
<p style="text-align: center;">Sekolah Pengobatan Klasik Dan Thibbun Nabawi (PKTN)</p>
<p><strong>Pendahuluan</strong></p>
<p>Segala puji bagi Allah <em>azza wajalla</em>, Rabb sekalian makhluk. Semoga shalawat serta salam terlimpahkan kepada Nabi yang mulia, penutup para Nabi, Muhammad <em>Shallallahu’alaihi Wasallam</em>, kepada sanak keluarga, dan para sahabat serta para pengikut beliau yang istiqamah hingga <em>yaumul akhir</em>.</p>
<p>Ilmu pengobatan tradisional telah berkembang sejak ribuan tahun. Pengalaman dan pengetahuan yang dikumpulkan selama itu, kini penting bagi kesehatan masyarakat. Pengobatan tradisional merupakan salah satu warisan budaya bangsa, yang sangat berharga dan patut disarankan kembali kepada masyarakat.</p>
<p>Adapun yang perbedaannya jauh dengan pengobatan timur dan barat adalah perdukunan. Seiring berjalannya waktu ketika para dukun klenik tidak berhasil mengobati  penyakit yang beraneka ragam pada masyarakat, kemudian mereka para dukun melirik ke tanaman obat atau jamu yang kemudian digabungkan dengan praktek perdukunannya. Seperti pengobatan dengan tenaga dalam, mantra, dll.</p>
<p>Perbedaan kedokteran timur tradisional dan dunia perdukunan dibuktikan dengan tegas oleh seorang pengobat tradisional dalam bukunya Huang Di Nei Jing yang ditulis sekitar tahun 770-221 SM. Di situ disebutkan:</p>
<blockquote><p><em>“Anda tidak dapat berbicara tentang teori pengobatan dengan orang yang percaya pada ilmu perdukunan (sihir)”</em></p></blockquote>
<p>Juga prinsip yang ditekankan oleh Bian Que, seorang dokter tradisional yang hidup pada tahun 401-314 SM, menekankan prinsip:</p>
<blockquote><p><em>“Seorang tabib tidak mengobati mereka yang melakukan ilmu perdukunan (sihir)”</em></p></blockquote>
<p><strong>Waktu Belajar</strong></p>
<p>Program ini ditempuh selama 2 tahun, dengan 1 pertemuan setiap pekan. Setiap hari Kamis pukul 16.30 s/d Maghrib.</p>
<p><strong>Pengajar</strong></p>
<p><span style="text-decoration: underline;">Sinshe Suparisno Qti. Abu Muhammad Faris Al Qiyanji</span>. Beliau adalah anggota Himpunan Pengobat Tradisional &amp; Akupunktur se-Indonesia (HIPTRI), Ikatan Naturopatis Indonesia (IKNI), Yayasan Kesehatan Tradisional &amp; Thibbun Nabawi Lugu Alami serta pemateri dialog interaktif di Radio Rodja 756AM.</p>
<p><strong>Mudir ‘Aam</strong></p>
<p>Ustadz Abu Yahya Badrusalam, Lc.</p>
<p><strong>Persyaratan </strong></p>
<ul>
<li>Putra / Putri (SMA / SLTA / Sederajat)</li>
<li>Fotokopi identitas 1 lembar</li>
<li>Foto 4 x 6 2 lembar</li>
<li>Fotokopi ijazah 1 lembar</li>
<li>Uang pendaftaran Rp 250.000,-</li>
<li>Biaya buku panduan dan makalah Rp 150.000,-</li>
<li>SPP Rp 150.000,- / bulan</li>
</ul>
<p><strong>Waktu Pendaftaran</strong></p>
<p>Hari: Sabtu dan Ahad</p>
<p>Tanggal: 2 – 30 Juni 2012</p>
<p>Waktu: Pukul 09.00 s/d 17.00 WIB</p>
<p>Tempat: Jl. Pahlawan, kompleks Masjid Al Barkah Radio Rodja 756AM, Kp. Tengah Cileungsi, Bogor 16820</p>
<p>Info: <a href="http://www.radiorodja.com">www.radiorodja.com</a></p>
<p>Email: sekolahherbal[at]ymail.com</p>
<p><strong><br>
</strong></p>
<p> </p>
 