
<h2><strong>Beda Mani dan Keputihan bagi Wanita</strong></h2>
<p><em>Apa bedanya mani perempuan dan keputihan?</em></p>
<p>Dari: Dewi</p>
<p>(Dikirim melalui <a title="Aplikasi Tanya Ustadz untuk Windows Phone" href="https://itunes.apple.com/id/app/tanya-ustadz/id442094053?mt=8" target="_blank" rel="nofollow"><strong>Aplikasi Tanya Ustadz untuk Windows Phone</strong></a>)</p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du</p>
<p>Ada beberapa <a title="cairan yang keluar dari wanita" href="https://konsultasisyariah.com/beda-mani-dan-keputihan-bagi-wanita">cairan yang keluar dari wanita</a>, selain darah, diantaranya: mani, madzi, dan keputihan.</p>
<p>Berikut ciri khas masing-masing dan perbedaannya,</p>
<p><strong>Pertama, mani</strong></p>
<p>Diantara ciri mani wanita,</p>
<p>1. Encer kekuningan</p>
<p>Sebagaimana yang disebutkan dalam hadis, bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">إن ماء الرجل غليظ أبيض ، وماء المرأة رقيق أصفر</p>
<p><em>“Mani laki-laki itu kental putih, sedangkan mani wanita agak encer berwarna kuning.”</em> (HR. Muslim, no.311)</p>
<p>Meskipun terkadang ada wanita yang air maninya berwarna putih.</p>
<p>2. Memiliki bau khas seperti bau mayangnya kurma, yang jika kena air seperti bau putih telur.</p>
<p>3. Disertai orgasme dan terkadang rasa lemas setelah mani keluar.</p>
<p>Ketiga hal ini tidak disyaratkan harus ada secara bersamaan. Sehingga, meskipun yang muncul hanya salah satu ciri, sudah cukup untuk menetapkan bahwa cairan itu statusnya mani. Demikian keterangan An-Nawawi dalam Al-Majmu’ Syarh Muhadzab (2/141).</p>
<p>Satu lagi, termasuk ciri mani,</p>
<p>4. Keluar dengan cara memancar, bukan merembes. Allah berfirman tentang penciptaan manusia,</p>
<p class="arab">فَلْيَنْظُرِ الْإِنْسَانُ مِمَّ خُلِقَ ( ) خُلِقَ مِنْ مَاءٍ دَافِقٍ</p>
<p><em>Hendaknya manusia memperhatikan, dari mana dia diciptakan ( ) dia diciptakan dari air mani yang memancar.</em> (QS. At-Thariq: 5 – 6)</p>
<p>Karakter ‘memancar’ pada mani ini mencakup mani lelaki maupun mani wanita. (Tafsir Al-Qurthubi, jilid 20, hlm. 4)</p>
<p><strong>Kedua, madzi</strong></p>
<p>Cairan bening agak kental yang keluar ketika syahwat naik, namun tidak sampai orgasme. Baik karena membayangkan sesuatu atau ketika bercumbu. Ketika cairan ini keluar, tidak sampai disertai lemas.</p>
<p><strong>Ketiga, keputihan</strong></p>
<p>Cairan bening yang keluar dari rahim, tanpa ada mukadimah syahwat sedikitpun, bahkan terkadang si wanita tidak merasakan keluarnya cairan tersebut.</p>
<p>Mengenai perbedaan hukum antara mani dan madzi, bisa anda pelajari di <a title="perbedaan air mani madzi dan wadi" href="https://konsultasisyariah.com/perbedaan-air-mani-madzi-dan-wadi/" target="_blank"><strong>Perbedaan Air Mani Madzi dan Wadi</strong></a></p>
<p>Sementara perbedaan antara mani dan keputihan,</p>
<p>Secara hukum, mani statusnya tidak najis, hanya saja jika keluar, wajib mandi. Sementara keputihan, pendapat yang kuat tidak najid, namun membatalkan wudhu.</p>
<p>Allahu a’lam</p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a title="konsultasi keluarga dan rubrik kesehatan" href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a>)</strong></p>
<blockquote>
<p>Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting <a title="Software Akuntansi Terbaik di Indonesia" href="http://zahiraccounting.com/id/" target="_blank" rel="dofollow"><strong>Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</strong></a>.</p>
<p>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</p>
<ul>
<li>SPONSOR hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>DONASI hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial</li>
<li>Keterangan lebih lengkap: <a title="peluang menjadi sponsor dan muhsinin" href="https://konsultasisyariah.com/peluang-meraih-dua-keuntungan-berlipat-ganda" target="_blank"><strong>Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur</strong></a>
</li>
</ul>
</blockquote>
 