
<p><span style="font-weight: 400;">Cukup banyak kaum muslimin yang bertanya buku-buku apa yang perlu dipelajari untuk memahami dasar-dasar tauhid dan aqidah. Alhamdulillah, dakwah tauhid dan aqidah mulai gencar dan banyak kaum muslimin yang mulai menerimanya karena memang dakwah tauhid dan aqidah yang lurus itu sesuai dengan fitrah dan akal sehat manusia.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ada beberapa buku-buku dasar tentang tauhid dan aqidah yang cocok bagi pemula. Berikut kami sebutkan beberapa buku dasar tauhid dan aqidah. Buku-buku ini sudah diterjemahkan dalam bahasa Indonesia. Perlu kami tekankan bahwa buku-buku yang kami sebutkan, ini bukanlah pembatasan, masih banyak buku-buku lainnya yang lebih baik, tetapi belum kami sebutkan.</span></p>
<p><strong>Baca Juga: </strong><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" href="https://muslim.or.id/57339-tidak-terlalu-tertarik-belajar-tauhid-karena-belum-paham-tauhid-sepenuhnya.html" data-darkreader-inline-color="">Tidak Terlalu Tertarik Belajar Tauhid, karena Belum Paham Tauhid Sepenuhnya</a></strong></p>
<h2><span style="font-size: 18pt;">Berikut buku-buku tersebut:</span></h2>
<ol>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Tsalatsah Al-Ushul (Tiga Landasan Utama)</strong> karya Syaikh Muhammad At-Tamimi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Qawa’id Al-Arba’ (Empat Kaedah Memahami Tauhid dan Syirik)</strong> karya Syaikh Muhammad At-Tamimi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Lum’atul I’tiqad</strong> karya Ibnu Qudamah.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Ushul As-Sunnah</strong> karya Imam Ahmad bin Hambal.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Syarhu As-Sunnah</strong> karya Al-Imam Al-Barbahariy </span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Al Waajibaat</strong> karya Syaikh Abdullah Al-Qar’awiy </span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Al-‘Aqidah Al-Wasithiyyah</strong> karya Syaikhul Islam Ibnu Taimiyah.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Al-‘Aqidah Ath-Thahawiyyah</strong> karya Ath-Thahawi</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Kitab At-Tauhid</strong> karya Syaikh Muhammad At-Tamimi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Kasyfu Asy-Syubuhaat </strong> karya Syaikh Muhammad At-Tamimi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Ushul As-Sittah</strong> karya Syaikh Muhammad At-Tamimi.</span></li>
<li style="font-weight: 400;"><span style="font-weight: 400;"><strong>Al-Irsyad ila Shahih Al-I’tiqad</strong> karya Syaikh Shalih bin Fauzan bin ‘Abdullah Al-Fauzan.</span></li>
</ol>
<p><span style="font-weight: 400;">Sekali lagi masih banyak buku-buku lainnya yang lebih baik dan lebih berkualitas. Kelebihan buku-buku yang kami sebutkan ini adalah buku yang ringkas, </span><i><span style="font-weight: 400;">to the point,</span></i><span style="font-weight: 400;"> yang tidak berpanjang lebar sehingga cocok bagi pemula.</span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-weight: 400;">Hendaknya kita bersemangat mempelajari agama ini dari dasarnya dan pelajaran dasar dari agama ini adalah tauhid dan aqidah. Dengan mempelajari dasar ilmu kita akan mudah mempelajari ilmu selanjutnya dan lebih kokoh. Sebagaimana ungkapan dari ulama,</span><span style="font-weight: 400;"><br>
</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400;"><br>
</span><span style="font-size: 21pt;"><span style="font-weight: 400;">من حرم الأصول حرم الوصول</span></span></p>
<p style="text-align: left;"><span style="font-weight: 400;">“Barangsiapa yang tidak menguasai hal-hal dasar, maka ia tidak akan bisa mencapai (pemahaman yang benar dan utuh)”</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Ketika kita akan belajar dan mengajarkan, hendaknya kita memulai dari dasar, inilah yang disebut dengan “rabbaniy”.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Allah <em>Ta’ala</em> berfirman,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">ﻛُﻮﻧُﻮﺍ ﺭَﺑَّﺎﻧِﻴِّﻴﻦَ ﺑِﻤَﺎ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗُﻌَﻠِّﻤُﻮﻥَ ﺍﻟْﻜِﺘَﺎﺏَ ﻭَﺑِﻤَﺎ ﻛُﻨْﺘُﻢْ ﺗَﺪْﺭُﺳُﻮﻥ</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“… Hendaklah kamu menjadi orang-orang Rabbaniy, karena kamu selalu mengajarkan Al-Kitab dan disebabkan kamu tetap mempelajarinya” <strong>(QS. Al-Imran : 79)</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Syaikh As-Sa’diy menjelaskan makna <em>Rabbaniy</em>,</span></p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400; font-size: 21pt;">علماء حكماء حلماء معلمين للناس ومربيهم، بصغار العلم قبل كباره، عاملين بذلك</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Ulama, hakim, orang yang sabar/lembut yang mengajarkan dan membimbing manusia dengan ilmu-ilmu dasar dahulu sebelum ilmu-ilmu lanjutan (advanced)” <strong>(Lihat Tafsir As-Sa’diy)</strong></span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Semoga kita dimudahkan mempelajari dasar-dasar ilmu agama yaitu tauhid dan aqidah yang benar.</span></p>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<div class="post-title">
<ul>
<li><span style="color: #ff0000;" data-darkreader-inline-color=""><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/57535-menengok-agungnya-muatan-kitab-tauhid.html" data-darkreader-inline-color="">Menengok Agungnya Muatan Kitab Tauhid</a></strong></span></li>
<li><strong style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000;" href="https://muslim.or.id/52250-perbedaan-antara-aqidah-tauhid-dan-manhaj.html" data-darkreader-inline-color="">Perbedaan antara Aqidah, Tauhid dan Manhaj</a></strong></li>
</ul>
</div>
<p><span style="font-weight: 400;">@ Lombok, Pulau Seribu Masjid</span></p>
<p><strong>Penyusun: <span style="color: #ff6600; --darkreader-inline-color: #ff751a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff6600; --darkreader-inline-color: #ff751a;" href="https://muslim.or.id/author/raehan" data-darkreader-inline-color="">Raehanul Bahraen</a></span></strong></p>
<p><strong>Artikel <span style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" data-darkreader-inline-color=""><a style="color: #ff0000; --darkreader-inline-color: #ff1a1a;" href="http://muslim.or.id" data-darkreader-inline-color="">www.muslim.or.id</a></span></strong></p>
 