
<p><em>Dalam bisnis afiliasi </em>e-book<em> terjadi </em><em>praktek spekulasi tingkat tinggi</em><em>. Mirip dengan bisnis MLM</em>.<em> E-book hanya komoditi untuk memutar kembali uang yang dibayarkan, dengan mencari downline pembeli sebanyak-banyaknya.</em></p>
<p>Sekarang,<br>
 mendulang untung bukan hanya dilakukan para tuan tanah atau juragan<br>
besar pemilik gudang barang, perusahaan atau pusat perbelanjaan besar.<br>
Walau tidak memiliki gudang, toko atau perusahaan, dan bahkan bisa<br>
dilakukan di rumah, Anda pun dapat ikut mengeruk untung.</p>
<p>Salah satu metode yang digandrungi sebagian orang saat ini adalah dengan menjalankan bisnis afiliasi <em>e</em><em>–</em><em>book</em><em>.</em> Bisnis ini mudah dilakukan, murah biayanya tapi menjanjikan untung lumayan melimpah. Berbekal kemampuan mendesain <em>blog</em> atau situs, agar dikunjungi oleh banyak orang, kemudian memasang <em>link </em>suatu situs, berupa <em>banner </em>atau lainnya. Bila mujur, banyak orang membeli <em>e</em><em>–</em><em>book</em> yang ditawarkan, dan Anda bisa meraup untung besar yang terus mengalir.</p>
<p><strong>Alur Bisnis <em>e-Book</em></strong></p>
<p>Biasanya bisnis afiliasi <em>e-book</em> berawal dari Anda membeli sebuah <em>e-book</em> dari pemilik jaringan bisnis afiliasi <em>e-book</em> dengan harga tertentu. Atas pembelian itu, Anda mendapatkan: (1) e<em>-book</em> tentang suatu hal bisnis atau lainnya; (2) Bonus <em>e-book</em> lain; dan (3) Hak afilisasi.</p>
<p>Dengan adanya hak afiliasi, secara otomatis Anda terdaftar sebagai <em>downline</em> dalam sistem bisnis afiliasi. Dan bila ada konsumen baru yang turut membeli <em>e-book</em> berdasarkan rekomendasi Anda melalui situs atau <em>blog </em>Anda, otomatis pula ia menjadi <em>downline</em> Anda. Konsekuensi status Anda sebagai seorang <em>upline</em>, Anda berhak mendapatkan <em>fee</em> dari setiap pembelian yang dilakukan oleh <em>downline </em>Anda. Dan <em>downline</em> Anda pun akan mengalami hal yang serupa dengan Anda, bila <em>downline </em>yang di bawahnya melakukan pembelian. Demikian seterusnya. Semua ini berjalan secara otomatis, mengingat pemilik afiliasi <em>e</em><em>–</em><em>book</em> telah membuat satu sistem yang dapat mengenali setiap pengunjung yang mampir di situsnya.</p>
<p>Hanya saja ada satu hal yang benar-benar menggiurkan pada sistem pembagian <em>fee </em>dalam sistem afiliasi <em>e</em><em>–</em><em>book</em> . Jika ada pengunjung baru yang membeli <em>e-b</em>ook berkat referensi Anda melalui situs, maka atas referensi ini mendapatkan <em>fee</em> sebesar 50% dari harga <em>e-book</em>. Dan semakin banyak pembeli baru yang berhasil Anda referensikan maka semakin banyak pula <em>fee </em>yang Anda dapatkan dari persenan penjualan <em>e-book</em>.</p>
<p>Besarnya <em>fee</em> yang didapatkan oleh anggota sistem afiliasi <em>e-book</em> ini menjadikan kebanyakan anggota tidak lagi mementingkan mutu dan kegunaan <em>e-book</em> yang mereka beli dan kemudian referensikan. Mereka lebih menginginkan hak afiliasinya yang begitu besar. Adapun <em>e-book</em><br>
 yang menjadi objek afiliasi hanya menjadi umpan bagi para calon<br>
konsumen atau anggota baru yang tertarik untuk mencari uang melalui<br>
dunia maya.</p>
<p><strong>Hukum Afiliasi e-Book</strong></p>
<p>Berdasarkan penjelasan ringkas tentang bisnis afiliasi <em>e-book</em>, dapat disimpulkan beberapa hal.</p>
<ul>
<li>Afiliasi <em>e-book </em>adalah satu akad komersial yang terdiri dari akad jual-beli <em>e-book</em>, dan jual-beli jasa promosi <em>e-book</em>.</li>
<li>Kegunaan <em>e-book</em> yang diperjualbelikan terbukti tidak sebesar nilai jualnya.</li>
