
<p><iframe loading="lazy" src="https://www.youtube.com/embed/m1t8F9g6BGI?rel=0&amp;controls=0&amp;showinfo=0" width="640" height="360" frameborder="0" allowfullscreen="allowfullscreen"></iframe></p>
<p>Kita sepakat bahwa hutang adalah masalah. Rajin berhutang adalah penyakit.</p>
<p>Bahkan Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> selalu berdoa kepada Allah ta’ala untuk berlindung dari hutang.</p>
<p>Diriwayatkan dari ‘Aisyah radhiallaahu ‘anhaa, bahwasanya dia mengabarkan, “Dulu Rasulullah <em>shallallaahu ‘alaihi wa sallam</em> sering berdoa di shalatnya:</p>
<p class="arab">اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيحِ الدَّجَّالِ وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَفِتْنَةِ الْمَمَاتِ, اللَّهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ</p>
<p>“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari azab kubur, dari fitnah Al-Masiih Ad-Dajjaal dan dari fitnah kehidupan dan fitnah kematian. Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadamu dari hal-hal yang menyebabkan dosa dan dari berhutang“</p>
 