
<p style="text-align: center;"><strong>Fatwa Syaikh Abdul Aziz Ar Rajihi</strong></p>
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Salah seorang penuntut ilmu mengatakan bahwa waktu dzikir sore itu dimulai setelah shalat ashar, karena pada waktu itulah dimulai waktu sore. Apa pendapat anda?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p>Ya benar. Waktu dzikir sore itu dimulai setelah shalat ashar dan dzikir pagi itu dimulai setelah shalat shubuh. Dan sebagian ulama berpandangan tidak mengapa jika membaca dzikir sore setelah maghrib. Ini adalah pendapat Syaikh Abdul Aziz bin Baz <em>ghafarallahu lahu</em>.</p>
<p>Namun yang zhahir dari <em>nash-nash</em> yang ada, sebagaimana disebutkan <em>Al ‘Allamah</em> Ibnul Qayyim, bahwa batasan dzikir pagi-sore itu dimulai di awal siang (yaitu ketika mulai terbit matahari) dan di akhir siang. Berdasarkan firman Allah <em>Ta’ala</em>:</p>
<p class="arab" align="center">وَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا</p>
<p>“<em>bertasbihlah dengan memuji Rabb-mu sebelum terbit matahari dan sebelum tenggelam matahari</em>” (QS. Thaha: 130).</p>
<p>Dan yang dimaksud “<em>sebelum terbit matahari</em>” adalah waktu shalat shubuh, sedangkan “<em>sebelum tenggelam matahari</em>” adalah waktu shalat ashar.</p>
<p> </p>
<p>Sumber: <em>Fatawa Munawwa’ah li Syaikh Abdul Aziz Ar Rajihi</em> 10/20, Asy Syamilah</p>
<p> </p>
<p>Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<p>Artikel Muslimah.Or.Id</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 