
<p>Hukum asal satu jiwa itu haram darahnya diambil atau dibunuh.</p>
<p>Inilah yang dikatakan lagi dalam kaedah fikih Syaikh As Sa’di selanjutnya,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">الأصل في الأبضاع واللحوم والنفس للمعصوم</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">تحريمها حتى يجيء الحل فافهم هداك الله ما يحل</p>
<p align="center"><i>Hukum asal hubungan biologis dan daging, begitu pula darah dan harta orang yang terjaga</i></p>
<p align="center"><i>adalah haram sampai datang dalil yang menunjukkan halalnya, maka pahamilah apa yang telah didiktekan</i><i></i></p>
<p>Kaedah di atas berisi pelajaran bahwa darah satu jiwa itu tidak boleh diambil kecuali jika adanya dalil. Yang menunjukkan benarnya kaedah ini adalah firman Allah <em>Ta’ala</em>,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا</p>
<p>“<em>Dan janganlah kamu membunuh dirimu; sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu.</em>” (QS. An Nisa’: 29).</p>
<p>Begitu pula firman Allah <em>Ta’ala</em>,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">وَلَا يَقْتُلُونَ النَّفْسَ الَّتِي حَرَّمَ اللَّهُ إِلَّا بِالْحَقِّ</p>
<p>“<em>(Sifat orang beriman yaitu) tidak membunuh jiwa yang diharamkan Allah (membunuhnya) kecuali dengan (alasan) yang benar</em> ” (QS. Al Furqon: 68).</p>
<p>Juga dalam hadits Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> disebutkan,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">لاَ يَحِلُّ دَمُ امْرِئٍ مُسْلِمٍ يَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللَّهُ وَأَنِّى رَسُولُ اللَّهِ إِلاَّ بِإِحْدَى ثَلاَثٍ الثَّيِّبُ الزَّانِ وَالنَّفْسُ بِالنَّفْسِ وَالتَّارِكُ لِدِينِهِ الْمُفَارِقُ لِلْجَمَاعَةِ</p>
<p>“<em>Tidaklah halal darah seorang muslim -yang telah bersaksi bahwa tidak ada sesembahan yang berhak disembah selain Allah dan bersaksi bahwa aku adalah utusan Allah- kecuali karena tiga perkara: (1) orang yang telah menikah namun berzina, (2) membunuh satu jiwa, (3) meninggalkan agama dan memberontak dari pemerintah yang sah</em>” (HR. Bukhari no. 6878 dan Muslim no. 1676).</p>
<p>Dari ‘Abdullah bin ‘Amr, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">مَنْ قَتَلَ مُعَاهَدًا لَمْ يَرَحْ رَائِحَةَ الْجَنَّةِ ، وَإِنَّ رِيحَهَا تُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ أَرْبَعِينَ عَامًا</p>
<p>“<em>Siapa yang membunuh kafir mu’ahad ia tidak akan mencium bau surga. Padahal sesungguhnya bau surga itu tercium dari perjalanan empat puluh tahun.</em>” (HR. Bukhari no. 3166)</p>
<p>Inilah hukum asalnya, nyawa seseorang -meskipun kafir- tidak boleh diambil kecuali adanya dalil. Yang dikecualikan dari hal ini seperti <a href="https://rumaysho.com/aqidah/hukum-sihir-dan-tukang-sihir-6748">tukang sihir</a>, orang yang murtad, dan <a href="https://rumaysho.com/aqidah/bahaya-membunuh-satu-jiwa-5-6674">kafir harbi</a>. Mengenai kafir harbi -yaitu kafir yang memerangi kaum muslimin- disebutkan dalam ayat,</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">فَاقْتُلُوا الْمُشْرِكِينَ</p>
<p>“<em>Perangilah orang-orang musyrik.</em>” (QS. At Taubah: 5).</p>
<p>Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.</p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #0000ff;">Referensi:</span></h4>
<p><em>Syarh Al Manzhumatus Sa’diyah fil Qowa’id Al Fiqhiyyah</em>, -guru kami- Syaikh Dr. Sa’ad bin Nashir bin ‘Abdul ‘Aziz Asy Syatsri, terbitan Dar Kanuz Isybiliya, cetakan kedua, 1426 H, hal. 82-83.</p>
<p>—</p>
<p>Ditulis selepas ‘Ashar, 24 Rabi’uts Tsani 1435 H, di <a href="http://darushsholihin.com/">Pesantren Darush Sholihin</a>, Gunungkidul</p>
<p>Akhukum fillah: Muhammad Abduh Tuasikal</p>
<p>Follow status kami via <a href="https://www.facebook.com/muhammad.tuasikal">Facebook Muhammad Abduh Tuasikal</a>, <a href="https://www.facebook.com/rumaysho">Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat</a>,<a href="https://twitter.com/RumayshoCom">Twitter RumayshoCom</a></p>
<p>—</p>
<p>Akan segera hadir buku Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal terbaru: “Kenapa Masih Enggan Shalat?” seharga Rp.16.000,-. Silakan lakukan pre order dengan format: Buku enggan shalat# nama pemesan# alamat# no HP# jumlah buku, kirim SMS ke 0852 00 171 222.</p>
 