
<p class="s7"><span class="s5">Keutamaan jika seseorang mengajak orang lain masuk Islam, maka ia akan mendapatkan keutamaan harta unta merah, di mana unta merah menjadi harta berharga orang Arab di masa lampau. </span><span class="s5">Islam yang didakwahi adalah Islam yang benar yang mendakwahkan </span><span class="s6">laa ilaha illallah</span><span class="s5">, yaitu dakwah tauhid dan anti syirik.</span><span class="s5"> Hadits yang akan kita kaji juga akan menjelaskan keutamaan sahabat yang mulia, ‘Ali bin Ab</span><span class="s5">i</span><span class="s5"> Tholib</span><span class="s5"> </span><span class="s6">radhiyallahu ‘anhu</span><span class="s5">.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">Dari Sahl bin Sa’ad, ia berkata bahwa Rasulullah </span><span class="s6">shallallahu</span><span class="s6"> ‘alaihi wa sallam</span><span class="s5"> bersabda </span><span class="s5">saat</span><span class="s5">perang</span><span class="s5"> Khoibar,</span></p>
<p dir="RTL" style="font-family: Traditional Arabic; font-size: 23px; text-align: center;">« لأُعْطِيَنَّ الرَّايَةَ غَدًا رَجُلاً يُفْتَحُ عَلَى يَدَيْهِ ، يُحِبُّ اللَّهَ وَرَسُولَهُ ، وَيُحِبُّهُ اللَّهُ وَرَسُولُهُ » .فَبَاتَ النَّاسُ لَيْلَتَهُمْ أَيُّهُمْ يُعْطَى فَغَدَوْا كُلُّهُمْ يَرْجُوهُ فَقَالَ « أَيْنَ عَلِىٌّ » . فَقِيلَ يَشْتَكِى عَيْنَيْهِ ، فَبَصَقَ فِى عَيْنَيْهِ وَدَعَا لَهُ ، فَبَرَأَ كَأَنْ لَمْ يَكُنْ بِهِ وَجَعٌ ، فَأَعْطَاهُ فَقَالَ أُقَاتِلُهُمْ حَتَّى يَكُونُوا مِثْلَنَا . فَقَالَ « انْفُذْ عَلَى رِسْلِكَ حَتَّى تَنْزِلَ بِسَاحَتِهِمْ ، ثُمَّ ادْعُهُمْ إِلَى الإِسْلاَمِ ، وَأَخْبِرْهُمْ بِمَا يَجِبُ عَلَيْهِمْ ، فَوَاللَّهِ لأَنْ يَهْدِىَ اللَّهُ بِكَ رَجُلاً خَيْرٌ لَكَ مِنْ أَنْ يَكُونَ لَكَ حُمْرُ النَّعَمِ »</p>
<p class="s9"><span class="s5">“</span><span class="s6">Sungguh akan diberikan bendera </span><span class="s6">(yang biasa dibawa oleh pemim</span><span class="s6">pin pasukan, -pen) </span><span class="s6">besok pada orang yang akan didatangkan kemenangan melalui tangannya di mana ia mencintai Allah dan Rasul-Nya, lalu Allah dan Rasul-Nya pun mencintai dirinya</span><span class="s5">.</span><span class="s5">”</span><span class="s5"> Lalu </span><span class="s5">kemudian para sahabat bermalam dan mendiskusikan siapakah di antara mereka yang nanti akan diberi bendera</span><span class="s5"> tersebut</span><span class="s5">. </span><span class="s5">Tiba waktu pagi</span><span class="s5">, mereka semua berharap-harap bisa mendapatkan bendera</span><span class="s5">itu</span><span class="s5">. Namun Nabi </span><span class="s6">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span><span class="s5"> malah bertanya, “</span><span class="s6">Di mana ‘Ali?</span><span class="s5">”</span><span class="s5"> Ada yang menjawab bahwa ‘Ali sedang sakit mata. (Lalu ‘Ali dibawa ke hadapan Nabi</span><span class="s5">, -pen</span><span class="s5">), lantas beliau mengusap kedua matanya dan mendo’akan kebaikan untuknya. </span><span class="s5">Lantas ia pun sembuh seakan-akan tidak pernah sakit sebelumnya. Lantas bendera tersebut diberikan kepada ‘Ali</span><span class="s5">dan ia berkata, “</span><span class="s6">Aku akan memerangi mereka hingga mereka bisa seperti kita</span><span class="s5">.” Kemudian Nabi </span><span class="s6">shallallahu ‘alaihi wa sallam </span><span class="s5">bersabda, “</span><span class="s6">Ja</span><span class="s6">lanlah perlahan-lahan ke depan hingga</span><span class="s6">kalian </span><span class="s6">sampai di tengah-tengah mereka. </span><span class="s6">Kemudian dakwahilah mereka pad</span><span class="s6">a Islam dan kabari mereka tentang perkara-perkara yang wajib. </span><span class="s6">Demi Allah, sungguh jika Allah memberi hidayah pada seseorang lewat perantaraanmu, maka itu lebih baik dari unta merah.</span><span class="s5">”</span><span class="s5"> (HR. Bukhari no. 3009 dan Muslim no.</span><span class="s5"> 2407).</span></p>
