
<p><em>Baca pembahasan sebelumnya <a href="https://muslim.or.id/30267-keistimewaan-bahasa-arab-1.html">Keistimewaan Bahasa Arab (1)</a></em></p>
<h2>Bahasa Arab, Bagian Dari Agama Islam</h2>
<p>Asy-Syatibi <em>rahimahullah </em>menyebutkan bahwa Al-Qur`an Al-Karim diturunkan dengan bahasa Arab, oleh karena itu agar kita bisa memahami Al-Qur`an Al-Karim dengan baik haruslah dipahami sesuai dengan ilmu bahasa Arab. Lalu beliau membawakan dalil-dalil seputar diturunkannya Al-Qur`an Al-Karim dengan bahasa Arab dan rahasia dibalik hal itu berupa sifat bahasa Arab yang istimewa, berikut dalil-dalil tersebut:</p>
<p>Firman Allah Ta’ala,</p>
<h3 style="text-align: right;">إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ قُرْآنًا عَرَبِيًّا لَعَلَّكُمْ تَعْقِلُونَ</h3>
<p>“<em>Sesungguhnya Kami menurunkan Al-Qur`an berupa kitab yang berbahasa Arab, agar kamu memahaminya</em>” (Q.S. Yusuf: 2).</p>
<h3 style="text-align: right;">بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ</h3>
<p>“<em>dengan bahasa Arab yang jelas</em>” (Q.S. Asy-Syu’araa`: 195).</p>
<h3 style="text-align: right;">وَلَقَدْ نَعْلَمُ أَنَّهُمْ يَقُولُونَ إِنَّمَا يُعَلِّمُهُ بَشَرٌ ۗ لِسَانُ الَّذِي يُلْحِدُونَ إِلَيْهِ أَعْجَمِيٌّ وَهَٰذَا لِسَانٌ عَرَبِيٌّ مُبِينٌ</h3>
<p>“<em>Dan sesungguhnya Kami mengetahui bahwa mereka berkata, ‘Sesungguhnya Al-Qur`an itu diajarkan oleh seorang manusia kepadanya (Nabi Muhammad).</em>’<em> Padahal bahasa yang mereka tuduhkan adalah bahasa non Arab, sedang Al-Qur`an adalah dalam bahasa Arab yang terang</em>” (Q.S. An-Nahl: 103).</p>
<h3 style="text-align: right;">وَلَوْ جَعَلْنَاهُ قُرْآنًا أَعْجَمِيًّا لَقَالُوا لَوْلَا فُصِّلَتْ آيَاتُهُ ۖ أَأَعْجَمِيٌّ وَعَرَبِيٌّ ۗ قُلْ هُوَ لِلَّذِينَ آمَنُوا هُدًى وَشِفَاءٌ ۖ وَالَّذِينَ لَا يُؤْمِنُونَ فِي آذَانِهِمْ وَقْرٌ وَهُوَ عَلَيْهِمْ عَمًى ۚ أُولَٰئِكَ يُنَادَوْنَ مِنْ مَكَانٍ بَعِيدٍ</h3>
<p>“<em>Dan jikalau Kami jadikan Al-Qur`an itu suatu bacaan dalam bahasa selain Arab, tentulah mereka mengatakan, ‘Mengapa tidak dijelaskan ayat-ayatnya?’ Apakah (patut Al-Qur`an) dalam bahasa asing sedang (Rasulullah adalah orang) Arab?</em>” (Q.S. Fushshilat: 44).</p>
<p>Asy-Syatibi <em>rahimahullah </em>setelah membawakan dalil-dalil tersebut menyatakan bahwa Al-Qur`an diturunkan berbahasa Arab, sehingga Al-Qur`an haruslah dipahami dengan bahasa Arab.</p>
<h3 style="text-align: right;">فمن أراد تفهمه، فمن جهة لسان العرب يفهم، ولا سبيل إلى تطلب فهمه من غير هذه الجهة</h3>
<p>“Barangsiapa yang menginginkan untuk dapat memahami Al-Qur`an (dengan baik), maka haruslah dipahami dengan ilmu bahasa Arab, dan tidak ada jalan lain untuk bisa memahaminya (dengan baik) selain jalan ini.”<a href="#_ftn1" name="_ftnref1"><sup>[1]</sup></a></p>
<p>Dari penjelasan di atas dapat disimpulkan bahwa bahasa Arab adalah bahasa yang memiliki keistimewaan yang banyak, di antara keistimewaan tersebut dijelaskan dalam ayat Al-Qur`an dan penjelasan ulama <em>rahimahumullah.</em></p>
<p>Berikut ini sebagian dalil-dalilnya dan ucapan ulama tentangnya:</p>
<h2><strong>Bahasa Arab adalah Bahasa yang Sempurna dan Universal </strong></h2>
<p>Allah Ta’ala berfirman,</p>
<h3 style="text-align: right;">وَإِنَّهُ لَتَنْزِيلُ رَبِّ الْعَالَمِينَ (192) نَزَلَ بِهِ الرُّوحُ الْأَمِينُ (193) عَلَى قَلْبِكَ لِتَكُونَ مِنَ الْمُنْذِرِينَ (194) بِلِسَانٍ عَرَبِيٍّ مُبِينٍ (195)</h3>
<p>“<em>Dan sesungguhnya Al-Qur`an ini benar-benar diturunkan oleh Tuhan semesta alam, dia dibawa turun oleh Ar-Ruh Al-Amin (Jibril), ke dalam hatimu (Nabi Muhammad) agar kamu menjadi salah seorang di antara orang-orang yang memberi peringatan, dengan bahasa Arab yang jelas</em>” (QS. Asy-Syu’ara: 192-195).</p>
