
<p> </p>
<h4><span style="color: red;">Fatwa Syaikh Abdul Aziz Bin Baz</span></h4>
<p> </p>
<p><strong>Soal:</strong><br>
Bolehkah <em>istinsyaq</em> (memasukan air ke hidung) dan berkumur-kumur ketika wudhu di tengah hari bulan Ramadhan bagi orang yang berpuasa?</p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p class="arab">بسم الله الرحمن الرحيم</p>
<p class="arab">الحمد لله وصلى الله وسلم على رسول الله وعلى آله وأصحابه ومن اهتدى بهداه، أما بعد</p>
<p>Terdapat hadits shahih dari Rasulullah <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em> bahwa beliau bersabda:</p>
<p class="arab">وبالغ في الاستنشاق إلا أن تكون صائماً</p>
<p>“<em>sungguh-sungguhlah dalam istinsyaq kecuali ketika engkau sedang puasa</em>”</p>
<p>Beliau memerintahkan untuk meraup air, lalu bersabda: “<em>sungguh-sungguhlah dalam istinsyaq kecuali ketika engkau sedang puasa</em>“. Maka ini menunjukkan bahwa orang yang berpuasa itu tetap berkumur-kumur dan ber-<em>istinsyaq</em>. Namun tidak terlalu dalam karena khawatir masuknya air ke tenggorokannya. Adapun <em>istinsyaq</em>-nya, ini harus. Demikian juga kumur-kumur. Karena keduanya adalah kewajiban dalam wudhu bagi orang yang puasa ataupun yang tidak.</p>
<p>Sumber: <a href="http://ar.islamway.net/fatwa/58417">http://ar.islamway.net/fatwa/58417</a></p>
<p>—</p>
<p>Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<p>Artikel Muslim.Or.Id</p>
 