
<h2><strong>Jujur Kunci Kesuksesan</strong></h2>
<p>Abdullah bin Mas’ud <em>radhiallahu ‘anhu</em> berkata:</p>
<p><em>“Kedustaan itu tidak pantas digunakan untuk suatu keseriusan, dan tidak pula dalam senda gurauan. Jika engkau mau, bacalah firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:</em></p>
<p><em>“Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah, dan jadilah kalian bersama orang-orang yang jujur.”</em> (At-Taubah: 119)</p>
<p>Kemudian beliau katakan: <em>“Apakah dalam ayat ini engkau dapati adanya satu keringanan bagi seorang pun (untuk berdusta, pent.)?”</em></p>
<p>Ibnu Katsir rahimahullahu berkata:</p>
<p><em>“Jujurlah engkau dan pegang erat-erat kejujuran itu. Niscaya engkau akan menjadi orang yang jujur dan selamat dari hal-hal yang membinasakanmu. Dan niscaya Allah Subhanahu wa Ta’ala akan menjadikan untukmu kelapangan berikut jalan keluar bagi (segala) urusanmu.”</em></p>
<p>Al-Hasan Al-Bashri <em>rahimahullahu</em> berkata:</p>
<p><em>“Jika engkau ingin dikelompokkan dalam golongan orang-orang yang jujur, maka wajib bagimu untuk zuhud dalam dunia ini dan menahan diri dari (menyakiti) manusia.”</em></p>
<p><strong>Maraji’: Tafsir Ibnu Katsir (2/525-526)</strong></p>
<p><strong>(Dikutip dari http://asysyariah.com, Penulis : Al-Ustadz Zainul Arifin, Judul: Jujurlah)</strong></p>
 