
<p><strong>Mempersempit Konsep Usaha Kecil Anda</strong></p>
<p>Kenikmatan memiliki usaha sendiri bisa membawa Anda ke banyak tempat.  Namun, pastikan Anda meluangkan waktu untuk menilai ide Anda dengan  akurat dan tahu mana yang menjadi keinginan Anda dan mana yang bukan.  Buatlah spesifik. Anda akan membutuhkan daftar tujuan untuk mendesain  bisnis dengan cara yang terus dipertahankan. Jika menurut Anda, Anda  bisa serta-merta melakukannya, mungkin Anda merasa tertekan saat  pekerjaan mulai menumpuk.</p>
<p>Jika Anda membutuhkan dana awal melalui pinjaman ke teman, maka Anda  harus membuat business plan. Business plan harus mengikuti format yang  ketat, membutuhkan detil yang berkisar dari pernyataan misi hingga  proyeksi keuangan. Meski Anda tidak membutuhkan pinjaman atau business  plan, ada banyak bentuk lainnya untuk mempersempit fokus bisnis Anda.</p>
<p>Jenis bisnis Anda akan dikodekan dalam ijin bisnis. Melakukan tugas  diluar lingkup ijin akan membuat Anda memiliki tanggung jawab sipil.  Perusahaan asuransi Anda juga perlu tahu jenis pekerjaan spesifik Anda  untuk bisa memberikan jaminan yang sesuai.</p>
<p>Meluangkan waktu untuk mengasah fokus pada usaha akan membantu Anda  membuat banyak keputusan. Ini akan membantu Anda menentukan dimana, dan  dengan siapa, Anda akan beriklan. Membantu Anda menentukan kebutuhan  pelanggan dan menemukan ceruk spesifik yang mungkin bisa Anda gunakan  dalam persaingan.</p>
<p>Sumbang saran bisa membantu Anda untuk memilih arah. Mulai dengan ide  awal, dan kemudian tuliskan setiap tugas pekerjaan atau produk yang  sesuai dengan kategori tersebut. Misalnya, konsep dasar Anda “mengecat.”  Misalnya tugas spesifik adalah: finishing, pengecatan interior,  pengecatan eksterior, dan pengecatan komersial. Serta daftar pekerjaan  terkait. Untuk pengecatan, pekerjaan terkait meliputi: tukang kayu,  pemasangan dinding dan/atau perbaikan, serta konstruksi dan/atau  perbaikan.</p>
<p>Setelah Anda menyusun daftar tugas, tentukan mana yang menjadi minat  Anda. Coret mana yang tidak menjadi arah tujuan Anda. Kategorikan yang  tersisa sebagai tugas yang harus Anda kerjakan dengan segera, dan  bagian yang menjadi rencana untuk ditawarkan sebagai bagian dari  perluasan dikerjakan kemudian. Daftar ekspansi Anda akan memberikan Anda  sasaran pekerjaan selanjutnya, sebagai bagian dari rencana lima tahun.</p>
<p>Dengan daftar produk atau jasa yang bisa Anda segera tawarkan, Anda  bisa membentuk fokus perusahaan Anda. Pernyataan visi dan misi bisa  segera ditentukan. Pernyataan singkat ini  merupakan proyeksi perusahaan  Anda, dan harus diajaran pada setiap orang yang Anda pekerjakan.</p>
<p>Dengan meluangkan waktu menuliskan apa yang dilakukan perusahaan  Anda, Anda mencegah untuk membuat kesalahan yang diakibatkan karena  melakukan sesuatu yang bukan keahlian Anda. Saat Anda duduk dan  memikirkan sasaran dan ide-ide, Anda mendapatkan pemahaman yang lebih  baik atas apa yang ingin Anda capai dan mungkin Anda menemukan posisi  unik Anda di pasar. Jika Anda bisa mengidentifikasi layanan dan produk  yang tidak bisa dilakukan oleh orang lain, maka Anda memiliki keuntungan  yang luar biasa.</p>
<p>Penulis: John Edmond  telah bertahun-tahun bekerja di bidang asuransi  dan keuangan dan sekarang menulis artikel mengenai usaha kecil dan  keuangan di http://www.business-in.info/ serta http://on-internet.com</p>
<p>Sumber: www.streetdirectory.com</p>
<p>Diterjemahkan oleh: Iin – Tim Pengusahamuslim.com<br> Artikel: <a title="www.pengusahamuslim.com" target="_blank">www.pengusahamuslim.com</a></p>
 