumnya saja. <em>Wallahu a’lam</em>.</p>
<p>Sumber: <em>Anda Bertanya Ulama Menjawab, Bimbingan untuk Orang yang Masuk Islam</em>, Pustaka Imam Ahmad</p>
<p><strong>Artikel <a rel="nofollow" href="https://konsultasisyariah.com">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
<h3>Materi terkait muallaf:</h3>
<p>1. <a href="https://konsultasisyariah.com/shalat-di-rumah-orang-nasrani">Shalat di Rumah Orang Nashrani</a>.<br>
2. <a href="https://konsultasisyariah.com/yang-berhak-menerima-zakat-fitrah"><strong>Muallaf</strong> Berhak Menerima Zakat</a>.</p>
 