
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Apa hukum membaca do’a qunut setiap malam ketika (shalat sunnah) witir?</p>
<p><!--more--><strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Tidak masalah mengenai hal ini. Do’a qunut (witir) adalah sesuatu yang disunnahkan. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> pun biasa membaca qunut tersebut. Beliau pun pernah mengajari (cucu beliau) Al Hasan beberapa kalimat qunut untuk shalat witir. Ini termasuk hal yang disunnahkan. Jika engkau merutinkan membacanya setiap malamnya, maka itu tidak mengapa. Begitu pula jika engkau meninggalkannya suatu waktu sehingga orang-orang tidak menyangkanya wajib, maka itu juga tidak mengapa. Jika imam meninggalkan membaca do’a qunut suatu waktu dengan tujuan untuk mengajarkan manusia bahwa hal ini tidak wajib, maka itu juga tidak mengapa. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> ketika mengajarkan do’a qunut pada cucunya Al Hasan, beliau tidak mengatakan padanya: “Bacalah do’a qunut tersebut pada sebagian waktu saja”.</p>
<p>Sehingga hal ini menunjukkan bahwa membaca qunut witir terus menerus adalah sesuatu yang dibolehkan.</p>
<p>(Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Baz <em>rahimahullah</em>, <em>Fatawa Nur ‘alad Darb</em>, 2/10621)</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal<br>
Diarsipkan di: Majalah Fatawa<br>
Dipublikasikan oleh: KonsultasiSyariah.com</p>
 