<li>Adanya<br>
 praktek spekulasi tingkat tinggi, sehingga anggota membayarkan uang<br>
dalam jumlah tertentu sejatinya bukan untuk mendapatkan barang, namun<br>
untuk mendapatkan hasil uang yang lebih dengan promosi <em>e-book</em> ke rekan yang lain.</li>
<li>Bila Anda menjadi anggota atau <em>downline</em> terakhir dapat dipastikan Anda menjadi korban yang paling dirugikan, mengingat Anda hanya mendapatkan <em>e</em><em>–</em><em>book</em> yang sering kali kurang berguna . Sedangkan impian atau janji manis mendapatkan <em>fee </em>dari pembelian <em>downline</em> tak ubahnya impian di siang bolong. Padahal Anda tergiur mengikuti sistem afiliasi <em>e-book</em> karena mengharapkan <em>fee</em> dari pembelian anggota di bawah Anda.</li>
</ul>
<p>Bila Anda menelaah ketiga hal tersebut, niscaya Anda dapat menyimpulkan bahwa bisnis afiliasi <em>e-book</em><br>
 dengan cara tersebut bertentangan dengan prinsip syariah dalam<br>
perniagaan. Anda pasti menyadari bahwa Islam mengajarkan kepada umatnya<br>
untuk menjaga harta yang merupakan karunia Allah dan membelanjakannya<br>
dengan cara-cara yang terukur.</p>
<p>Allah <em>Ta’ala</em> berfirman, yang artinya, <em>“</em><em>Dan<br>
 orang-orang yang apabila membelanjakan (harta), mereka tidak<br>
berlebih-lebihan, dan tidak (pula) kikir, dan adalah (pembelanjaan itu)<br>
di tengah-tengah antara yang demikian.”</em> (QS. Al-Furqan 67)</p>
<p>Sebagaimana Anda melihat dengan nyata bahwa konsumen afiliasi <em>e-book</em><br>
 dikorbankan, sehingga sebagian hartanya dipungut oleh pemilik bisnis<br>
afiliasi dengan cara-cara yang kurang terpuji. Betapa tidak. Pemilik<br>
bisnis afiliasi menjual <em>e-book</em> yang nilai dan kegunaannya kecil, namun ia memungut imbalan yang besar. Anda sebagai anggota afiliasi rela membeli <em>e-book</em> karena tergiur iming-iming <em>fee </em>besar dari menjual ulang <em>e-book</em>.<br>
 Andai menyadari bahwa Anda konsumen terakhir, niscaya Anda tidak rela<br>
menjadi anggota jaringan afiliasi. Praktek-praktek semacam ini tentu<br>
menyelisihi prinsip syariah.</p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman,<br>
janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil,<br>
kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama suka<br>
diantara kamu.”</em> (QS. An Nisa’ 29)</p>
<p>Berdasarkan<br>
pertimbangan-pertimbangan tersebut, sudah sepantasnya Anda mewaspai<br>
bisnis afiliasi semacam itu, dan tidak turut menjadi anggotanya agar<br>
tidak menjadi korbannya dan juga tidak turut menjerumuskan saudara Anda<br>
menjadi korbannya.</p>
<p>Saudaraku, semangat mendapatkan keuntungan dan<br>
memiliki mata pencaharian adalah terpuji. Walau demikian, bukan berarti<br>
Anda lupa daratan sehingga ceroboh dan menghalalkan segala macam cara.<br>
Dengan kesadaran ini, Anda akan bersikap proporsional. Bukan hanya<br>
keuntungan yang Anda kejar. Namun kehalalan dan juga nilai-nilai<br>
keberkahan. Semoga dapat menambah khasanah ilmu agama Anda. Semoga Allah<br>
 membukakan pintu-pintu rezeki halal nan berkah untuk Anda. <em>Wallahu Ta’ala a’alam bisshawab. </em><strong>(PM)</strong></p>
<p><strong>Oleh: Ustadz DR. Muhammad Arifin Baderi, MA (Pembina KPMI)<br></strong></p>
<p align="center">PengusahaMuslim.com didukung oleh Zahir Accounting <a href="http://zahiraccounting.com/id">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</p>
<p>Dukung kami dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR. 081 326 333 328 &amp; 087 882 888 727</p>
<p>Donasi<br>
 dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah<br>
Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial</p>
 