
<p>Jika Anda berencana mengubah hasrat Anda dalam membuat kerajinan  menjadi bisnis full time, pelajari 5 tips untuk kesuksesan Anda</p>
<p>(Baca Bag. 1)</p>
<ul>
<li>Awali dengan sesuatu yang Anda cintai. Pengusaha kerajinan tidak  memulai usahanya untuk menghasilkan uang: mereka memutuskan untuk  menghasilkan uang dari apa yang mereka sukai. Dalam memulai bisnis baru,  Anda akan mengalami pasang –surut yang menguras waktu Anda untuk  membangun bisnis ke level berikutnya dimana Anda bisa mengandalkan dari  apa yang dihasilkannya. Hasrat yang Anda miliki untuk membuat kerajinan  bisa membantu Anda mempertahankan tingkat minat dalam bisnis serta  mendorong Anda untuk terus bekerja hingga sukses.</li>
<li>Meluangkan waktu untuk mengenali pasar Anda. Sebelum Anda memulai  bisnis, Anda harus tahu jika orang akan membeli produk Anda, dan mereka  membelinya dengan harga yang pantas. Banyak pengusaha yang membuat  kesalahan dalam mengubah bisnis menjadi bisnis yang serius, yang pada  akhirnya pasar yang ada terlalu kecil untuk membuat bisnis yang  menguntungkan. Bisnis Anda bisa bertahan jika ada permintaan yang cukup  untuk mempertahankannya.</li>
<li>Jangan pernah menganggap selalu ada pasar untuk produk Anda: temukan  terlebih dahulu. Kunjungi pameran kerajinan, bazar, berbincang dengan  pengrajin, dan membaca publikasi perdangangan. Mengunjungi  eBay dan  lihat jika ada produk serupa yang dijual, dan berapa harganya. Beberapa  informasi penting yang harus Anda cari adalah: cek apakah produk serupa  sekarang dibuat oleh mesin dan dipasarkan luas; di import dari Cina atau  negara lainnya dengan harga yang lebih rendah atau permintaan produk  kerajinan.</li>
<li>Menentukan tempat untuk memasarkan produk Anda. Apakah Anda menjual  di Web atau pasar kerajinan? Haruskan Anda menampilkan produk di pameran  kerajinan? Atau haruskan Anda menjualnya di pasar ini? Anda harus  menentukan dimana akan menjual produk. Idealnya adalah dengan memilih  outlet yang memungkinkan Anda mencapai jumlah konsumen yang besar dengan  harga yang terjangkau. Banyak pengrajin yang sekarang membuka website  untuk meraih pasar yang lebih luas, kemudian menata stan di pasar  kerajinan saat akhir pekan. Lainnya menggunakan situs lelang online  sebagai tempat terbaik untuk menjual, atau setidaknya untuk mengurangi  inventori yang berlebihan, termasuk barang yang dikembalikan.</li>
<li>Mulai perlahan, tapi pasti. Ini sangat penting jika Anda memiliki  anggaran yang sangat terbatas. Jika Anda tidak memiliki modal yang cukup  besar, Anda bisa mencobanya terlebih dahulu. Ini adalah cara terbaik  untuk tahu apa yang diinginkan pasar sebelum menghabiskan banyak uang  untuk inventori, suplai dan pemasaran. Anda juga harus tahu bagaimana  menjalankan bisnis dengan biaya yang efektif dan mempelajari ketrampilan  yang Anda butuhkan untuk mengelola<em> cash flow </em>Anda. Pengusaha  kerajinan biasanya membutuhkan waktu sekitar dua tahun sebelum bisnisnya  menunjukkan profit.</li>
<li>Memberikan harga produk dengan tepat. Bagaimana menentukan harga  produk seringkali menjadi tantangan pengusaha kerajinan. Anda tidak  ingin memberinya harga terlalu rendah yang tidak bisa menutup biaya  Anda; tapi Anda juga tidak ingin memberikan harga yang terlalu tinggi.  Kuncinya adalah harga untuk  profit.</li>
</ul>
<p>Ada beberapa cara untuk menetapkan harga yang tepat untuk produk  Anda:</p>
<p><span style="text-decoration: underline;"> Pertama</span>, tambahkan biaya-biaya Anda, termasuk bahan baku, buruh,  overhead (sewa), perijinan, biaya pemasaran, profit, dan yang lainnya.  Untuk menghitung biaya buruh, tentukan berapa banyak yang Anda (atau  karyawan Anda) dibayar perjam untuk membuat produk Anda, kemudian  kalikan upah perjam ini dengan jumlah jam dalam seminggu yang digunakan  untuk membuat produk kerajinan. Tambahkan biaya buruh dengan harga  material per biji, dan kemudian dibagi dengan jumlah produk yang  dihasilkan dalam waktu yang ditetapkan untuk mendapatkan harga produk.</p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Kedua,</span> Anda bisa mendekati retailer lainnya dan menawarkan produk  serupa. Pelajari pasarnya dan bandingkan harganya di toko-toko, galeri,  dan Web. Jika harga Anda melebihi dari produk serupa, Anda bisa  menguranginya dengan memotong harga per jam, mendapatkan supplier yang  lebih murah atau meningkatkan waktu produksi Anda. Jika harga Anda  kurang labih sama dengan produk serupa, Anda bisa mempertimbangkan  menaikkan harga Anda.</p>
<p>Oleh: Jenny Fulbright adalah staf penulis  PowerHomeBiz.com.<br> Sumber: www.powehomebiz.com</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.<br> Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 