
<p><strong>Pertanyaan:</strong></p>
<p><em>Assalamu ‘alaikum, Ustadz/Ustadzah</em>. Saya mau tanya: jika seorang anak berbeda akidahnya dengan kedua orang tuanya (si anak mualaf) maka nasab anak tersebut mengikuti siapa?<em> Jazakallahu khairan.</em></p>
<p>Ummu Annadzif (gwndahdw***@****.com)<br>
<!--more--><br>
<strong>Jawaban:</strong></p>
<p><em>Wa’alaikumussalam warahmatullah wabarakatuh</em>. Jika anak dan bapak berbeda agama, anaknya tetap dinasabkan kepada bapaknya karena bagaimana pun juga dia adalah anaknya, meskipun bapaknya kafir. Dalilnya banyak sekali, di antaranya: Nabi kita, Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, dinasabkan kepada bapak beliau, Abdullah; (Muhammad bin Abdillah). Padahal, Abdullah mati dalam keadaan kafir. Ali dinasabkan kepada bapaknya, Abu Thalib; (Ali bin Abi Thalib). Padahal, Abu Thalib mati dalam keadaan kafir. Anas dinasabkan kepada bapaknya Malik; (Anas bin Malik). Padahal, Malik mati dalam keadaan kafir. Masih banyak lagi dalil lainnya.</p>
<p>Dijawab oleh Ustadz Ammi Nur Baits, (Dewan Pembina Konsultasi Syariah).<br>
Artikel <a href="https://konsultasisyariah.com" target="_blank">www.KonsultasiSyariah.com</a></p>
 