
<p>Bagaimana hukumnya menamai organisasi sosial atau asrama wanita dengan nama-nama surga, misalnya: Darul Maqamah, Al-Firdaus, Darus Salam, dan semisalnya?</p>
<p><strong>Jawaban:</strong></p>
<p>Tidak diragukan lagi, hal tersebut keliru. Kita katakan bahwa ini tidak pantas dilakukan. Alasannya, andai kita bertanya kepada orang-orang, “Ke mana kamu pergi?” Dia menjawab, “Aku ingin pergi ke Al-Firdaus.” Jika ada yang bertanya, “Kamu dari mana?” Dia akan menjawab, “Aku datang dari Al-Firdaus.”</p>
<p>Oleh sebab itu, pemberian nama seperti ini wajib ditinggalkan dan biarkanlah nama-nama tersebut digunakan sesuai tempatnya. Intinya, penamaan seperti ini tidak layak.</p>
<p>*) <em>Fatwa Syekh Abdullah bin Shalih Fauzan tanggal 16 Rabi’ul Akhir 1426 (25 April 2005); Fatwa no. 10692.</em></p>
<p>Artikel Muslimah.Or.Id</p>
<p>Diterjemahkan oleh Tim Penerjemah Muslimah.Or.Id<br>
Murajaah: Yulian Purnama</p>
<p>—</p>
<p><strong>Sumber:</strong><br>
http://www.alfuzan.islamlight.net/index.php?option=com_ftawa&amp;task=view&amp;id=10692, diakses pada 10 Desember 2013 pukul 03:33 WITA.</p>
<p class="arab">ما حكم تسمية بعض الجمعيات الخيرية والدور النسائية بأسماء الجنة: دار المقامة, الفردوس، ودار السلام ونحو ذلك؟</p>
<p class="arab">:الإجابة</p>
<p class="arab">لا شك أن هذا غلط لا, نقول هذا لا ينبغي؛ لأنه لو قيل للإنسان أين تذهب؟ قال أذهب الفردوس وإذا قيل: من أين جئت؟ يقول: جئت من الفردوس، فمثل هذه الأسماء يجب أن تنزه وتبقى على ما هي عليه. فالمقصود أن هذه التسمية لا تنبغي.</p>
<div class="nf-post-footer"><a class="ads-mobile" href="https://www.instagram.com/souvenirnikahislami/" target="_blank" rel="noopener"><img class="ads-mobile aligncenter wp-image-10075 size-medium" src="https://muslimah.or.id/wp-content/uploads/2018/03/souvenir-nikah-islami-buku-saku-dzikir-pagi-petang-300x300.png" alt="" width="300" height="300"></a></div> 