
<p><iframe width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" allow="autoplay" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/1175961043&amp;color=d5265f&amp;hide_related=true&amp;show_artwork=false&amp;show_comments=false&amp;show_teaser=false&amp;show_user=false"></iframe></p>
<h2><strong>Membaca Basmalah Sebelum Shalat</strong></h2>
<p><strong>Tanya:</strong></p>
<p><em>Bolehkah membaca basmalah sebelum takbiratul ihram? Krn saya sering melihat ada imam sbelum memulai shalat, dia membaca bismillah, lalu ta’awudz. Bagaimana hukumnya?</em></p>
<p><strong>Jawab:</strong></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,</em></p>
<p>Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, beliau menceritakan ada seorang yang masuk masjid, kemudian mengerjakan shalat. Seusai shalat, orang ini datang kepada Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> yang ketika itu berada di dalam masjid. Namun Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> menyuruh orang ini untuk mengulangi shalatnya, karena tadi batal. Beliau lakukan hal ini sebanyak 3 kali.</p>
<p>Setelah merasa kebingungan shalatnya terus dinilai salah, orang ini meminta agar diajari,</p>
<p class="arab">عَلِّمْنِي يَا رَسُولَ اللَّهِ</p>
<p>”Ajarilah aku, wahai Rasulullah.”</p>
<p>Hingga Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengajarkan tata cara shalat minimal, yang bernilai sah secara syariat. Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengajarkan kepadanya,</p>
<p class="arab">إِذَا قُمْتَ إِلَى الصَّلاَةِ فَأَسْبِغِ الوُضُوءَ، ثُمَّ اسْتَقْبِلِ القِبْلَةَ فَكَبِّرْ، ثُمَّ اقْرَأْ بِمَا تَيَسَّرَ مَعَكَ مِنَ القُرْآنِ</p>
<p><em>”Apabila kamu hendak shalat, sempurnakanlah wudhu, kemudian menghadap kiblat, lalu lakukanlah takbiratul ihram. Kemudian bacalah ayat al-Quran yang kamu hafal.”</em> (HR. Bukhari 6251 danMuslim 397).</p>
<p>Hadis ini sering diistilahkan para ulama dengan hadis <strong><em>al-musi’ shalatahu</em></strong> [المسيء صلاته], hadis orang yang shalatnya salah. Hadis ini menjadi hadis standar tentang tata cara shalat yang sah. Karena Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengajarkan cara shalat sederhana yang bernilai sah secara syariat.</p>
<p>Kita bisa perhatikan dalam hadis di atas, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> mengajarkan kepada sahabat tersebut, agar ketika hendak shalat, dia bersiap dengan wudhu sempurna dan menghadap kiblat. Selanjutnya langsung bertakbir. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak mengajarkan bacaan apapun sebelum takbiratul ihram.</p>
<p>Andai ada bacaan yang dianjurkan sebelum<em> takbiratul ihram</em>, tentu Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> akan mengajarkannya.</p>
<p>Dalam kitab al-Mughni, Ibnu Qudamah menukil keterangan Imam Ahmad,</p>
<p class="arab">قيل لأحمد‏:‏ قبل التكبير يقول شيئا‏؟‏ قال‏:‏ لا، يعنى ليس قبله دعاء مسنون إذ لم ينقل عن النبي – صلى الله عليه وسلم- ولا عن أصحابه</p>
<p>Imam Ahmad pernah ditanya: ’Sebelum takbiratul ihram, ada bacaan tertentu?’ Jawab Imam Ahmad: “Tidak ada.”</p>
<p>Maksud Imam Ahmad, tidak ada doa apapun yang dianjurkan sebelum takbiratul ihram. Karena tidak dinukil dari Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em>, tidak pula para sahabat. (al-Mughni, 1/330)</p>
<p>Ibnul Qoyim dalam Zadul Ma’ad menegaskan,</p>
<p class="arab">كان صلى الله عليه و سلم إذا قام إلى الصلاة قال : [ الله أكبر ] ولم يقل شيئا قبلها</p>
<p>Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa salla</em>m apabila memulai , beliau membaca ”Allahu akbar”, dan tidak membaca apapun sebelumnya. (Zadul Ma’ad, 1/194).</p>
<p>Demikian,</p>
<p><em>Allahu a’lam</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh: Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina Konsultasisyariah.com)</strong></p>
<p>Anda bisa membaca artikel ini melalui aplikasi <a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Tanya Ustadz untuk Android</strong></a>.<br>
<a href="https://play.google.com/store/apps/details?id=org.yufid.tanyaustadz" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><strong>Download Sekarang !!</strong></a></p>
<p><strong>KonsultasiSyariah.com didukung oleh Zahir Accounting <a href="http://zahiraccounting.com/id/" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</strong></p>
<p><strong>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</strong></p>
<ul>
<li>SPONSOR hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>DONASI hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial</li>
</ul>
 