
<p>Apa saja yang termasuk dalam rukun khutbah Jum’at?</p>
<p>Disebutkan sebelumnya bahwa rukun khutbah hendaklah diucapkan dengan bahasa Arab.</p>
<h3><strong>Baca juga: <a href="https://rumaysho.com/10704-syarat-khutbah-jumat-menurut-madzhab-syafii.html" target="_blank" rel="noopener">Syarat Khutbah Jumat</a></strong></h3>
<p>Adapun rukun khutbah tersebut ada lima sebagai berikut:</p>
<p><strong>1-</strong> Mengucapkan <em>Alhamdulillah</em>, dengan bentuk ucapan apa pun yang mengandung pujian pada Allah.</p>
<p><strong>2-</strong> Bershalawat pada Nabi <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> dengan ucapan apa pun yang menunjukkan shalawat.</p>
<p>Di sini dipersyaratkan nama Nabi Muhammad <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> disebut secara jelas, seperti menyebut dengan Nabi, Rasul atau Muhammad. Tidak cukup dengan <em>dhomir</em> (kata ganti) saja.</p>
<p><strong>3-</strong> Wasiat takwa dengan bentuk lafazh apa pun.</p>
<p>Ketiga rukun di atas adalah rukun dari dua khutbah. Kedua barulah sah jika ada ketiga hal di atas.</p>
<p><strong>4-</strong> Membaca salah satu ayat dari Al Quran pada salah satu dari dua khutbah.</p>
<p>Ayat yang dibaca haruslah jelas, tidak cukup dengan hanya membaca ayat yang terdapat huruf <em>muqotho’ah</em> (seperti <em>alif laa mim</em>) yang terdapat dalam awal surat.</p>
<p><strong>5-</strong> Berdoa kepada kaum mukminin pada khutbah kedua dengan doa-doa yang sudah ma’ruf.</p>
<p>Demikian semoga dipahami apa yang menjadi pemahaman dalam madzhab Syafi’i mengenai rukun khutbah.</p>
<p>Adapun pendapat yang lainnya mengenai syarat dan rukun khutbah Jumat di atas bisa membaca artikel penting berikut:</p>
<ul>
<li>
<h4><strong><a href="https://rumaysho.com/147-khutbah-jumat-dengan-bahasa-non-arab.html" target="_blank" rel="noopener">Khutbah Jumat dengan Bahasa Non Arab, Bolehkah?</a></strong></h4>
</li>
<li>
<h4><strong><a href="https://rumaysho.com/147-khutbah-jumat-dengan-bahasa-non-arab.html" target="_blank" rel="noopener">Syarat Sah Shalat Jumat</a></strong></h4>
</li>
<li>
<h4><strong><a href="https://rumaysho.com/2203-shalat-jumat-haruskah-dengan-40-jamaah.html" target="_blank" rel="noopener">Shalat Jumat Haruskah dengan 40 Jamaah?</a></strong></h4>
</li>
<li>
<h4><a href="https://rumaysho.com/10704-syarat-khutbah-jumat-menurut-madzhab-syafii.html" target="_blank" rel="noopener"><strong>Syarat Khutbah Jumat</strong></a></h4>
</li>
</ul>
<p><em>Wallahu waliyyut taufiq.</em></p>
<p> </p>
<h4><span style="color: #0000ff;">Referensi:</span></h4>
<p><em>Al Fiqhu Al Manhaji ‘ala Madzhabi Al Imam Asy Syafi’i</em>, Dr. Musthofa Al Khin, Dr. Musthofa Al Bugho, ‘Ali Asy Syabajiy, terbitan Darul Qalam, cetakan kesepuluh, tahun 1430 H.</p>
<p>—</p>
<p>Selesai disusun 08: 16 AM @ <a href="http://darushsholihin.com/">Darush Sholihin Panggang</a>, 20 Jumadats Tsaniyyah 1436 H</p>
<p>Penulis: <a href="https://rumaysho.com/about-me">Muhammad Abduh Tuasikal</a></p>
<p>Artikel <a href="https://rumaysho.com/">Rumaysho.Com</a></p>
 