<p class="s7"><span class="s10">Beberapa faedah dari hadits di atas:</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">1- </span><span class="s5">Dalam riwayat lain disebutkan bahwa ‘Ali bin Abi Tholib tidak mengikuti awal peperangan Khoibar.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">2- </span><span class="s5">Keutamaan ‘Ali bin Abi Tholib karena ia disebut sebagai orang yang mencintai Allah dan Rasul-Nya, begitu pula Allah dan Rasul-Nya mencintainya. Hadits ini sekaligus sanggahan bagi </span><span class="s5">kalangan Khawarij</span><span class="s5"> yang mendeskreditkan ‘Ali </span><span class="s6">radhiyallahu ‘anhu</span><span class="s5">.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">3- </span><span class="s5">Allah memiliki sifat </span><span class="s6">mahabbah</span><span class="s5"> atau </span><span class="s5">cinta.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">4- ‘Ali memiliki kesempurnaan dalam </span><span class="s6">ittiba’</span><span class="s5"> atau mengikuti petunjuk Nabi </span><span class="s5">–</span><span class="s6">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span><span class="s5">– </span><span class="s5">sehingga Allah mencintainya.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">5- Mencintai ‘Ali adalah </span><span class="s5">tanda </span><span class="s5">keimanan</span><span class="s5">. Membenci ‘Ali adalah tanda kemunafikan.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">6- Allah akan mendatangkan kemenangan melalui tangan ‘Ali. Ini pun terbukti dan menjadi bukti akan benarnya kenabian Nabi kita </span><span class="s6">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span><span class="s5">.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">7- </span><span class="s5">Para sahabat sangat</span><span class="s5"> bersemangat melakukan kebaikan. Sebagai tandanya, </span><span class="s5">mereka selalu berdiskusi dalam hal-hal baik.</span><span class="s5"> Hal ini menunjukkan tingginya ilmu dan iman mereka.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">8- </span><span class="s5">Nabi </span><span class="s6">shallallahu ‘alaihi wa sallam</span><span class="s5"> menanyakan ‘Ali dan ini menandakan selayaknya pemimpin menanyakan mengenai keadaan rakyatnya yang tidak bisa hadir.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">9- Setelah Nabi </span><span class="s6">shallallahu ‘alaihi wa sallam </span><span class="s5">mengusap dan mendo’akan kebaikan pada ‘Ali, maka ia tidak pernah merasakan sakit mata dan tidak pula </span><span class="s5">merasakan </span><span class="s5">lemahnya penglihatan sama sekali.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">10- Wajib beriman kepada takdir karena orang yang tidak berusaha, malah mendapatkan bendera. Sedangkan yang telah berharap dari awal malah tidak mendapat</span><span class="s5">kannya</span><span class="s5">.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">11- </span><span class="s5">Hadits ini mengajarkan untuk tawakkal, menyandarkan hati pada Allah dan bukan pada sebab. Namun yang namanya tawakkal tetap dengan melakukan usaha.</span><span class="s5"> Dan</span><span class="s5"> </span><span class="s5">m</span><span class="s5">elakukan usaha tidaklah menafikan tawakkal.