
<p>Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>punya silsilah keturunan yang terhormat dan itu sangat berpengaruh pada dakwah beliau.</p>
<p>Abu Sufyan pernah menyebutkan perihal garis keturunan Nabi<i> shallallahu ‘alaihi wa sallam</i> di hadapan Raja Heraklius, “Muhammad memiliki silsilah garis keturunan yang sangat mulia di antara kami.” (HR. Bukhari, 1: 5, kitab <i>Bad’u Al-Wahyi</i>, no. 6)</p>
<p>Nabi kita Muhammad <i>shallallahu ‘alaihi wa sallam</i> punya garis keturunan yang mulia yang secara lengkap nama beliau adalah:</p>
<blockquote><p>Muhammad bin ‘Abdullah bin <span style="text-decoration: underline;">‘Abdul Muthallib</span> bin <span style="text-decoration: underline;">Hasyim</span> bin ‘<span style="text-decoration: underline;">Abdul Manaf</span> bin <span style="text-decoration: underline;">Qushai</span> bin Kilab bin Murrah bin Ka’ab bin Lu’ai bin Ghalib bin Fihr bin Malik bin An-Nadhar bin Kinanah bin Khuzaimah bin Mudrikah bin Ilyas bin Mudhar bin Nizar bin Ma’ad bin Adnan.</p></blockquote>
<p>Silsilah dari ‘Adnan sampai Nabi Ibrahim ‘<i>alaihis salam </i>terdapat perselisihan pendapat di antara para ulama.</p>
<p>Kalau kita perhatikan garis keturunan dari kakek-kakek Rasulullah <i>shallallahu ‘alaihi wa sallam</i> akan nampak garis keturunan beliau itu begitu terhormat.</p>
<ul>
<li>Qushai, ia memiliki kedudukan tinggi dalam diri orang Quraisy, dan dikenal sebagai tokoh yang jujur.</li>
<li>‘Abdul Manaf, putera yang paling menonjol dari putera-putera Qushai yang terkenal biasa mengatur pembagian air minum dari sumur Zam-zam.</li>
<li>Hasyim, terkenal dermawan karena biasa menyiapkan roti untuk jama’ah haji.</li>
<li>‘Abdul Muthallib, ia menggali kembali sumur Zam-zam dan dialah yang bernadzar jika ia dikaruniai sepuluh anak laki-laki, maka dia akan menyembelih salah satu di antaranya.</li>
</ul>
<p> </p>
<h4>Beberapa faedah dari bahasan ini:</h4>
<ol>
<li>Dalam dakwah jika ingin mengajak pada persamaan derajat, butuh yang berdakwah adalah dari kalangan orang terhormat.</li>
<li>Orang Arab dari kafir Quraisy yang mengenal silsilah terhormat dari Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> tentu tidak akan mencela nabi dari sisi keturunan.</li>
<li>Banyak yang membela Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> karena beliau berasal dari garis keturunan yang terhormat, walaupun yang membelanya tidak masuk Islam. Contoh yang membela beliau dengan sangat gigih adalah paman beliau, Abu Thalib.</li>
<li>Kalau kita adalah orang yang berasal dari keturunan terhormat sangat baik sekali memanfaatkan kedudukan tersebut untuk berdakwah.</li>
<li>Kedermawanan sudah sangat dikenal di kalangan bangsa Arab, di antaranya biasa membantu jamaah haji. Namun sayangnya mereka adalah orang-orang yang masih tetap mempertahankan tradisi kesyirikan yang menjadikan sedekah mereka tidak berbuah apa-apa.</li>
</ol>
<p>Semoga bermanfaat. Hanya Allah yang memberi taufik.</p>
<p> </p>
<h4>Referensi:</h4>
<p><em>Fikih Sirah Nabawiyah</em>. Cetakan kelima, 2016. Prof. Dr. Zaid bin Abdul Karim Zaid. Penerbit Darus Sunnah.</p>
<p>—</p>
<p>@ Kopi Tagae, Kota Ambon, malam 8 Syawal 1438 H</p>
<p>Oleh: <a href="http://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="http://rumaysho.com">Rumaysho.Com</a></p>
 