
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Assalamu ‘alaikum, Ustadz. Saya mau tanya: bolehkah kita meng-<em>qadha’</em> shalat sunnah qabliyah subuh? <em>Jazakumullah khairan</em> atas jawabannya.</p>
<p><em>Cipto (kotjip_ch**@***.com)</em><br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh.</em></p>
<p>Disyariatkan bagi orang yang belum sempat melaksanakan shalat qabliyah subuh agar meng-<em>qadha’</em>-nya <strong>setelah matahari terbit</strong>. Hal ini berdasarkan hadis dari Abu Hurairah bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Barang siapa yang belum mengerjakan dua rakaat (shalat, ed.) sebelum subuh, hendaklah dia kerjakan setelah matahari terbit.</em>” (HR. Abu Daud; dinilai sahih oleh Al-Albani)</p>
<p>Boleh juga dikerjakan <strong>tepat setelah shalat subuh</strong>. Pendapat ini berdasarkan riwayat dari Qais bin Qahd <em>radhiallahu ‘anhu</em>, bahwa dia pernah shalat shubuh bersama Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan dia belum sempat mengerjakan shalat qabliyah. Tepat setelah shalat subuh berjamaah selesai, Qais langsung berdiri dan mengerjakan dua rakaat shalat qabliyah subuh. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> melihatnya dan tidak mengingkarinya.” (HR. Turmudzi, Ibnu Hibban, dan Thabrani; dan dinilai sahih oleh Syu’aib Al-Arnauth)</p>
<p><em>Allahu a’lam.</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).</strong><br>
<strong>Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></strong></p>
 