
<p>IBADAH INI BERSAMBUNG DI SURGA<br>
Allah berfirman, menceritakan kondisi penduduk surga,</p>
<p class="arab">وَهُدُوا إِلَى الطَّيِّبِ مِنَ الْقَوْلِ</p>
<p><em>mereka diberi petunjuk untuk mengucapkan ucapan-ucapan yang baik.</em>. (al-Hajj: 24)<br>
Ibnu Katsir menyebutkan keterangan beberapa ahli tafsir,</p>
<p>Bahwa penduduk diberi petunjuk untuk membaca al-Quran, kalimat <em>laa ilaaha illallaah</em>, dan dzikir lainnya yang disyariatkan. (Tafsir Ibnu Katsir, 5/408).</p>
<p>Karena itu, penduduk surga hanya mendengarkan kebaikan…</p>
<p class="arab">لا يَسْمَعُونَ فِيهَا لَغْوًا وَلا تَأْثِيمًا * إِلا قِيلا سَلامًا سَلامًا</p>
<p><em>Mereka tidak mendengar di dalamnya perkataan yang sia-sia dan tidak pula perkataan yang menimbulkan dosa, . akan tetapi mereka mendengar ucapan salam.</em> (al-Waqi’ah: 25-26)<br>
Itulah dzikir…</p>
<p>Satu-satunya ibadah yang bersambung sampai ke surga..</p>
<p>Dzikir dengan membaca al-Quran..</p>
<p>Dzikir dengan membaca tahlil, tasbih, tahmid atau dzikir lainnya…<br>
Karena semua isi surga adalah kenikmatan, berarti dzikir adalah nikmat..<br>
Sudah selayaknya kita membiasakan kenikmatan surga ini sebelum memasukinya…<br>
_menyimpulkan pelajaran dari Dr. Sulaiman ar-Ruhaili</p>
<p>#Daurah_Batu_1427</p>
 