
<p><iframe width="100%" height="166" scrolling="no" frameborder="no" allow="autoplay" src="https://w.soundcloud.com/player/?url=https%3A//api.soundcloud.com/tracks/1116120664&amp;color=d5265f&amp;hide_related=true&amp;show_artwork=false&amp;show_comments=false&amp;show_teaser=false&amp;show_user=false"></iframe></p>
<h2><strong>Waktu Pelaksanaan Shalat Sunah Fajar</strong></h2>
<p><em>Assalamu’alaykum Ustadz..</em></p>
<p><em>Ana ingin bertanya sbb:</em></p>
<p><em>1. Utk pelaksanaan sholat sunnah fajar apakah dilaksanakan sebelum adzan shubuh ataukah sesudah mendengar adzan shubuh?</em></p>
<p><em>2. Bolehkah sholat sunnah fajar dilakukan berjamaah bersama istri di rumah?</em></p>
<p><em>Jazakallah khairan katsiir.</em></p>
<p>Dari: Abu Tsuraya, Kalbar</p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa alaikumus salam</em></p>
<p><em>Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,</em></p>
<p>Terdapat banyak hadis yang menunjukkan keutamaan shalat sunah fajar. Diantaranya,</p>
<p>Dari A’isyah <em>radhiyallahu ‘anha</em>, bahwa Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda,</p>
<p class="arab">رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الدُّنْيَا وَمَا فِيهَا</p>
<p>”Dua rakaat fajar, lebih baik dari pada dunia seisinya.” (HR. Muslim 725, Nasai 1759, Turmudzi 416, dan yang lainnya).</p>
<p>Kemudian, juga hadis dari A’isyah <em>radhiyallahu ‘anha</em>, beliau menceritakan,</p>
<p class="arab">لَمْ يَكُنِ النَّبِيُّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى شَيْءٍ مِنَ النَّوَافِلِ أَشَدَّ مِنْهُ تَعَاهُدًا عَلَى رَكْعَتَيِ الفَجْرِ</p>
<p><em>Tidak ada shalat sunah yang lebih diperhatikan Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam dari pada dua rakaat fajar.</em> (HR. Bukhari 1169).</p>
<h3><strong>Kapan Waktu Pelaksanaannya?</strong></h3>
<p>Sebagian orang kebingungan antara shalat fajar dengan shalat qabliyah subuh. Sehingga ada yang melaksanakan dua kali. Shalat fajar dilakukan sebelum adzan subuh, kemudian shalat qabliyah subuh dilakukan setelah adzan subuh.</p>
<p>Dan jelas, ini adalah pemahaman yang tidak benar. Karena shalat fajar adalah shalat qabliyah subuh.</p>
<p>A’isyah radhiyallahu ‘anha menceritakan,</p>
<p class="arab">أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ لاَ يَدَعُ أَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الصُّبْحِ</p>
<p><em>”Bahwa Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam tidak pernah meninggalkan empat rakaat sebelum dzuhur dan dua rakaat sebelum subuh.”</em> (HR.Bukhari 1182, Nasai 1758, dan yang lainnya).</p>
<p>Cerita A’isyah ini menunjukkan bahwa shalat sunah yang dimotivasi Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dan beliau rutinkan adalah shalat sunah qabliyah subuh.</p>
<p>Shalat ini dinamakan shalat fajar, karena shalat ini dilaksanakan tepat setelah terbit fajar, sebelum pelaksanaan shalat subuh.</p>
<p><em>Allahu a’lam.</em></p>
<p><strong>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits (Dewan Pembina <a title="konsultasi keluarga dan rubrik kesehatan" href="https://konsultasisyariah.com/" target="_blank" rel="nofollow noopener noreferrer">KonsultasiSyariah.com</a>)</strong></p>
<p><strong>Artikel ini didukung oleh Zahir Accounting <a title="Software Akuntansi Terbaik di Indonesia" href="http://zahiraccounting.com/id/" target="_blank" rel="dofollow noopener noreferrer">Software Akuntansi Terbaik di Indonesia</a>.</strong></p>
<blockquote>
<p>Dukung Yufid dengan menjadi SPONSOR dan DONATUR.</p>
<ul>
<li>SPONSOR hubungi: 081 326 333 328</li>
<li>DONASI hubungi: 087 882 888 727</li>
<li>Donasi dapat disalurkan ke rekening: 4564807232 (BCA) / 7051601496 (Syariah Mandiri) / 1370006372474 (Mandiri). a.n. Hendri Syahrial</li>
<li>Keterangan lebih lengkap: <a title="peluang menjadi sponsor dan muhsinin" href="https://konsultasisyariah.com/peluang-meraih-dua-keuntungan-berlipat-ganda" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Peluang Menjadi Sponsor dan Donatur</a>
</li>
</ul>
</blockquote>
 