
<p>Inilah <a href="https://rumaysho.com/401-semangat-di-bulan-ramadhan.html" target="_blank" rel="noopener"><strong>keistimewaan bulan Ramadhan</strong></a>, bukan hanya diturunkan kitab suci Al-Qur’an, tetapi diturunkan pula berbagai kitab suci lainnya.</p>
<p>Ibnu Katsir rahimahullah berkata, “Bulan Ramadhan adalah bulan pilihan diturunkannya Al-Qurán yang mulia. Bahkan kitab suci ilahiyah juga diturunkan oleh Allah di bulan Ramadhan pada para nabi.”(<em>Tafsir Al-Qurán Al-Ázhim</em>, 2:57)</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/24407-doa-yang-diajarkan-rasulullah-pada-malam-lailatul-qadar-dan-kandungannya.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Doa yang Diajarkan oleh Rasulullah pada Lailatul Qadar dan Kandungannya</span></a></strong></p>
<p>Dari Watsilah bin Al-Asqa’, Rasulullah shallallahu álaihi wa sallam bersabda, “Shuhuf Ibrahim diturunkan pada awal Ramadhan. Taurat diturunkan pada awal-awal Ramadhan. Injil turun pada 13 Ramadhan. Sedangkan Al-Qurán diturunkan oleh Allah pada 24 Ramadhan.” (HR. Ahmad, 4:107, dihasankan oleh Imam As-Suyuthi. Syaikh Al-Albani menyebutkan hadits ini dalam Silsilah Al-Ahadits Ash-Shahihah, no. 1575).</p>
<p>Diriwayatkan dari Jabir bin Ábdillah, Zabur diturunkan pada 12 Ramadhan, Injil diturunkan pada 18 Ramadhan, sedangkan yang lainnya sama seperti disebutkan di atas. (HR. Abu Ya’la, hadits ini <em>dhaif jiddan</em>).</p>
<p>Shuhuf (lembaran) Ibrahim, Taurat, Zabur, dan Injil diturunkan masing-masing pada nabi-nabinya sekaligus (jumlatan waahidatan). Sedangkan Al-Qurán diturnkan sekaligus di Baitul Ízzah di langit dunia, ini terjadi pada <a href="https://rumaysho.com/tag/lailatul-qadar" target="_blank" rel="noopener"><strong>Lailatul Qadar</strong> </a>di bulan Ramadhan. Inilah yang difirmankan Allah Taála,</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةِ الْقَدْرِ</span></p>
<p>“<em>Sesungguhnya Kami telah menurunkannya (Al Quran) pada malam kemuliaan</em>.” (QS. Al Qadr: 1).</p>
<p dir="rtl" align="center"><span style="font-size: 18pt;">إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ</span></p>
<p>“<em>Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi</em>.” (QS. Ad Dukhon: 3).</p>
<p>Kemudian setelah itu, Al-Qurán turun secara berangsur-angsur sesuai peristiwa yang dialami oleh Rasulullah shallallahu álaihi wa sallam. Hal ini diriwayatkan dari berbagai jalan dari Ibnu Ábbas.</p>
<p>Ibnu Ábbas berkata, “Al-Qurán diturunkan pada bulan Ramadhan pada <a href="https://rumaysho.com/11367-cara-mendapatkan-lailatul-qadar.html" target="_blank" rel="noopener"><strong>Lailatul Qadar </strong></a>di malam penuh berkah. Al-Qurán tersebut turun sekaligus (jumlatan waahidatan). Kemudian Al-Qurán turun secara bertahap sesuai dengan peristiwa, pada bulan dan hari.”(HR. Ibnu Abi Hatim, sanadnya hasan)</p>
<p>Ada juga riwayat dari Ibnu Ábbas yang menyebutkan bahwa Al-Qurán itu diturunkan pada pertengahan Ramadhan ke langit dunia. Al-Qurán diletakkan di Baitul Ízzah. Kemudian Al-Qurán itu turun dalam kurun waktu 24 tahun untuk memberikan jawaban kepada manusia.”(HR. Ath-Thabari, sanadnya saling menguatkan satu dan lainnya).</p>
<p>Lihat bahasan dalam <em>Tafsir Al-Qurán Al-Ázhim</em>, 2:58.</p>
<p><strong>Baca juga: <span style="color: #ff0000;"><a style="color: #ff0000;" href="https://rumaysho.com/3495-tafsir-surat-al-qadr-1-nuzulul-qur-an-dan-lailatul-qadar.html" target="_blank" rel="noopener">Nuzulul Quran dan Lailatul Qadar</a></span></strong></p>
<p><strong>Kesimpulan</strong>: Kitab suci Al-Qurán diturunkan sekaligus di Baitul Ízzah di langit dunia pada bulan Ramadhan pada malam Lailatul Qadar. Kemudian Al-Qurán akan turun secara berangsur-angsur sesuai peristiwa. Bulan Ramadhan adalah bulan diturunkannya kitab suci lainnya yaitu Shuhuf Ibrahim, Zabur, Taurat, dan Injil. Namun, turunnya keempat kitab ini secara sekaligus (jumlatan waahidatan).</p>
<p><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/466-membedah-kesalahan-kesalahan-di-bulan-ramadhan.html" target="_blank" rel="noopener"><span style="color: #ff0000;">Hukum Perayaan Nuzulul Quran</span></a></strong></p>
<p> </p>
<h4>Referensi:</h4>
<p><em>Tafsir Al-Qurán Al-Ázhim</em>. Cetakan pertama, Tahun 1431 H. Ibnu Katsir. Tahqiq: Prof. Dr. Hikmat bin Basyir bin Yasin. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.</p>
<p> </p>
<p>—</p>
<p>Malam Jumat, 11 Ramadhan 1442 H, 23 April 2021 @ <a href="https://darushsholihin.com">Darush Sholihin, Panggang, Gunungkidul DIY</a></p>
<p><a href="https://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p><a href="https://rumaysho.com">Artikel Rumaysho.Com</a></p>
 