
<blockquote>
<p style="text-align: center;"><strong>Dalam perintah, lakukanlah sesuai kemampuan.</strong><br>
<strong>Dalam larangan, wajib ditinggalkan seluruhnya.</strong></p>
</blockquote>
<p> </p>
<p>Kaidah ini berdasarkan hadits yang shahih yang diriwayatkan oleh Bukhari dan Muslim, Nabi [Islamic phrases=”Shallallahu ‘alaihi wa Sallam”]H[/Islamic] bersabda:</p>
<p style="text-align: right;"></p>
<div style="font-family:PDMS Saleem QuranFont; font-size:26px; direction: rtl; text-align: Right; line-height: 45px;">ما نهيتكم عنه فاجتنبوه وما أمرتكم به فأتوا منه ماستطعتم</div>
<p>Apa apa yang aku larang tinggalkanlah. dan apapa yang aku perintahkan, lakukanlah semampu kalian.</p>
<p><strong>Perintah adalah beban</strong>, dan tidak setiap orang mampu melaksanakannya. Maka syariat yang indah ini melihat kemampuan hamba dalam melaksanakannya.</p>
<p>Sedangkan <strong>larangan adalah meletakkan beban</strong>, semua orang mampu melakukannya. Maka ia harus ditinggalkan sama sekali. Kecuali bila pada keadaan darurat atau sangat dibutuhkan, sementara mashlahatnya lebih besar dari mudlaratnya.</p>
<p>Seperti bangkai boleh dimakan disaat keadaan terpaksa, Dusta diizinkan untuk mendamaikan dua muslim yang bertengkar dan sebagainya.<br>
Namun tentunya tetap memperhatikan batasan batasan yang disebutkan oleh para ulama.</p>
 