
<p><strong>Kualitas Kepemimpinan Warren Bennis</strong></p>
<p>Warren Bennis, dikenal luas sebagai guru kepemimpinan modern,  mengidentifikasi enam kualitas personal.</p>
<p><strong>Integritas</strong></p>
<p>Integritas berarti penyatuan kata-kata dan tindakan didalam  nilai-nilai diri.  Artinya lekat dengan nilai-nilai ini sekalipun cara  alternatif lebih mudah atau menguntungkan.</p>
<p>Seorang pemimpin dengan integritas bisa dipercaya dan dikagumi karena  memegang teguh nilai-nilai dengan kuat. Mereka juga bertindak sebagai  contoh yang powerful untuk ditiru orang-orang disekitanrya, sehingga  membangun seluruh organisasi dengan nilai budaya yang powerful dan  efektif.</p>
<p><strong>Dedikasi</strong></p>
<p>Dedikasi berarti menggunakan waktu dan energi pada tugas yang harus  diselesaikan daripada memberikan waktu yang bisa Anda luangkan.</p>
<p>Posisi kerja kepemimpinan bukan hal yang terkait dengan ‘jika waktu’.  Artinya menyerahkan diri Anda sepenuhnya untuk mengerjakan semua tugas,  mendedikasikan diri Anda untuk berhasil dan memimpin yang lain bersama  Anda.</p>
<p><strong>Berbudi luhur</strong></p>
<p>Seseorang yang murah hati memberikan kredit pada saat yang tepat.   Juga berarti menjadi ramah dalam mengalahkan dan memungkinkan orang lain  yang dikalahkan untuk mendapatkan martabat mereka.</p>
<p>Keluhuran budi dalam kepemimpinan terkait dengan menilai orang dengan  kesuksesan dan menerima tanggung-jawab personal atas kegagalan.</p>
<p><strong>Kerendahan hati</strong></p>
<p>Kerendahan hati kebalikan dari arogansi dan narsisme. Artinya  mengakui bahwa Anda tidak mewarisi superioritas dan konsekwensinya  mereka tidak rendah diri di depan Anda. Tidak berarti mengecilkan maupun  mengagungkan diri Anda sendiri.</p>
<p>Pemimpin yang rendah hati tidak merendahkan diri mereka sendiri,  ataupun harga diri yang salah atau rendah. Mereka hanya mengakui semua  orang memiliki nilai yang sama dan tahu jika posisi mereka tidak  membuatnya sebagai Tuhan.</p>
<p><strong>Keterbukaan</strong></p>
<p>Keterbukaan artinya mampu mendengarkan ide-ide yang ada diluar model  yang ada, mampu menangguhkan penilaian setelah seseorang mendengar  pendapat orang lain.</p>
<p>Seorang pemimpin yang terbuka mendengarkan orang-orangnya tanpa  membungkamnya terlalu cepat, yang setidaknya menunjukkan kepedulian dan  membangun kepercayaan. Keterbukaan juga memperlakukan ide lain yang  secara potensi lebih baik daripada idenya sendiri. Pada teritori dunia  baru yang tidak pasti, bersikap terbuka dianggap sebagai alternatif  ketrampilan yang penting.</p>
<p><strong>Kreatifitas</strong></p>
<p>Kreatifitas berarti berpikir secara berbeda, mampu keluar dari kotak  dan melihat sudut pandang baru atau yang berbeda atas sesuatu.</p>
<p>Bagi seorang pemimpin, mampu melihat masa depan dimana mereka akan  memimpin pengikutnya, kreatifitas memberikan kemampuan untuk berpikir  secara berbeda dan melihat hal yang tidak dilihat orang lain, dan ini  yang memberikan alsan bagi pengikut untuk mengikutinya.</p>
<p>Sumber: www.changingminds.org</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com</p>
<p>Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 