
<h4 style="text-align: center;"><span style="color: #ff0000;">Fatwa Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin</span></h4>
<p><strong>Soal:</strong></p>
<p>Terkadang saya membaca Al Qur’an dan saya merasa suara saya bagus, kemudian saya lebih tartilkan lagi supaya bagus. Apakah ini termasuk ujub yang bisa membatalkan pahala amalan?</p>
<p><strong><span style="line-height: 1.5em;">Jawab:</span></strong></p>
<p>Ini bukan ujub yang membatalkan pahala amal. Bahkan ini merupakan nikmat dari Allah yang dengan nikmat tersebut membuat hamba-Nya senang. Karena dalam hal ini Allah memberikan anda suara yang bagus dan hidayah untuk mengerjakan kebaikan. Sementara sebagian orang terhalang dari mendapat ini atau semua kebaikan tersebut.</p>
<p>Terkadang sebagian orang itu suaranya tidak bagus, dan amalannya pun tidak bagus. Sebagian orang lagi ada yang benar-benar kokoh dalam mengerjakan amalan kebaikan dan suaranya pun bagus, dan ini tidak diragukan lagi merupakan nikmat dari Allah kepada hamba-Nya. Maka bersyukurlah kepada Allah <em>Subhanahu Wa Ta’ala</em> dan ini tidak termasuk perilaku ujub, yaitu ketika seseorang memandang dirinya sedang berada dalam suatu hal yang baik.</p>
<p> </p>
<p>Sumber: <em>Fatawa Nurun ‘ala Ad Darb li Asy Syaikh Al Utsaimin</em>, 2/24</p>
<p>—</p>
<p>Penerjemah: Yulian Purnama</p>
<p>Artikel Muslim.Or.Id</p>
 