
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">INDUSTRI MANUFAKTUR BERBASIS SYARIAH – IMBAS<br>Frequently asked questions.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>1. Apa itu industri manufaktur?</strong></p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Industri manufaktur, adalah sebuah pendekatan baru dalam berproduksi sebagai akibat dari penggunaan mesin dalam berproduksi, sejak dimulainya revolusi industri kurang lebih 250 tahun yang lalu.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Sebelum revolusi, pendekatan produksi adalah pendekatan industri kerajinan tangan (handicraft), dimana manusia memproduksi barang dengan tangannya, dibantu oleh alat sederhana dengan menggunakan tenaga yang disediakan oleh alam, seperti tenaga air,tenaga angin, tenaga panas matahari, tenaga hewan dan tenaga manusia.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Pendekatan handicraft ini memiliki pola kerja, dimana seseorang pembuat barang memulai membuat barang karena adanya talentadan kemampuan dan tersedianya bahan baku, untuk memenuhi kebutuhan manusia.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Produk dibuat orang melalui proses tahap demi tahap sampai selesai, sesuai dengan barang yang akan diproduksi. Produksi tikar dibuat seseorang yang memiliki talenta dan kemampuan menganyam bahan baku yang ada sampai menjadi tikar yang diinginkan. Begitu juga dengan gerabah, permadani, kain tenun, patung, pisang goreng dan sebagainya. Sudah tentu hasil produksi dengan cara ini tidak dapat seragam karena tidak ada pola baku,mulai dari kemampuan pembuat, bahan baku, maupun kebutuhanmasyarakat. Jumlah produk yang dihasilkan juga tidak banyak dan tidak dapat diperbanyak, mengingat sangat terbatasnyakemampuan manusia, dan juga tersedianya bahan baku.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Pertimbangan membuat barang yang berdasarkan talenta kemampuan manusia dan tersedianya bahan baku, menjadikan produk industri handicraft ini luput mempertimbangkan kebutuhannyata pasar, menyebabkan produk handicraft ini sulit laku di pasaran.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Lagi pula dengan ketidakseragaman mutu dan pasokan terbataskarena rendahnya kapasitas, menjadi hambatan tambahan bagilakunya produk ini, di pasaran.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Dengan adanya penemuan mesin uap pada abad XVIII, kedudukan manusia mulai digantikan oleh mesin dalam memproduksi barang.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>Pertama.</strong> manusia ditingkatkan martabatnya dari pelaku produksi menjadi pengendali mesin produksi.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>Kedua</strong>, tenaga penggerak yang disediakan alam, digantikan kedudukannya oleh mesin uap, kemudian mesin listrik yang lebih perkasa dan dapat ditempatkan dimana saja, sesuai dengan kekuatan yang dibutuhkan. Mesin tenaga uap atau listrik ini menggerakkan mesin produksi yang menggantikan manusia.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>Ketiga,</strong> pendekatan produksipun diubah sesuai dengan pengaruh penggunaan mesin yang lebih perkasa, karena besarnya volume produsksi yang dapat dihasilkan.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Pendekatan produksi baru ini diberi nama industri manufaktur. Dalam pendekatan baru ini, secara garis besar adalah sebagai berikut:</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Barang yang sudah ditetapkan akan diproduksi yang nyatadibutuhkan pasar, diuraikan dalam Komponen Pembangun Produk (KPP). Proses produksi dimulai dengan memproduksi KPP terlebih dahulu, dengan menggunakan mesin, sehingga hasilnya bisa banyak dan memiliki keseragaman dan presisi yang tinggi.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Keseragaman dan presisi yang tinggi ini, memudahkan dalam proses selanjutnya yaitu perakitan.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Produk manufaktur dibedakan dari jumlah KPP-nya. Makin banyak KPP -nya makin rumit proses produksinya, tetapi karena pendekatanini memiliki prinsip proses yang baku, yaitu proses berjenjang, kerumitan itu dapat diatasi dengan mudah.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Produk korek kuping atau tusuk gigi, memiliki satu KPP, cotton butsmemiliki dua KPP, meja memiliki sepuluh KPP, tetapi pesawat terbang memiliki lebih dari satu setengah juta KPP, yang semua ini adalah hasil produksi industri manufaktur.