
<h2>Malu Minta Maaf Kepada Suami</h2>
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p>Terkadang, aku bicara dengan kata-kata buruk kepada suamiku yang menyebabkan kemarahannya berkobar, lalu dia menjauhi aku. Sedangkan aku tidak mampu <a title="meminta maaf" href="https://konsultasisyariah.com/malu-minta-maaf-kepada-suami" target="_blank"><strong>meminta maaf</strong></a> kepadanya karena aku <strong>merasa amat malu</strong>. Apakah bila suamiku bermalam dalam keadaan marah kepadaku, aku menjadi berdosa karena hal itu?<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Anda harus membuat suami Anda ridha atau berusaha agar dia memaafkan semua perbuatan Anda atas dirinya dan Anda jangan terus-menerus dalam kekeliruan. Namun cobalah untuk membuatnya ridha, barangkali dia mau memaafkan semua perbuatan Anda, bertoleransi terhadap Anda dan melupakan apa yang telah terjadi. Inilah yang terbaik. Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> bersabda, “<em>Bila seorang laki-laki memanggil istrinya ke tempat tidurnya, dan istri tidak memenuhi panggilan itu, kemudian suami bermalam dalam keadaan marah, maka para malaikat melaknat wanita itu sampai pagi</em>.” (Diriwayatkan oleh Muslim). Maka istri harus mematuhi suaminya dant idak menyelisihinya. Aku mohonkan taufik untuk semua orang.</p>
<p>Syaikh Abdul Aziz bin Baz, Majalah ad-Da’wah</p>
<p>Sumber: <em>Setiap Problem Suami-Istri Ada Solusinya, Solusi atas 500 Problem Istri dan 300 Problem Suami oleh Sekelompok Ulama: Syaikhul Islam Ibn Taimiyah, Syaikh bin Baz, Syaikh Muhammad bin Ibrahim, Syaikh Abdullah bin Utsaimin, Syaikh Abdullah bin Jibrin</em> dll, Mitra Pustaka, 2008.</p>
<p><strong>Artikel www.KonsultasiSyariah.com</strong></p>
 