
<p><strong>Tanya:</strong></p>
<p>Kenapa praktek islam di Indonesia berbeda dengan Saudi? Banyak bid’ah (peringatan maulid, nyanyi-nyanyi di masjid dll), bahkan ada yang sholat setahun cuma 2 kali, bagaimana solusinya?</p>
<p>(0565188242)</p>
<p><!--more--><strong>Jawab:</strong></p>
<p><span> Solusinya tidak ada cara lain kecuali kita mau kembali berpegang teguh kepada ajaran islam yang murni dan bersih, agama islam yang berdasarkan Al-Quran dan Al-Hadist dengan pemahaman generasi terbaik umat dari kalangan para sahabat, para tabi’in, dan para tabi’it tabi’in, di dalam semua segi kehidupan kita, baik aqidah, fiqh, mu’amalah, akhlaq dll.</span></p>
<p><span> Tentunya hal ini harus dimulai dengan menuntut ilmu syar’i, baru kemudian menyebarkan ilmu ini dengan hikmah (bijaksana) dimulai dari keluarga sendiri, teman terdekat, tetangga, kemudian masyarakat umum. </span></p>
<p><span>Dengan demikian, kita berharap Allah akan memperbaiki keadaan kita dan keadaan kaum muslimin semuanya. Allah berfirman:</span></p>
<p class="arab" style="text-align: right;">(إِنَّ اللّهَ لاَ يُغَيِّرُ مَا بِقَوْمٍ حَتَّى يُغَيِّرُواْ مَا بِأَنْفُسِهِمْ ) (الرعد من : 11 )</p>
<p><span>Artinya<em>: “Sesungguhnya Allah tidak merubah keadaan suatu kaum sehingga mereka merubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.” </em>(Qs. 13:11)<br>
</span></p>
<p><span>Wallahu a’lam. </span></p>
<p>Ustadz Abdullah Roy, Lc.</p>
<p>Sumber: tanyajawabagamaislam.blogspot.com</p>
<p><span><br>
</span></p>
 