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Dengan pendekatan produksi ini, industri manufaktur menjadi mampu membuat barang apa saja yang dibutuhkan pasar, karena industri manufaktur mampu menciptakan produk baru dengan bahan baku apa saja sesuai dengan mutu, jumlah dan harga yangdipersyaratkan pasar.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">UKM manufaktur jika sudah akan melaksanakan industri manufaktur, sebaiknya membuat barang yang dibutuhkan pasar,tapi yang jumlah KPP-nya sedikit, baru kemudian meningkatkannya sesuai dengan perkembangan kompetensi.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>2. Apakah industri manufaktur mengakibatkan pengangguran?</strong></p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Kalau kita membaca literatur pada saat revolusi industri ini baru diluncurkan, ada kekhawatiran terutama para perajin akan menganggur, karena pekerjaan mereka sudah digantikan oleh mesin. Mereka beranggapan bahwa mekanisasi akan mengakibatkan pengangguran.Anggapan itu masih ada sampai sekarang.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Industri manufaktur memiliki kemampuan berproduksi barang dalam jumlah besar, memproduksi banyak macam produk dari jarum sampai pesawat ruang angkasa, dengan kecepatan tinggi yang dapat diatur, sehingga dengan adanya industri semacam ini, dunia dibanjiri dengan banyak macam macam produk dalam jumlah yang sangat besar. Banyaknya produk baik dalam jumlah maupun macam ini memberikan peluang kerja dalam kegiatan pra maupun pasca produksi, berupa pasokan bahan baku, kegiatan distribusi, perdagangan, pelayanan purna jual, asuransi, sehingga multiplyer effect akan lebih besar dari multiplyer effect dari income yang diperhitungkan sekitar 4 kali, karena luasnya area pengaruhnya yang bersifat global. Telepon seluler yang dibuat diSkandinavia, Korea, Jepang dapat memberi pekejaan kepada penduduk di pulau Sangir dan desa lain di seluruh Indonesia sebagai penjual voucher.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Jadi pendapat bahwa industri manufaktur mengakibatkan pengangguran adalah tidak benar, sebab kenyataan membuktikan kebalikannya.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>3. Industri manufaktur sulit dilaksanakan?</strong></p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Industri mnufaktur adalah sebuah proses memproduksi barang baru yang dimulai dari membuat komponen pembangun produk dengan mesin agar memiliki presisi yang tinggi terlebih dahulu, baru kemudian dirakit menjadi barang akhir.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Sebuah produk akhir dari industri manufaktur, seolah olah sulit untuk diwujudkan, tetapi kalau sudah diuraikan menjadi komponen pembangun produk, menjadi mudah untuk diproduksi. Produksik KPP-nya tidak sesulit bayangan membuat produk akhir.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Meproduksi roda mobil pasti lebih mudah dari bayangan membuat mobilnya sendiri, apalagi kalau hanya kaca spionnya.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Produk industri manufaktur bervariasi dari KPP-nya satu buah sampai jutaan buah. Untuk produk yang jumlah kppnya besar, proses produksinya dibuat berjenjang, artinya, ada komponen yang terdiri dari sejumlah KPP tetapi belum menjadi produk akhir, kita sebut komponen setengah jadi, tingkat satu. Komponen setengah jadi tingkat satu ini kita gabungkan lagi dengan komponen tigkat satu dari bagian lain lalu mebentuk komponen setangah jadi tingkat dua dan seterusnya, sampai menjadi produk akhir.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Kalau rekayasa produknya jelas, baik bentuknya, ukurannya, bahan dan harganya, maka KPP-nya menjadi mudah untuk diproduksi dan dirakit, karena presisinya tinggi. Dengan mudahnya membuat KPP dengan presisi yang tinggi dalam jumlah yang besar sesuai rencana, dan mudahnya perakitan produk akhirnya, menjadikan proses industri manufaktur ini secara keseluruhan menjadi mudah dilaksanakan.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Kesimpulannya, industri manufaktur adalah pendekatan industriyang mudah dilaksanakan.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>4. Industri manufaktur tidak sesuai dengan Islam?</strong></p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Pandangan ini masih sangat kental ada pada umat Islam karena melihat kenyataan saat ini, bahwa industri manufakturlah yangmenyebabkan musibah global sekarang ini, jadi harus ditolak  paling tidak dihindari.