
<p>Safinah, <em>maula</em> (bekas budak, ed) Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam</em> berkata, “Ketika itu, aku menumpang perahu, tak kusangka perahuku pecah. Aku menyelamatkan diri dengan menaiki salah satu papan perahu itu. Tiba-tiba, angin kencang melemparkanku hingga aku berada dalam hutan yang dihuni seekor singa. <!--more-->Singa tersebut menghampiriku, maka aku berkata kepadanya, ‘Wahai Abu Haris –julukan untuk singa—, aku ini <em>maula</em> Rasulullah <em>shallallahu ‘alaihi wa sallam.‘</em></p>
<p>Kemudian kepalanya mengangguk. Dia mendekatiku lalu mendorong-dorongku dengan bahunya hingga keluar hutan. Aku diantarkan sampai ke pinggir sebuah jalan. Setelah itu, singa tersebut mengaum. Sepengetahuanku, ia mengucapkan selamat tinggal. Demikianlah akhir pertemuanku dengan seekor singa.” (<em>Al-Isti’ab</em>: 2/684)</p>
<p>Sumber: <em>99 Kisah Orang Shalih</em>, Muhammad bin Hamid Abdul Wahab, Darul Haq, Cetakan 5, Shafar 1430/2009.<br>
(Dengan penataan bahasa oleh redaksi <a href="www.KisahMuslim.com" target="_self">www.KisahMuslim.com</a>)</p>
 