
<p><strong>Tanya:</strong></p>
<p>Assalamualaikum.</p>
<p>Ustadz. Barokalloh fiik. Ana memiliki pertanyaan yang sampai saat ini belum menjumpai jawabannya. Yaitu, sebagaimana kita fahami bersama bahwa sumpah harus semata-mata kepada Alloh. Namun, bagaimana dengan ucapan sumpah yang pernah di lontarkan oleh Shohabat Abu Bakar, beliau mengatakan:” Demi Bapak dan ibuku. Lalu bagaimana cara membedakan sumpah di atas? Jazakumuloh khoiron.</p>
<p>(Mukhlish Abu Dzar Al-Batawy)<br>
<span><br>
<strong>Jawab:</strong></span></p>
<p>Wa’alaikumsalam warahmatullahi wabarakatuhu. Wa fiika barakallahu.</p>
<p>Kalimat بأبي وأمي bukanlah termasuk sumpah, akan tetapi dia adalah kalimat yang digunakan oleh orang arab untuk mengungkapkan dalamnya rasa cinta kepada seseorang dan tingginya kedudukan dia. (Lihat <em>Al-Minhaj Syarh Shahih Muslim bin Al-Hajjaj</em>, An-Nawawy 15/184).</p>
<p><span>Asal dari kalimat ini adalah: أنت مَفْدِيٌّ بأبي وأمي atau فَدَيْتُكَ بأبي وأمي artinya: Aku akan menebusmu dengan bapak dan ibuku (yaitu apabila terjadi sesuatu yang tidak baik), kemudian disingkat menjadi: بأبي وأمي karena sering digunakan dan juga karena sudah maklumnya (diketahuinya) orang yang dimaksud. (Lihat <em>An-Nihayah fii gharibil Hadist wal Atsar</em>, Ibnul Atsir 1/20 cet. Dar Ihya At-Turats Al-‘Araby, dan <em>Lisanul ‘Arab</em>, Ibnu Mandhur hal: 17 cet.Darul Ma’arif,)</span></p>
<p>Jadi kalau mau diartikan maka diartikan lengkap menjadi: “Aku akan menebusmu dengan bapak dan ibuku”, atau “Bapak dan ibuku menjadi tebusanmu” dll, bukan “Demi bapak dan ibuku” yang berarti sumpah.</p>
<p>Wallahu ta’ala ‘alam.</p>
<p>Ustadz Abdullah Roy, Lc.</p>
<p>Sumber: tanyajawabagamaislam.blogspot.com</p>
 