
<p>Satu lagi permasalahan hukum mengenai surat Al-Fatihah, bagaimana hukum membaca surat Al-Fatihah dalam shalat.</p>
<p>Para ulama dalam hal ini berselisih pendapat.</p>
<p>Mayoritas ulama yaitu ulama Malikiyyah, Syafi’iyah dan Hambali menyatakan membaca Al-Fatihah merupakan bagian dari rukun shalat. Karena Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>bersabda,</p>
<p>Dari ‘Ubadah b in Ash Shaamit <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">لاَ صَلاَةَ لِمَنْ لَمْ يَقْرَأْ بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ</p>
<p>“<em>Tidak ada shalat bagi orang yang tidak membaca Al Fatihah</em>.” (HR. Bukhari, no. 756 dan Muslim, no. 394)</p>
<p>Dari Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, haditsnya marfu’sampai Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">مَنْ صَلَّى صَلاَةً لَمْ يَقْرَأْ فِيهَا بِفَاتِحَةِ الْكِتَابِ فَهْىَ خِدَاجٌ</p>
<p>“<em>Barangsiapa yang melaksanakan shalat dan tidak membaca Al Fatihah di dalamnya, maka shalatnya itu kurang</em>.” Perkataan ini diulang sampai tiga kali. (HR. Muslim, no. 395)</p>
<p>Sedangkan ulama Hanafiyah berpendapat bahwa membaca Al-Fatihah merupakan wajib shalat, namun tidak termasuk rukun shalat. Anggapannya karena pensyariatannya berdasarkan khabar wahid (berita dari satu orang), yang merupakan tambahan dari firman Allah Ta’ala,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">فَاقْرَءُوا مَا تَيَسَّرَ مِنَ الْقُرْآَنِ</p>
<p>“<em>Bacalah yang mudah darimu dari Al-Qur’an</em>.” (QS. Al-Muzammil: 20) (Lihat bahasan <em>Al-Mawsu’ah Al-Fiqhiyyah</em>, 32: 9)</p>
<p>Pendapat dari jumhur yang menyatakan membaca Al-Fatihah adalah bagian dari rukun shalat lebih tepat. Sedangkan hukum membaca Al-Fatihah, bagi imam, makmum dan orang yang shalat sendirian akan dibahas tersendiri.</p>
<p>Semoga manfaat. <em>Wallahu waliyyut taufiq.</em></p>
<p>—</p>
<p>Selesai disusun ba’da Ashar di <a href="http://darushsholihin.com" target="_blank">Darush Sholihin, Warak, Girisekar, Panggang, GK</a>, 22 Safar 1437 H</p>
<p><a href="http://rumaysho.com/about-me" target="_blank">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Channel Telegram, Instagram, Twitter @RumayshoCom</p>
 