
<p>Bolehkah orang yang berhutang dengan mata uang real di bayar dengan mata uang rupiah?</p>
<p>Syeikh Utsaimin –<em>rahimahullah-</em> pernah ditanya dengan pertanyaan semakna dan kesimpulan dari jawaban beliau:</p>
<p>1. Pada asalnya hutang tersebut harus dibayar dg mata uang yg sama.</p>
<p>2. Apabila keduanya sepakat dengan pembayaran menggunakan mata uang lain, maka itu dibolehkan dengan dua syarat:</p>
<ul>
<li>Yang menjadi patokan harga adalah mata uang yang dipinjam dahulu.</li>
<li>Harga krus yang dijadikan patokan adalah harga saat pembayaran.</li>
</ul>
<p><em>Wallahu a’lam</em></p>
<p><em>(Fatawa islamiyyah 2/415)</em></p>
<p><strong>Ustadz Musyafa’ Ad Dariny, MA</strong></p>
 