
<p><iframe loading="lazy" src="http://www.youtube.com/embed/ypoRh9hNBTI?rel=0" frameborder="0" width="470" height="264"></iframe></p>
<h2 style="text-align: center;"><strong>Video Panduan Bacaan Rukuk Dalam Sholat</strong></h2>
<p><!--more--><br>
<strong>Bacaan rukuk</strong></p>
<p>1. Ada banyak model <a title="bacaan rukuk" href="http://carasholat.com/bacaan-rukuk-dalam-sholat-video-tuntunan-cara-sholat" target="_blank"><em>bacaan rukuk</em></a> yang diajarkan Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>. Sikap yang tepat dalam hal ini adalah berusaha menghafal semua doa itu dan dibaca secara bergantian. Misalnya ketika rukuk <strong>shalat subuh</strong> baca lafal A, <strong>rukuk shalat dzuhur</strong> baca lafal B, <em>dst.</em></p>
<p>2. Orang yang <em>shalat</em>, hanya boleh membaca <span style="text-decoration: underline;">bacaan rukuk</span> setelah dia melakukan rukuk sempurna.</p>
<p>3. Dibolehkan mengulang-ulang bacaan rukuk, meskipun lebih dari 3 kali, sesuai dengan panjangnya rukuk.</p>
<p>4. Orang yang shalat harus membaca bacaan rukuk, meskipun hanya sekali. Karena sebagian ulama menilai bahwa bacaan rukuk hukumnya wajib.</p>
<p>5. Berikut macam-macam bacaan rukuk</p>
<p><strong>Pertama,</strong></p>
<p class="arab">سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ</p>
<p><em>Subhaana rabbiyal adziim</em> (HR. Ahmad, Abu Daud, Ibn Majah)</p>
<p>Kedua,</p>
<p class="arab">سُبْحَانَ رَبِّيَ الْعَظِيمِ وَبِحَمْدِهِ</p>
<p><em>Subhaana rabbiyal adziim wa bihamdih</em> (HR. Ahmad, Abu Daud, Daruqutni)</p>
<p>Ketiga,</p>
<p class="arab">سُبُّوحٌ قُدُّوسٌ، ربُّ الملائِكَةِ والرُّوحِ</p>
<p class="arab"><em>Subbuuhun qudduusun, rabbul malaaikati war ruuh</em>* (HR. Muslim dan Abu Awanah)</p>
<blockquote>
<p>* Keterangan:</p>
<p>Makna ruh pada doa di atas adalah malaikat jibril.</p>
</blockquote>
<p><strong>Keempat,</strong></p>
<p class="arab">سُبْحَانَكَ اللَّهُمَّ رَبَّنَا وَبِحَمْدِكَ، اللَّهُمَّ اغْفِرْ لِي</p>
<p><em>Subhaanaka Allahumma rabbanaa wa bihamdika Allahummagh-fir-lii</em> (HR. Bukhari dan Muslim)<br>
Keterangan:</p>
<p>Bacaan ini sering dibaca oleh Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dalam setiap rukuk dan sujud beliau, setelah turun surat An-Nashr. Beliau melaksanakan perintah Allah:</p>
<p class="arab">[فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ]</p>
<p><em>“Bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mintalah ampuna kepada-Nya.”</em> (HR. Bukhari dan Muslim)</p>
<p><strong>Kelima,</strong></p>
<p class="arab">سُبْحَانَ ذِي الْجَبَرُوتِ وَالْمَلَكُوتِ وَالْكِبْرِيَاءِ وَالْعَظَمَةِ</p>
<p><em>Subhaana dzil jabaruut, wal malakuut, wal kibriyaa’, wal ‘adzamah.*</em> (HR. Ahmad, Abu Daud, dengan sanad shahih)</p>
<blockquote><p>*Keterangan: Doa ini sering dibaca Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam ketika shalat malam.</p></blockquote>
<p><strong>Keenam,</strong></p>
<p class="arab">اللَّهُمَّ لَكَ رَكَعْتُ، وَبِكَ آمَنْتُ، وَلَكَ أَسْلَمْتُ، وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ، أَنْتَ رَبِّي، خَشَعَ سَمْعِي وَبَصَرِي، وَدَمِي وَلَحْمِي، وَعَظْمِي وَعَصَبِي لِلَّهِ رَبِّ الْعَالِمِينَ</p>
<p><em>Allahumma laka raka’tu, wa bika aaman-tu, wa laka aslamtu, wa ‘alaika tawakkal-tu, anta rabbii, khasya’a sam’ii wa basharii, wa damii wa lahmii, wa adzmii wa ‘ashabii, lillaahi rabbil ‘aalamiin.</em> (HR. Nasai dan dishahihkan Al-Albani).</p>
<h3><strong>Kesalahan seputar bacaan rukuk dalam shalat</strong></h3>
<p>1. Tidak mengangkat tangan ketika hendak rukuk. Atau mengangkat tangan namun tidak sempurna.</p>
<p>2. Gerakan rukuk yang terlalu cepat, seperti ayam mematok makanan. Gerakan ini menyebabkan shalatnya tidak sah, karena rukuknya tidak <a title="tumakninan" href="http://carasholat.com/gerakan-sholat-wajibnya-tumaninah/" target="_blank">tumakninah</a>.</p>
<p>3. Hanya menghafal satu jenis bacaan rukuk. Bacaan rukuk yang hanya satu ini, dibaca sejak kecil sampai dia dewasa. Ini bisa menyebabkan bacaan lainnya yang tidak dia hafal menjadi terlupakan.</p>
<p>4. Membaca bacaan rukuk sebelum posisi rukuk sempurna. Tindakan semacam ini, menyebabkan bacaan rukuknya tidak sah.</p>
<p>5. Tidak membaca bacaan rukuk sama sekali. Jika dia jadi imam atau shalat sendirian, maka dia harus sujud sahwi.</p>
<p>6. Membaca <strong>bacaan</strong> sujud ketika <strong>rukuk</strong>. Tindakan semacam ini tidak sesuai sunah.</p>
<p><strong>Artikel <a title="video tutorial tuntunan cara sholat yang benar" href="http://carasholat.com/" target="_blank">www.CaraSholat.com</a></strong></p>
<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content --> 