
<p>Bangkit kembali setelah bisnis Anda gagal adalah hal yang berat.  Beberapa kejadian, yang membuat Anda keluar jalur, dengan mudah membuat  Anda tetap terpuruk. Kecuali, Anda segera bangkit dan memperbaikinya.  Bahkan, orang yang paling optimis pun bisa jadi kehilangan keyakinan,  energi, dan minat. Seperti pertandingan tinju, jika Anda roboh lebih  dari hitungan sepuluh, Anda kalah. Hal terbaik yang mesti Anda lakukan  adalah segera bangkit.<br> Jika menyerah bukanlah pilihan maka Anda melakukan pendekatan berbeda  dalam mencari jalan keluar. Jika di pikiran Anda sedikit saja terlintas  keinginan untuk berhenti, maka Anda ditakdirkan gagal.</p>
<p>Sebenarnya, Anda akan selalu memiliki pilihan lain. Setiap kali Anda  terjatuh, pikiran Anda akan selalu melihat pilihan lainnya. Jadi,  hilangkan pilihan untuk menyerah ….</p>
<p>Saat Anda belajar berjalan, beberapa kali pasti terjatuh dan gagal.  Anda akan bangkit dan mencobanya lagi. Akhirnya, Anda dapat berjalan  tanpa kendala. Anda harus menyadari bahwa kegagalan adalah bagian dari  pertumbuhan. Saat Anda terjatuh, langkah alami yang terjadi adalah  bangkit.</p>
<p>Kita belajar tumbuh dan menjadi lebih kuat dari kegagalan. Ketika  Anda belajar berjalan dan tidak mau bangkit saat terjatuh, Anda tidak  mungkin berjalan saat ini.</p>
<p>Di saat terpuruk seperti itu, kembalilah ke saat Anda sangat antusias  dengan ide bisnis Anda. Ingat perasaan yang pernah Anda rasakan kala  itu. Daripada merenungi peristiwa yang telah terjadi, pikirkan kembali  hari-hari yang membuat Anda bersemangat dan Anda tidak lagi sabar  menunggu untuk segera memulai. Ini akan membantu Anda untuk bangkit dan  segera bergerak.</p>
<p>Lihat lebih jauh ke depan dibanding hari ini. Lihat tujuan Anda jika  benar-benar dijalankan. Luangkan beberapa menit untuk berpikir, dan  rasakan bahwa Anda telah meraih tujuan Anda.</p>
<p>Simpan hal tersebut di dalam pikiran Anda. Pikirkan bagaimana hal  tersebut akan mempengaruhi orang lain dalam kehidupan Anda. Pikirkan  hal-hal baik yang akan terjadi karena keberhasilan Anda.</p>
<p>Perlu juga bagi Anda untuk membayangkan risiko terburuk yang mungkin  Anda alami. Misalnya, Anda memiliki industri rumahan dan berjalan di  luar harapan. Pikiran yang pertama kali terlintas adalah kembali ke  pekerjaan lama. “Setidaknya, saya aman di sana,” mungkin begitu  pemikiran Anda. Namun, apa yang akan dipikirkan rekan kerja mengenai  diri Anda? Apa yang ada di dalam pikiran teman-teman Anda? Bagaimana  dengan kebebasan? Apakah menurut Anda dengan kembali ke pekerjaan lama  akan sama saja?</p>
<p>Tidak demikian, karena Anda kembali dari usaha yang gagal. Sekali  lagi, bukan hal yang mudah bangkit dari kegagalan. Namun, dengan tetap  terpuruk, tentunya itu akan lebih menyakitkan. Anda sendiri yang  menentukan keberhasilan.</p>
<p>Masih banyak orang yang tidak seberuntung Anda. Ada suatu kisah  tentang seorang yang awalnya kaya dan sukses, tetapi berakhir menjadi  korban depresi. Dia bersedia menunggu di dek kapal untuk mendapatkan  pekerjaan beberapa jam, agar dapat menghidupi keluarganya. Istrinya  mengirim anak-anaknya ke rumah orang tuanya (nenek), sehingga mereka  dapat hidup sedikit layak.</p>
<p>Setiap kali menghadapi saat-saat yang berat, segeralah untuk meraih  motivasi baru. Juga bersyukurlah senantiasa daripada mengeluh. Banyak  orang yang lebih depresi daripada Anda.<br> Kala Anda mulai bangkit, Anda telah menjadi orang yang lebih kuat. Anda  harus terus bangkit sehingga makin sulit jatuh. Anda berlatih untuk  menjadi seorang petarung. Anda membangun harga diri, kemauan, dan  kepribadian.</p>