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">12- </span><span class="s5">Adab ketika berperang yaitu jangan sampai suara yang menggelisahkan itu terdengar.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">13- Hadits ini menunjukkan bahwa dakwah yang pertama dan utama adalah mendakwahkan tauhid dan anti syirik.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">14- Yang dimaksud dakwah kepada syahadat </span><span class="s6">laa ilaha illallah</span><span class="s5"> adalah dakwah untuk memurnikan ibadah untuk Allah dan menjauhi kesyirikan.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">15- Berperang atau menyerang musuh dilakukan setelah sebelumnya didakwahi.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">16- Setelah menerima Islam yaitu tauhid, maka mulai beralih pada aja</span><span class="s5">kan untuk shalat, puasa,</span><span class="s5">zakat</span><span class="s5"> dan haji</span><span class="s5">.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">17- Keutamaan dakwah ilallah.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">18- Keutamaan seseorang yang di mana Allah memberi hidayah </span><span class="s5">pada orang lain </span><span class="s5">melalui perantaraannya, </span><span class="s5">yaitu </span><span class="s5">ia </span><span class="s5">akan </span><span class="s5">mendapat unta merah. Bahkan ia mendapatkan lebih dari unta merah yang menjadi harta berharga </span><span class="s5">bagi </span><span class="s5">orang </span><span class="s5">Arab</span><span class="s5">. Penyebutan unta merah hanyalah untuk</span><span class="s5">pendekatan</span><span class="s5"> pemahaman. Namun tetap</span><span class="s5">lah</span><span class="s5"> kebahagiaan akhirat lebih daripada balasan dunia.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">19- Boleh bersumpah dalam fatwa karena dalam hadits ini disebutkan, “</span><span class="s6">Demi Allah, sungguh jika Allah memberi hidayah pada seseorang lewat perantaraanmu</span><span class="s6"> </span><span class="s5">…”.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">Semoga sajian ini bermanfaat. </span><span class="s6">Wallahu waliyyut taufiq.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5"> </span></p>
<h4 class="s7"><span style="color: #0000ff;"><span class="s10">Referensi</span><span class="s5">:</span></span></h4>
<p class="s7"><span class="s6">Taisirul ‘Azizil Hamid fii Syarhi Kitabut Tauhid,</span><span class="s5"> Syaikh Sulaiman bin ‘Abdullah bin Muhammad bin ‘</span><span class="s5">Abdul Wahab, terbitan Darul ‘Ushoimi, cetakan kedua, 1429 H.</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">—</span></p>
<p class="s7"><span class="s5">@ </span><a href="http://darushsholihin.com/"><span class="s11">Pesantren Darush Sholihin</span></a><span class="s5">, </span><span class="s5">Warak, Girisekar, </span><span class="s5">Panggang</span><span class="s5">, </span><span class="s5">Gunungkidul, Sabtu malam, </span><span class="s5">30</span><span class="s5"> Rajab 1434 H</span></p>
<p class="s7"><span style="color: #000000;"><a href="http://www.rumaysho.com/"><span class="s11">www.rumaysho.com</span></a></span></p>
<p class="s7"><span class="s5">Silakan follow status kami via Twitter </span><a href="https://twitter.com/RumayshoCom"><span class="s11">@RumayshoCom</span></a><span class="s5">, </span><a href="http://www.facebook.com/muhammad.tuasikal"><span class="s11">FB Muhammad Abduh Tuasikal</span></a><span class="s5"> dan </span><a href="http://www.facebook.com/rumaysho"><span class="s11">FB Fans Page Mengenal Ajaran Islam Lebih Dekat</span></a></p>
 