
<h2><strong>Banci, Kaum yang Dilaknat Allah</strong></h2>
<p><em>Bagaimana sebenarnya banci dalam fikih islam itu ustadz, karena sekarang banyak orang meniru-niru gaya perempuan apakah itu banci yg sesuai fikih islam.</em></p>
<p><em>Dari : Uma</em></p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa’alaikumussalam warahmatullahi wabarakatuh.</em></p>
<p><em>Bismillah walhamdulillah was sholaatu wassalam’ala Rasulillah wa ba’du.</em></p>
<p>Tindakan laki-laki meniru perempuan, atau perempuan meniru laki-laki, dalam Islam sangat diharamkan. Bahkan, Nabi <em>shallallahu’alaihi wasallam</em> tegas melarangnya.</p>
<p>Ibnu ‘Abbas <em>Radhiyallahu ‘anhuma</em> mengatakan,</p>
<p class="arab">لَعَنَ رَسُولُ اللَّهِ – صلى الله عليه وسلم – الْمُتَشَبِّهِينَ مِنَ الرِّجَالِ بِالنِّسَاءِ ، وَالْمُتَشَبِّهَاتِ مِنَ النِّسَاءِ بِالرِّجَالِ</p>
<p>“Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melaknat laki-laki yang menyerupai wanita dan wanita yang menyerupai laki-laki” (HR. Bukhari 5885).</p>
<p>Hadis di atas, jelas menunjukkan menyerupai lawan jenis tergolong perbuatan dosa besar. Karena adanya ancaman laknat, adalah diantara ciri dosa besar. Sebagaimana dijelaskan oleh para ulama,</p>
<p class="arab">كل ما لعن الله ورسوله فهو كبيرة</p>
<p>Setiap dosa yang diancam laknat Allah dan RasulNya, adalah dosa besar. (Lihat : Ad-Da’ wad Dawa’ hal. 293)</p>
<p>Laknat maknanya adalah, dijauhkan dari rahmat Allah <em>‘azza wa jalla</em>.</p>
<p><strong>Mengapa seorang laki-laki yang menyerupai (<em>tasyabbuh</em>) wanita, atau sebaliknya, sampai diancam laknat oleh Rasulullah <em>shalallahu alaihi wa sallam</em>?</strong></p>
<p>Syekh Abu Muhammad bin Abu Hamzah <em>rahimahullah</em> menerangkan,</p>
<p class="arab">والحكمة في لعن مَن تشبه: إخراجُه الشيء عن الصفة التي وضعها عليه أحكمُ الحكماء، وقد أشار إلى ذلك في لعن الواصلات بقوله: (الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ الله)</p>
<p>Hikmah balasan berupa laknat Allah, bagi orang yang menyerupai lawan jenis adalah, karena dia telah berupaya keluar dari sifat yang telah ditetapkan/diciptakan Tuhan yang maha hikmah. Nabi <em>shallallahu alaihi wa sallam</em> telah memberi isyarat hal ini saat menerangkan ancaman orang yang menyambung rambut,</p>
<p class="arab">الْمُغَيِّرَاتِ خَلْقَ الله</p>
<p>Mereka telah mengubah ciptaan Allah.<br>
(Lihat : Fathul Bari Ibnu Hajar, 13/382)</p>
<p>Sampai dinyatakan dalam Badaa-i’ As-Shonaa-i’ (9/21),</p>
<p class="arab">ولا عدالة للمخنث، لأن فعله وعمله كبيرة.</p>
<p><em>“Orang menyengaja banci, tidak bisa dinilai sholih. Karena perbuatannya, termasuk dosa besar.”</em></p>
<p>Semoga Allah mengampuni dosa kita semua, dan menolong kepada saudara-saudara kami yang diuji dengan kecondongan suka menyerupai lawan jenis, untuk kembali kepada fitrahnya.</p>
<p>Hanya Allah yang dapat memberi taufik.</p>
<p><em>Wallahua’lam bis showab.</em></p>
<p><strong>***</strong></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ahmad Anshori<br>
</strong><strong>(Alumni Universitas Islam Madinah, Pengajar di <a href="http://hamalatulquran.com/" target="_blank" rel="nofollow noopener">PP Hamalatul Qur’an Yogyakarta</a>)</strong></p>
<p>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener"><strong>Tanya Ustadz untuk Android</strong></a>. <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener"><strong>Download Sekarang !!</strong></a></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>
<strong>REKENING DONASI</strong> : BNI SYARIAH 0381346658 / BANK SYARIAH MANDIRI 7086882242 a.n. YAYASAN YUFID NETWORK</li>
<li>
<strong>KONFIRMASI DONASI</strong> hubungi: 087-738-394-989</li>
</ul>
 