
<p><span style="font-weight: 400;">Sebagian kaum muslimin menyangka bahwa orang yang berpuasa harus menjauhi memakai pasta gigi ketika berpuasa. Ada yang berkeyakinan bahwa memakai pasta gigi hukumnya makruh dan bahkan juga yang berkeyakinan bahwa memakai pasta gigi akan membatalkan puasa.</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Pendapat yang terkuat bahwa penggunaan pasta gigi tidaklah membatalkan puasa dan hukumnya boleh saja dipakai. Dianjurkan tidak berlebihan menggunakan pasta gigi. Berikut fatwa dari dewan fatwa Al-Lajmah Ad-Daimah terkait hal ini:</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">لا حرج في استعمال المعجون مع السواك؛ لأنه ليس من جنس الطعام والشراب، ولكن لا يبالغ في استعماله خشية من دخول شيء منه إلى الجوف</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">“Tidak mengapa (mubah)menggunakan pasta gigi bersama siwak karena bukan termasuk (perbuatan) makan dan minum, akan tetapi hendaknya tidak berlebihan dalam menggunakannya karena dikhawatirkan ada sedikit yang masuk ke kerongkongannya.” </span></em><span style="font-weight: 400;"><strong>[Fatwa Al-Lajnah Ad-Daimah 25/25]</strong></span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/39640-berbuka-puasa-di-pesawat-terbang.html" data-darkreader-inline-color="">Baggaimana Cara Berbuka Puasa di Pesawat Terbang?</a></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian juga fatwa Syaikh Bin Baz terkait penggunaan pasta gigi di bulam Ramadhan. Beliau menjelaskan,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">نعم له غسله بالفرشاة والمعجون، لكن يحذر أن يذهب إلى جوفه شيء، يجتهد في بصق ما في فمه من ذلك، حتى لا يبتلع شيئًا. نعم</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">“Iya, boleh menggosok gigi menggunakan pasta gigi, akan tetapi hendaknya berhati-hati agar tidak masuk ke kerongkongannya sedikitpun dan bersungguh-sungguh mengeluarkan apa yang ada di mulutnya (kumur-kumur dan keluarkan) sehingga tidak tertelan sedikitpun.”</span></em><strong> [https://binbaz.org.sa/fatwas/15020]<em><br>
</em></strong><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Fakta menjelaskan bahwa sangat jarang sekali sisa pasta gigi itu masuk ke kerongkongan, karena orang yang sikat gigi pasti paham bahwa ketika mengosok gigi, sisa pasta gigi dan busanya dibuang dan kumur-kumur sampai bersih.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="https://muslim.or.id/30524-fenomena-puasa-dan-merokok.html" data-darkreader-inline-color="">Fenomena Puasa dan Merokok</a></strong></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Hal ini mengingatkan kita mengenai hadits Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> yang sangat sering melakukan siwak ketika berpuasa. Salah seorang sahabat Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> yang mengatakan,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">رَأَيْتُ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- مَا لاَ أُحْصِى يَتَسَوَّكُ وَهُوَ صَائِمٌ</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">“Aku pernah melihat Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersiwak beberapa kali hingga tidak dapat kuhitung banyaknya, meskipun saat itu beliau sedang berpuasa.”</span></em><strong> [HR. Tirmidzi no. 725]<em><br>
</em></strong><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Hadits ini yang digunakan ulama untuk menjelaskan hukum terkait pasta gigi, karena siwak juga faktanya mengandung beberapa zat yang akan tersisa di rongga mulut ketika digunakan. Seandainya ada sedikit zat siwak yang masuk, maka dimaafkan (udzur).</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Hendaknya kita bersemangat meneladani Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> yang tetap menjaga kebersihan mulut beliau, meskipun sedang berpuasa. Baik itu menggunakan pasta gigi maupun siwak. ‘Aisyah berkata,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">السِّوَاكُ مَطْهَرَةٌ لِلْفَمِ مَرْضَاةٌ لِلرَّبِّ</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span></p>
<p><em><span style="font-weight: 400;">“Siwak itu menyegarkan dan membersihkan mulut dan mendatangkan ridha Rabb”. </span></em><span style="font-weight: 400;"><strong>[HR. An-Nasa-i]</strong></span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/30450-tahap-tahap-diwajibkannya-puasa-ramadhan.html" data-darkreader-inline-color="">Inilah Tahap-Tahap Diwajibkannya Puasa Ramadhan</a></strong></span></li>
<li><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/30342-mendoakan-orang-yang-memberi-buka-puasa.html" data-darkreader-inline-color="">Mendoakan Orang yang Memberi Buka Puasa</a></strong></li>
</ul>
</div>
<p><span style="font-weight: 400;">Demikian semoga bermanfaat</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">@ Lombok, Pulau Seribu Masjid</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Penyusun: <span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/author/raehan" data-darkreader-inline-color=""><strong>Raehanul Bahraen</strong></a></span></span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-weight: 400;">Artikel <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff3333;" href="http://muslim.or.id" data-darkreader-inline-color=""><strong>www.muslim.or.id</strong></a></span></span></p>
 