
<p style="text-align: center;"><span style="font-weight: 400;">إن من توقير الصلاة أن تأتي قبل الإقامة</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sufyan bin Uyainah mengatakan, “Diantara bentuk memuliakan (baca: mengutamakan dan menganggap penting) sholat adalah datang ke masjid sebelum iqamah.” (<em>Shifatus Shofwah</em> 2/558)</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Sasaran pokok syariat sholat berjamaah di masjid adalah kaum laki-laki.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Rasa cinta untuk sholat berjamaah di masjid adalah sebuah kebaikan yang perlu mendapat apresiasi.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;"> </span><span style="font-weight: 400;">Namun rasa cinta sholat berjamaah di masjid itu bertingkat-tingkat. </span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Semangat untuk sudah berada di masjid sebelum iqamah berkumandang adalah level orang yang tulen menghormati dan mengutamakan sholat dibandingkan kepentingan lainnya.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">Menunggu iqamah berkumandang sehingga rajin menjadi makmum masbuk adalah level orang yang kurang menghormati sholat.</span></p>
<p><span style="font-weight: 400;">“Jika kita begitu semangat untuk naik level dalam masalah dunia (kendaraan, jabatan, rumah dll) lantas mengapa sebagian kita merasa nyaman dengan level rendah dalam masalah sholat berjamaah?”</span></p>
<p><strong>Penulis: Ustadz Aris Munandar, S.S., M.P.I.</strong></p>
 