
<h2><strong>Syarat untuk mendapatkan izin usaha</strong></h2>
<p class="arab">كان الإمام  مالك رحمه الله يأمرالأمراء فيجمعون التجار والسوقة ويعرضونهم عليه فإذا  وجد أحدا منهم لايفقه أحكام المعاملات ولايعرف الحلال من الحرام أقامه من  السوق وقال له :</p>
<p>Imam Malik biasa memerintahkan gubernur Madinah  untuk mengumpulkan para pelaku bisnis dan pedagang pasar untuk beliau  uji. Jika beliau jumpai ada yang tidak menguasai ketentuan dan aturan  main yang ditetapkan oleh Islam dalam dunia bisnis serta tidak memiliki  kemampuan untuk membedakan halal haram dunia usaha maka beliau akan  melarangnya berjualan di pasar sambil berkata kepadanya,</p>
<p class="arab">تعلم أحكام البيع والشراء ثم اجلس في السوق فإن من لم يكن فقيها أكل الربا شاء أو أبى .</p>
<p>“Pelajarilah  aturan jual beli baru buka usaha di pasar. Siapa saja yang tidak  menguasai fikih jual beli mau tidak mau dia akan memakan harta riba”  [Min Akhlaq Salaf karya Dr Ahmad Farid, terbitan Darul Aqidah hal 88].</p>
<p>Atsar  dari Imam Malik di atas menunjukkan betapa dekatnya riba dengan  transaksi jual beli sehingga siapa saja yang belum menguasai  permasalahan riba dengan baik namun sudah melakukan transaksi jual beli  bisa dipastikan akan terjerumus ke dalam riba.</p>
<p>Perkataan Imam  Malik di atas juga menunjukkan pentingnya berilmu sebelum beramal karena  orang yang beramal sebelum berilmu maka ada peluang besar baginya untuk  terjerumus dalam kesalahan tanpa dia sadari.</p>
<p>Dari kutipan di atas  bisa kita saksikan bahwa di masa silam penguasaan terhadap fikih jual  beli adalah salah satu syarat untuk mendapatkan izin berdagang di pasar  dan izin usaha bisa dicabut manakala seorang pedagang terbukti tidak  menguasai hokum jual beli dengan baik.</p>
<p><strong>Artikel www.PengusahaMuslim.com</strong></p>
 