
<p><a href="https://rumaysho.com/tag/doa" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Doa</a> ini juga bagus diamalkan untuk meminta keteguhan atau kekokohan hati dalam beragama dan beriman.</p>

<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi, Kitab Ad-Da’awaaat (16. Kitab Kumpulan Doa)</strong></span></p>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">بَابُ الأَمْرِ بِالدُّعَاءِ وَفَضْلِهِ وَبَيَانِ جُمَلِ مِنْ أَدْعِيَّتِهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ –</p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>Bab 250. Perintah untuk berdoa dan keutamaan berdoa serta penjelasan beberapa doa dari Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam</strong></span></p>
<p> </p>
<h2 style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Hadits #1489</strong></span></h2>
<p dir="RTL" style="font-family: Calibri; font-size: 23px; text-align: center;">وَعَنْ شَهْرِ بْنِ حَوْشَبٍ ، قَالَ : قُلْتُ لِأُمِّ سَلَمَةَ رَضِيَ اللهُ عَنْهَا ، يَا أُمَّ المُؤْمِنِيْنَ ، مَا كَانَ أكثْرُ دُعَاءِ رَسُولِ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – ، إِذَا كَانَ عِنْدَكِ ؟ قَالَتْ : كَانَ أَكْثَرُ دُعَائِهِ : (( يَا مُقَلِّبَ القُلُوْبِ ثَبِّتْ قَلْبِي عَلَى دِيْنِكَ )) . رَوَاهُ التِّرْمِذِي ، وَقَالَ : (( حَدِيْثٌ حَسَنٌ ))</p>
<p style="text-align: center;">Dari Syahr bin Hawsyab, ia berkata, “Aku berkata kepada Ummu Salamah <em>radhiyallahu ‘anha</em>, ‘Wahai Ummul Mukminin, doa apa yang paling sering dibaca oleh Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>  jika ia berada di sisimu?’ Ummu Salamah menjawab, ‘Yang paling sering dibaca oleh Nabi<em> shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> adalah: <strong>YAA MUQOLLIBAL QULUUB TSABBIT QOLBII ‘ALA DIINIK</strong> (artinya: Wahai Dzat yang Maha Membolak-balikkan hati, teguhkanlah hatiku di atas agama-Mu).’” (HR. Tirmidzi, ia berkata bahwa hadits ini hasan) [HR. Tirmidzi, no. 3522 dan Ahmad, 6:315. Al-Hafizh Abu Thahir mengatakan bahwa hadits ini hasan. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilaly dalam Bahjah An-Nazhirin, 2:512 menyatakan bahwa hadits ini shahih dilihat dari syawahidnya atau penguat-penguatnya].</p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Kosakata hadits</strong></h3>
<p><em>Muqollibal qulub</em> artinya <em>musharrifal qulub</em> yaitu Yang membolak-balikkan hati.</p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Faedah hadits</strong></h3>
<ol>
<li>Hati setiap hamba berada pada kuasa Allah, sekehendak Allah membolak-balikkannya.</li>
<li>Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengajarkan untuk tunduk dan merendahkan diri di hadapan Allah.</li>
<li>Amal itu tergantung dari akhirnya. Kita memohon kepada Allah <a href="https://rumaysho.com/17637-tanda-husnul-khatimah-dan-suul-khatimah.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer">husnul khatimah</a>.</li>
<li>Bisa teguh dalam berislam adalah suatu nikmat yang besar yang seharusnya setiap orang mengusahakan untuk bisa terus <a href="https://rumaysho.com/20123-doa-meminta-hidayah-dan-istiqamah-di-atas-kebenaran.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer">istiqamah</a> dan <a href="https://rumaysho.com/17265-faedah-surat-yasin-kenapa-tidak-mau-bersyukur.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer">bersyukur kepada Allah</a> jika diberi nikmat ini.</li>
<li>Setiap hamba pasti sangat butuh meminta keteguhan di atas Islam kepada Allah. Kekokohan ini sangat dibutuhkan setiap muslim dalam urusan dunianya, dibutuhkan pula di kubur dan akhiratnya.</li>
</ol>
<p> </p>
<p style="text-align: left;"><strong><span style="font-size: 12pt;">Baca juga: </span></strong></p>
<ul>
<li style="text-align: left;"><span style="color: #ff0000;"><strong><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/22475-13-kiat-agar-kokoh-di-atas-iman.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="font-size: 12pt;">13 Kiat Agar Kokoh di Atas Iman</span></a></strong></span></li>
<li><span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/20293-syarhus-sunnah-iman-itu-perkataan-dan-perbuatan.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong><span style="font-size: 12pt;">Syarhus Sunnah: Iman itu Perkataan dan Perbuatan</span></strong></a></span></li>
</ul>
<p> </p>
<h4 style="text-align: center;"><strong>Referensi:</strong></h4>
<p style="text-align: center;"><em>Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin.</em> Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<hr>
<p> </p>
<p style="text-align: center;">Oleh: <a href="https://rumaysho.com/about-me" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p style="text-align: center;">Artikel <a href="http://Rumaysho.Com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Rumaysho.Com</a></p>
<p> </p>
<iframe id="s_pdf_frame" src="//docs.google.com/gview?embedded=true&amp;url=https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2019/11/Buletin-Rumaysho-MPD-Edisi-89.pdf" style="width: 100%; height:600px;" frameborder="0"></iframe><a class="s_pdf_download_link" href="https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2019/11/Buletin-Rumaysho-MPD-Edisi-89.pdf" download><button style="" class="s_pdf_download_bttn">Download</button></a>
 