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Pandangan ini sangat bias, karena industri manufaktur itu suatu sistem yang netral. Seperti sebuah pisau, akan bermanfaat buat ibu ibu di dapur tetapi dapat juga dipakai penjahat untuk menotong leher orang. Pisau itu sendiri netral, tergantung dari tujuan penggunaannya.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Begitu pula dengan industri manufaktur. Industri yang sangat perkasa ini dilahirkan oleh budaya ekonomi barat yang sangat dipengaruhi oleh falsafah ekonomi kapitalisme dan individualisme yang menganggap bahwa manusia itu hanya sebagai homoekonomikus dan homofinansialis, yang menghasilkan sifat manusia yang hanya semata mementingkan keuntungan materi dan uang. Seseorang akan dengan bertindak kalau ada keuntungan materinya disana, dan segala sesuatu harus membayar.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Dengan falsafah ini dikepala manusia, maka manusia terdorong untuk menumpuk materi dan uang, menjadi tidak biasa dengan memberi tanpa pamrih dan bersetiakawan. Falsafah ini mendorong nafsu manusia menjadi serakah dan tidak lagi mempedukikan alam sekitar, termasuk sesama manusia.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Akibat dari kelahirannya dalam situasi yang salah inilah yang menyebabkan musibah dunia sekarang ini, sehingga umat Islammenjadi membenci industri manufaktur ini.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Situasi ini akan berubah jika yang dipakai sebagai dasar acuan, falsafah ekonomi syariah yang bersumber pada Al Quran dan Sunnah Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, yang tidak hanya mengurus manusia, tetapi melestarikan harta Allah berupa alam semesta, memanfaatkannya untuk pelestarian itu sendiri, termasuk manusia di dalamnya, sesuai dengan fungsi agama Islam sebagai rahmatanlil alamin.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Manusia pelaksananya diberi pangkat khalifatullah fil ard, yang menyelenggarakan kegiatan ekonomi untuk melestarikan alam dan memanfaatkannya untuk pelestarian itu sendiri, sebagai ibadah.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Menurut Dr. M. Umer Chapra, agama Islam terdiri sangat sederhana untuk dilaksanakan terdiri atas tiga pondasi utama yaitu tauhid, kekhalifahan manusia dan keadilan.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Jika industri manufaktur yang perkasa ini dipakai untuk melaksanakan ketiga pondasi agama Islam itu, maka pekerjaan melestarikan alam semesta dan pemanfaatannya untuk pelestarianitu sendiri, menjadi kegiatan ibadah.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Dari sinilah muncul doktrin Industri Manufaktur Berbasis Syariah – IMBAS.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Opini dunia yang sekarang ini mengharapkan ekonomi Islam dapat menjadi pilihan baru dalam tata ekonomi dunia baru, merupakan peluang yang harus dimanfaatkan oleh umat Islam.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Kesimpulannya umat Islam harus memperjuangkan industri manufaktur yang perkasa ini memakai agama Islam sebagai acuan utama dan bukan menolaknya.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><strong>5. Apakah ada bukti empiris bahhwa sistim syariah bisamendatangkan perbaikan?</strong></p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Paling tidak ada dua bukti pada saat ini.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Bukti pertama adalah yang sudah kita kenal dengan nama perbankan syariah.Perbankan syariah adalah bentuk dari arsitektur perbankan konvensional yang kapitalistik yang dalam pelaksanaannya mengadopsi hukum Islam yang anti riba dan jual beli. Bentuk ini jelas menggambarkan bahwa sistem utamanya adalah kapitalisme, sedangkan hukum Islam hanya berfungsi sebagai subsistem.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Dengan mengadopsi hukum Islam itu sebagai sub sistem, bank syariah menjadi lebih mampu menjalankan tugas perbankannya dibandingkan dengan bank konvensional. Karena prestasi perbankan syariah itu lebih baik, maka banyaklah bankir dunia berlomba lomba mengembangkan sistim bank syariah tersebut.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Supaya tidak kecewa, harap diingat bahwa bank syariah bukanlah bank Islam, tetapi bank kapitalis yang mengadopsi cara cara Islam. Sebuah restoran yang menyediakan tempat sholat, tetap sebagai renstoran dan tidak akan pernah disebut mesjid.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Bukti kedua. Bukti kedua ini kurang diketahui secara pasti oleh ummat Islam, walaupun banyak sudah tokoh agama Islam yang berpendapat bahwa industri Jepang itu islami, tetapi belum tahu secara tepat bagaimana terlaksananya Bangsa Jepang, setelah kalah perang pada Perang Dunia II pada tahun 1945, bertekad keras akan mengalahkan barat melalui ekonomi, yaitu melalui industri manufaktur, sebagai industri perkasa dan moderen yang dihasilkan oleh revolusi industri pada pertengahan abad XVIII.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Mereka membuat beberapa koreksi terhadap industri manufaktur  barat dalam beberapa hal yang penting.</p>