<p>Bangkit! Anda akan merasa baik-baik saja. Anda akan merasa bersyukur  di masa datang ketika menoleh ke belakang dan melihat perjalanan yang  telah ditempuh</p>
<p>Jangan lupa, buat daftar kesuksesan Anda. Tidak peduli, kesuksesan  itu besar atau kecil. Jangan hanya mendata kesuksesan besar dalan hidup  Anda. Kesuksesan kecil pun membuat perbedaan. Kegagalan adalah bagian  dari pencapaian kemajuan dan pertumbuhan. Beberapa orang tetap gagal dan  ada pula yang segera bangkit. Semakin cepat Anda bangkit, semakin baik  dan kuat buat Anda dalam menghadapi kegagalan.</p>
<p><strong>Aset terbesar</strong></p>
<p>Anda adalah aset terbesar bagi diri Anda. Tidak peduli seberapa  banyak persiapan dan kerja keras yang Anda lakukan dalam bisnis,  keberhasilan akan selalu dipengaruhi oleh kinerja personal Anda.  Pikirkan, bagaimana produktivitas tiba-tiba menurun ketika terserang flu  atau demam akibat depresi. Ketika Anda tidak dalam kondisi baik, Anda  tidak melakukan yang terbaik.</p>
<p>Ketajaman mental, kemampuan berkomunikasi, organisasi, keyakinan,  ingatan, dan kreativitas tidak ada artinya jika tubuh anda lelah. Pada  saat Anda berada pada titik ini, tubuh Anda akan melawan Anda.  Karenanya, Anda memerlukan waktu yang lebih lama untuk bekerja, namun  dengan hasil yang lebih sedikit.</p>
<p>Dengan memperhatikan kesehatan personal, Anda akan terbantu untuk  mencapai tujuan profesional. Sepertinya memang bertolak belakang dengan  menghabiskan waktu, jauh dari bisnis Anda. Namun, perhatian Anda  terhadap diri sendiri, merupakan penghargaan secara personal dan  profesional. Hanya Anda yang tahu hal-hal yang diperlukan tubuh dan  pikiran Anda agar seimbang.</p>
<p><strong>Ada beberapa ide yang bisa Anda terapkan</strong></p>
<p><strong>1. Menjaga diri terlebih dahulu.</strong><br> Meningkatkan kesejahteraan Anda, mulai dari Anda terlebih dahulu. Anda  secara rutin melakukan servis mobil, maka begitu juga tubuh Anda layak  mendapatkannya. Jadwalkan waktu untuk diri Anda sendiri secara teratur  dan hargai komitmen tersebut. Beri pengertian kepada orang-orang di  sekeliling Anda, bahwa adakalanya masing-masing pribadi membutuhkan  kesendirian. Lantas, mintalah mereka untuk menghargai Anda.</p>
<p><strong>2. Rileks, pemulihan, dan peremajaan.</strong><br> Menemukan keseimbangan adalah proses yang unik bagi masing-masing  individu. Ada yang melakukan pijat relaksasi atau melakukan olahraga.  Sementara, ada juga yang mematikan telepon selama beberapa menit setiap  harinya. Sasarannya adalah menemukan aktivitas yang dapat membantu Anda  menurunkan stres dan memulihkan diri Anda. Hasilnya, Anda merasa segar  dan lebih siap dalam menghadapi tantangan hidup.</p>
<p><strong>3. Perlakukan diri Anda layaknya seorang teman.</strong><br> Bukan hal yang mudah untuk menempatkan diri kita sendiri secara tepat.  Namun, kita lebih sering menjadi musuh bagi diri sendiri, kemudian kita  mengkritik hasil yang telah kita lakukan. Lebih baik, perlakukan diri  Anda sebaik diri Anda memperlakukan keluarga dan teman Anda. Hargai diri  Anda dengan tidak menganalisa aspek hidup secara berlebihan. Fokus pada  memperlakukan diri Anda dengan baik dan kenali dengan menetapkan  harapan yang tidak realistis pada diri Anda akan menghilangkan  keseimbangan yang ada.</p>
<p><strong>Sumber:</strong><br> – Acey Gaspard (<em>www.leadershiparticles.net</em>)<br> – Adriane Witcher</p>
<p><strong>Artikel <a href="http://www.PengusahaMuslim.com">www.PengusahaMuslim.com</a></strong></p>
 