<p>Ibnu Katsir <em>rahimahullah </em>dalam kitab Tafsirnya mengatakan,</p>
<h3 style="text-align: right;">أي : هذا القرآن الذي أنزلناه إليك [ أنزلناه ] بلسانك العربي الفصيح الكامل الشامل، ليكون بينا واضحا ظاهرا ، قاطعا للعذر ، مقيما للحجة ، دليلا إلى المحجة.</h3>
<p>“Maksudnya bahwa Al-Qur`an ini adalah (wahyu) yang Kami turunkan kepadamu dengan lisan (bahasa)mu (yaitu) bahasa Arab yang fasih, sempurna, universal agar Al-Qur`an menjadi jelas, terang, lagi gamblang, memutuskan udzur, menegakkan hujjah dan sebagai dalil yang menunjukkan kepada tujuan yang dimaksud.”</p>
<p>Di antara makna<strong> {</strong>مُبِين<strong>ٍ}</strong> dalam ayat tersebut adalah bahasa yang ciri khasnya mampu menjelaskan makna yang dimaksud oleh pembicara.</p>
<p>Ibnu Faris (w. 395) -salah satu ulama bahasa- menyatakan,</p>
<h3 style="text-align: right;">فلما خَصَّ – جل ثناؤه – اللسانَ العربيَّ بالبيانِ، عُلِمَ أن سائر اللغات قاصرةٌ عنه، وواقعة دونه</h3>
<p>“Ketika Allah Ta’ala memilih bahasa Arab untuk menjelaskan (firman-Nya), menunjukkan bahwa bahasa-bahasa yang lainnya, kemampuan, dan tingkatannya di bawah bahasa Arab” (<em>As-Shahibi fi Fiqh al-Lughah</em>, 1/4).<a href="#_ftn2" name="_ftnref2"><sup>[2]</sup></a></p>
<p><strong>[bersambung]</strong></p>
<h2>Daftar Link Artikel Berseri:</h2>
<ol>
<li><a href="https://muslim.or.id/30267-keistimewaan-bahasa-arab-1.html">Keistimewaan Bahasa Arab (1)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/30299-keistimewaan-bahasa-arab-2.html">Keistimewaan Bahasa Arab (2)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/30541-keistimewaan-bahasa-arab-3.html">Keistimewaan Bahasa Arab (3)</a></li>
<li><a href="https://muslim.or.id/30977-keistimewaan-bahasa-arab-4.html">Keistimewaan Bahasa Arab (4)</a></li>
</ol>
<p><a href="#_ftnref1" name="_ftn1"></a>Penulis: <span class=""><span class="author xt-post-author"><a title="Posts by Sa'id Abu Ukkasyah" href="https://muslim.or.id/author/abu-ukkasyah" rel="author" data-slimstat-clicked="false" data-slimstat-type="2" data-slimstat-tracking="false" data-slimstat-callback="false">Sa’id Abu Ukkasyah</a></span></span><br>
Artikel: <a href="http://muslim.or.id">Muslim.or.id</a></p>
<p><span style="text-decoration: underline;"><strong>Catatan Kaki:</strong></span></p>
<h6>[1] Tautan<br>
[2] <a href="https://konsultasiSyariah.com/24981-mengapa-Alquran-berbahasa-arab.html">Tautan </a>
</h6>
<h2>Ingin Belajar Bahasa Arab Dari Dasar? Silakan Kunjungi Link Di Bawah Ini:</h2>
<figure id="attachment_30275" aria-describedby="caption-attachment-30275" style="width: 300px" class="wp-caption alignleft"><a href="http://mahadumar.id"><img loading="lazy" class="wp-image-30275 size-medium" src="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/mahadumar.id_-300x132.jpg" alt="mahadumar.id" width="300" height="132" srcset="https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/mahadumar.id_-300x132.jpg 300w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/mahadumar.id_-768x337.jpg 768w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/mahadumar.id_-1024x449.jpg 1024w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/mahadumar.id_-1132x500.jpg 1132w, https://muslim.or.id/wp-content/uploads/2017/06/mahadumar.id_.jpg 1140w" sizes="(max-width: 300px) 100vw, 300px"></a><figcaption id="caption-attachment-30275" class="wp-caption-text">mahadumar.id</figcaption></figure>
 