
<p>Barangkali kesalahan kita karena terlalu tergesa-gesa dalam <a href="https://rumaysho.com/14718-3-sebab-utama-doa-terkabul.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer">meminta terkabulnya doa</a>.</p>

<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 14pt;"><strong>Riyadhus Sholihin karya Imam Nawawi, Kitab Ad-Da’awaaat (16. Kitab Kumpulan Doa)</strong></span></p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">بَابُ فِي مَسَائِلِ مِنَ الدُّعَاءِ</p>
<h2 style="text-align: center;"><span style="font-size: 16pt;"><strong>Bab 252. Tentang Berbagai Masalah Doa</strong></span></h2>
<p> </p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Hadits #1499</strong></h3>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">وَعَنْهُ : أَنَّ رَسُولَ اللهِ – صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ – قَالَ : (( يُسْتَجَابُ لِأَحَدِكُمْ مَا لَمْ يَعْجَلْ : يَقُوْلُ : قَدْ دَعْوتُ رَبِّي ، فَلَمْ يَسْتَجِبْ لِي )) مُتَّفَقٌ عَلَيْهِ .</p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">وَفِي رِوَايَةٍ لِمُسْلِمٍ : (( لاَ يَزالُ يُسْتَجَابُ لِلعَبْدِ مَا لَمْ يَدْعُ بِإِثْمٍ ، أَوْ قَطِيعَةِ رَحِمٍ ، مَا لَمْ يَسْتَعْجِلْ )) قِيْلَ : يَا رَسُوْلَ اللهِ مَا الاِسْتِعْجَالُ ؟ قَالَ : (( يَقُوْلُ : قَدْ دَعوْتُ ، وَقَدْ دَعَوْتُ ، فَلَمْ أَرَ يَسْتَجِبُ لِي ، فَيَسْتحْسِرُ عِنْدَ ذَلِكَ وَيَدَعُ الدُّعَاءَ .</p>
<p style="text-align: center;">Dari Abu Hurairah <em>radhiyallahu ‘anhu</em>, Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Doa salah seorang di antara kalian pasti dikabulkan selama ia tidak tergesa-gesa. (Yaitu) orang tersebut berkata, ‘Aku telah berdoa kepada Rabbku, tetapi Dia tidak mengabulkannya untukku.’</em>” (<em>Muttafaqun ‘alaih</em>) [HR. Bukhari, no. 6340 dan Muslim, no. 2735]
</p>
<p style="text-align: center;">Dalam riwayat Muslim disebutkan, “<em>Doa seorang muslim senantiasa akan dikabulkan selama ia tidak berdoa untuk dosa atau memutuskan hubungan keluarga, asalkan ia tidak tergesa-gesa</em>.” Ditanyakan, “<em>Wahai Rasulullah, apa yang dimaksud dengan tergesa-gesa?</em>” Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Seorang berkata, ‘Sungguh aku telah berdoa dan sungguh aku telah berdoa, namun aku belum melihat dikabulkannya doaku</em>.” Maka ia pun merasa rugi (putus asa) ketika itu sehingga meninggalkan doa.”</p>
<p> </p>
<h3 style="text-align: center;"><strong>Faedah hadits</strong></h3>
<ol>
<li>Hadits ini jadi penyemangat bagi kita supaya rajin berdoa karena <strong>doa itu inti sari ibadah</strong>.</li>
<li>Allah menjamin akan mengabulkan doa seorang muslim.</li>
<li>Di antara sebab doa itu sulit diijabahi (sulit terkabul) adalah: <strong>isti’jal (tergesa-gesa), doa yang mengandung dosa, merasa bosan atau letih dalam berdoa hingga meninggalkan doa.</strong>
</li>
<li>Tergesa-gesa itu mengakibatkan seseorang futur (kurang semangat) dan enggan berdoa.</li>
<li>Segala sesuatu berada di tangan Allah. Allah mampu melakukan segala sesuatu. Namun seorang hamba tidak bisa memaksa Allah untuk menyegerakan keinginannya.</li>
</ol>
<p><strong>Baca Juga:</strong></p>
<ul>
<li><a href="https://rumaysho.com/23172-jangan-doakan-jelek-anakmu-karena-bisa-jadi-terkabul.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #ff0000;"><strong>Jangan Doakan Jelek Anakmu Karena Bisa Jadi Terkabul</strong></span></a></li>
<li><a href="https://rumaysho.com/23044-sudah-doakan-saudaramu-di-saat-ia-tidak-di-hadapanmu.html" target="_blank" rel="noopener noreferrer"><span style="color: #ff0000;"><strong>Sudah Doakan Saudaramu di Saat Ia Tidak di Hadapanmu?</strong></span></a></li>
</ul>
<h4 style="text-align: center;"><strong>Referensi utama:</strong></h4>
<p style="text-align: center;"><em>Bahjah An-Nazhirin Syarh Riyadh Ash-Shalihin.</em> Cetakan pertama, Tahun 1430 H. Syaikh Salim bin ‘Ied Al-Hilali. Penerbit Dar Ibnul Jauzi.</p>
<p> </p>
<p> </p>
<hr>
<p> </p>
<p style="text-align: center;">Diselesaikan di <a href="https://darushsholihin.com">Darush Sholihin</a>, 5 Februari 2020 – 11 Jumadats Tsaniyyah 1441 H</p>
<p style="text-align: center;">Oleh: <a href="https://rumaysho.com/about-me" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p style="text-align: center;">Artikel <a href="http://Rumaysho.Com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Rumaysho.Com</a></p>
<p> </p>
<p style="text-align: center;"><span style="font-size: 18pt;"><strong>Silakan download buletin kajian Riyadhus Sholihin tentang Doa di Masjid Pogung Dalangan dalam bentuk PDF di sini: <a href="http://bit.ly/rumayshoBuletinMPD" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Buletin MPD</a></strong></span></p>
<p> </p>
<iframe id="s_pdf_frame" src="//docs.google.com/gview?embedded=true&amp;url=https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2020/02/Buletin-Rumaysho-MPD-Edisi-98.pdf" style="width: 100%; height:600px;" frameborder="0"></iframe><a class="s_pdf_download_link" href="https://rumaysho.com/wp-content/uploads/2020/02/Buletin-Rumaysho-MPD-Edisi-98.pdf" download><button style="" class="s_pdf_download_bttn">Download</button></a>
 