<ul style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">
<li>Pertama, mereka mengubah tujuan industri manufaktur barat dari alat menumpuk harta, menjadi alat pelayanan kepada langganan. Tujuan baru ini menghasilkan skim pelaksanaan yang dikenal di Jepang dengan singkatan QCDS, yang terdiri dari Q yang mewakili quality, dimana produk manufaktur harus makin lama makin baik dengan mengurangi afkir secara berkelanjutan sehingga mendekati zero defect. C berasal kata cost, yaitu menekan biaya produksi secara berkelanjutan supaya konsumen mendapatkan harga yang bagus. D mewakili kata delevery, yaitu penyerahan pasokan yang tepat waktu, jumlah dan harga sesuai dengan keinginan pelanggandan S mewakili kata service, yaitu pelaksanaan pelayanan purna jual yang semakin lengkap. QCDS ini menyebabkan produk industri manufaktur Jepang menjadi digemari di seluruh dunia.</li>
<li>Kedua, mengoreksi industri manufaktur barat yang tidak adil. Untuk itu industri manufaktur Jepang melaksanakan tiga skim pemerataan untuk mencapai keadilan. Skim pertama skim pemerataan pendapatan, dicapai dengan mengubah Hubungan Buruh Majikan barat yang antagonistis menjadi HBM yang sinergis Buruh dan majikan bahu membahu mengusahakan kemajuan usaha dan membagi hasil usaha sesuai dengan kesepakatan. Bagihasil. Dalam rangka ini pula disetujui konvensi bahwa gaji pegawai terendah dan yang tertinggi tidak boleh terlalu jauh berbeda. Skim kedua, berupa pemerataan kesempatan berusaha. Perusahaan industri manufaktur besar membagi pekerjaan kepada perusahaanyang lebih kecil, memanfaatkan perbedaan overhead cost untuk menekan biaya produksi (C), sehingga mencari perusahaan subkontraktor pada industri manufaktur Jepang menjadi pekerjaan yang harus dilaksanakan. Skim ketiga, adalah pemerataan kepemilikan usaha.Pengusaha industri manufaktur Jepang menganut sistim saham minoritas bagi pemilik tetapi tetap memiliki hak kelola.</li>
<li>Ketiga, mengubah misi perbankan barat yang profit center menjadi service center yang bunganya berkisar antara 0 sampai 1%. Skim pemerataan inilah yang menjadikan indutri manufaktur Jepang memiliki motivasi untuk maju yang sangat besar. Dalam kedua bukti empiris ini, walaupun hukum Islam hanya menjadi subsistem dari sebuah sistem kapitalis, namun sudah memperlihatkan kinerja yang luar biasa. Nalar kita berkata, apalagi bila sistem dasarnya Islam, subsistemnya juga Islam, maka jadilah dia arsitektur ekonomi Islam,yang menghasilkan doktrin industri Islam yang akan dapat dielaborasikan menjadi kegiatan kegiatan nyata dari ekonomiIslam, untuk tujuan memakmurkan alam semesta.</li>
</ul>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Doktrin itu muncul dalam bentuk Industri Manufaktur Berbasis Syariah disingkat IMBAS.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">Tulisan ini mengundang pertanyaan lain berikutnya yang belumterungkap tentang IMBAS, agar IMBAS ini makin banyak dimengerti oleh ummat Islam, sehingga menjadi mudah untuk dilaksanakan kelak.</p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><b>Oleh: Bpk. Eddy O.M. Boekoesoe [Peneliti industri modern dan beliau mantan PRESDIR PT.FIRST NATAN GOBEL. Beliau melakukan reserch belasan tahun di Jepang atas perintah Bp.Thayeb Gobel (Alm) tentang Industri, 0812 8767 939]</b></p>
<p style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;"><b>Pengusahamuslim.com didukung oleh <a href="http://zahiraccounting.com/id" data-mce-href="http://zahiraccounting.com/id">Zahir Accounting </a><a href="http://zahiraccounting.com/id" data-mce-href="http://zahiraccounting.com/id">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</b></p>
<ul style="color: rgb(51, 51, 51); font-family: Georgia, 'Times New Roman', 'Bitstream Charter', Times, serif; line-height: 19px;">
<li>Dukung kami dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR. 081 326 333 328 dan 087 882 888 727</li>
<li>Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial</li>
</ul>
 