
<p>Sudah kenal siapa saja Paman dan Bibi Nabi kita Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, begitu pula sepupu-sepupu beliau? Ada yang di antara mereka yang Islam dan ada di antara mereka yang kafir, ada yang diperselisihkan keislamannya.</p>
<p> </p>
<p><strong>Paman-paman Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em></strong>(dari saudara ayah beliau, disebut ‘<em>amm</em>) adalah: Hamzah, Al-‘Abbas, Abu Thalib ‘Abdu Manaf, Abu Lahab ‘Abdul ‘Uzza, Az-Zubair, ‘Abdul Ka’bah, Al-Muqawwam, Dhirar, Qitsm, Al-Mughirah (Hajl), Al-Ghaidaq Mush’ab, dan Al-Harits. Ada yang menyatakan bahwa Al-Muqawwam dan Al-Harits itu orang yang sama. Semuanya ada <strong>dua belas paman</strong>. Paman beliau yang paling tua adalah Al-Harits, yang paling muda adalah Al-‘Abbas.</p>
<p>Paman Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam </em>yang bertemu dengan masa keislaman adalah Abu Thalib, Abu Lahab, Hamzah, dan Al-‘Abbas. Lantas yang masuk Islam hanyalah dua yaitu Hamzah dan Al-‘Abbas.</p>
<p> </p>
<p>Sedangkan <strong>bibi beliau</strong> (dari saudara ayah beliau, disebut ‘<em>ammah</em>) adalah: Shafiyyah Ummu Az-Zubair bin Al-‘Awwam, ‘Aatikah, Barrah, Arwa, Umaymah, Ummu Hakim Al-Baidha’. Yang masuk Islam adalah Shafiyyah. Sedangkan ‘Aatikah dan Arwa diperselisihkan keislamannya.</p>
<p> </p>
<p>Sedangkan <strong>sepupu beliau yang laki-laki</strong> (anak dari paman beliau dari saudara ayah, disebut abna’ ‘amm) ada dua puluh lima. Semuanya masuk Islam kecuali Thalib bin Abi Thalib, dan ‘Utaibah bin Abi Lahab. Sepupu-sepupu yang paling masyhur adalah ‘Ali bin Abi Thalib, Ja’far bin Abi Thalib, ‘Uqail bin Abi Thalib, ‘Abdullah bin ‘Abbas, Al-Fahl bin ‘Abbas, ‘Ubaidullah bin ‘Abbas, Qitsm bin Al-‘Abbas, Abu Sufyan bin Al-Harits, dan Rabi’ah bin Al-Harits.</p>
<p> </p>
<p><strong>Sepupu beliau yang perempuan</strong> dari paman beliau dari saudara ayah adalah Ummu Hani binti Abi Thalib, Dhaba’ah binti Az-Zubair, Dirrah binti Abi Lahb, dan Umamah binti Hamzah.</p>
<p> </p>
<p><strong>Sepupu beliau dari ‘Ammat</strong> (anak dari saudara perempuan dari ayah beliau) ada sebelas laki-laki dan tiga perempuan yaitu ‘Amir bin Baydha’ dan Zuhair (keduanya anak dari ‘Aatikah), lalu ‘Abdullah bin Jahsy, ‘Ubaidullah bin Jahsy, lalu Az-Zubair bin Al-‘Awwam, Zainab binti Jahsy, Hamnah binti Jahsy. Semuanya masuk Islam kecuali ‘Ubaidullah bin Jahsy.</p>
<p style="text-align: center;">Lihat <em>Kayfa ‘Aamalahum</em>, hlm. 147-148.</p>
<p> </p>
<h4 style="text-align: center;">Referensi:</h4>
<p><em>Kayfa ‘Aamalahum</em>. Cetakan keempat, Tahun 1438 H. Syaikh Muhammad Shalih Al-Munajjid. Penerbit Zad Group.</p>
<p> </p>
<hr>
<p> </p>
<p>Perjalanan ke Klaten Jawa Tengah, Selasa pagi, 20 Dzulqa’dah 1440 H</p>
<p>Oleh: <a href="https://rumaysho.com/about-me" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="http://Rumaysho.Com" target="_blank" rel="noopener noreferrer">Rumaysho.Com</a></p>
 